Ketapang, TRIBRATA TV
Terkait polemik yang terjadi akibat masuknya perusahaan PT Sigma Silica Jayaraya (SSJ) yang akan melalukan eksplorasi dengan melakukan pengerukan pasir kuarsa/Silica di kawasan konservasi Pulau Gelam di Dusun Pulau Bawal Desa Kendawangan Kiri, Kecamatan Kendawangan mendapat komentar sejumlah pihak.
Satu diantara pemuda Kendawangan, Nada Herwani kepada TRIBRATA TV meminta untuk merapatkan barisan terkait akan ditambang nya wilayah konservasi Pulau Gelam, Jum’at (16/6/2023).
Ia menyerukan agar masyarakat membuat aksi nyata untuk mempertahankan wilayah konservasi Pulau Gelam.
Ia menyadari jika Pulau Gelam itu ditambang maka kerusakan-kerusakan yang akan menanggungnya masyarakat Kendawangan itu sendiri, maka dari itu Pulau Gelam wajib dijaga dan dirawat.
“Saya mengajak semua lapisan masyarakat Kendawangan untuk melakukan tindakan nyata untuk mempertahankan wilayah konservasi Pulau Gelam,” serunya.
Selain itu, Nada juga menyebutkan Pulau Gelam tersebut bukan saja wilayah konservasi yang harus dijaga, disitu tempat nelayan mencari ikan untuk kehidupan mereka, jika ditambang maka besar kemungkinan nelayan pesisir akan kesulitan.
“Kalau Pulau Gelam ditambang kasihan para nelayan pesisir, disitu tempat mereka mencari nafkah keluarganya. Tidak kasihan kah sama mereka, janganlah serakah jadi manusia itu,” ujarnya. (asmun)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









