Sarolangun, TRIBRATA TV
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sarolangun, Linda Novita Herawati melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Kecamatan Bathin VIII dengan menyambangi Kantor Kelurahan Limbur Tembesi. Sebelumnya Bupati Sarolangun sudah turun langsung melihat kondisi kantor Lurah yang terletak di pinggir jalan lintas Sumatera tersebut
Untuk memastikan lagi kondisi kantor hingga kedisiplinan pegawai dan pelayanan masyarakat di Kantor Lurah Limbur Tembesi itu, Kepala BKPSDM Sarolangun mengatakan tidak ada perubahan malah makin parah.
Hal itu dikatakannya saat Kepala BKPSDM mengumpulkan pegawai kantor Lurah sembari memberikan arahannya, Rabu (15/10/2025).
Selain meninjau aktivitas kedisplinan aparatur dan pelayanan masyarakat, ia juga memberi perhatian khusus pada kondisi lingkungan kantor kelurahan tersebut. Ia menekankan pentingnya kebersihan dan kenyamanan agar masyarakat yang datang tidak hanya mendapatkan pelayanan cepat, tetapi juga merasa aman dan terlayani dengan baik.
Menurutnya, pelayanan prima tidak hanya terletak pada administrasi dan tata kelola, melainkan juga pada suasana kantor yang bersih, rapi, serta ramah terhadap masyarakat. Tak hanya itu Kepala BKPSDM juga memberikan arahan terkait Kedisiplinan berpakaian. Ia mengatakan untuk menggunakan pakaian kerja mengikuti ketentuan yang berlaku.
Dikatakannya lagi, Sidak dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memastikan pelayanan publik berjalan optimal.
“Kita mau memastikan kedisplinan pegawai serta pelayanan masyarakat dapat berjalan dengan sebaik-baiknya, sehingga masyarakat merasa mudah dan nyaman dalam mengurus berbagai keperluan administrasi,” tegasnya.
Linda Novita Herawati mengaku kecewa karena dari sidak yang kedua kali ini Kantor Lurah Limbur Tembesi, masih kedapatan kosong, pegawai tidak berada di tempat saat jam kerja. Selain itu juga diketahui Lurah tidak ada di tempat.
Setelah dilakukan komunikasi baru tahu keberadaan Lurah yang mengaku sedang melayat keluarganya meninggal dunia di desa.
Linda Novita mengingatkan kepada seluruh aparatur untuk meningkatkan kedisiplinan karena kelurahan sebagai garda terdepan pelayanan oleh pemerintah.
“Lurah harus hadir dan responsif atas keluhan-keluhan yang ada di masyarakat. Memastikan program baik pusat maupun Pemerintah Daerah untuk dirasakan oleh seluruh masyarakat. Itu yang harus diingat. Kami harap kejadian ini jangan diulangi lagi, jangan sampai masih ada pegawai dan lurah tidak ada di tempat,” pintanya.
Dikatakannya, kedatangannya ini lebih untuk mengingatkan mereka harus memiliki kesadaran disiplin sebagai ASN dan diberikan arahan. “Jika tidak ada perubahan maka pihaknya akan lakukan pembinaan, selanjutnya diberikan sangsi ringan, sedang dan yang berat, namun yang menerapkan itu bukan dari pihaknya tetapi lebih dari atasan langsung,”pungkasnya. (midah)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









