Sanggau, TRIBRATA TV
Polsek Bonti memfasilitasi mediasi terkait polemik Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Aula Kantor Camat Bonti, Senin (14/7/2025). Rapat yang dihadiri ratusan warga, tokoh adat, dan tokoh agama ini berlangsung dinamis, menyusul kekhawatiran masyarakat atas dampak lingkungan yang ditimbulkan.
Kapolsek Bonti, Iptu Suparman, menegaskan pihaknya bersikap netral dan mengutamakan pendekatan dialogis dalam menangani isu PETI.
“Kami tidak menutup ruang aspirasi, tapi semua harus berjalan sesuai hukum dan tanpa tindakan sepihak,” ujarnya.
Forum sempat memanas akibat perbedaan pendapat. Namun, setelah proses diskusi, para penambang sepakat menghentikan sementara aktivitas PETI sebagai bentuk penghormatan terhadap proses musyawarah lanjutan.
Polsek Bonti bersama TNI turut melakukan pengamanan dan kini aktif memantau lokasi tambang serta membuka jalur pelaporan warga yang terdampak atau mengetahui pelanggaran hukum.
“Kami siap mengawal investigasi dan menjaga agar konflik tidak berkembang,” tambah Kapolsek.
Langkah ini menjadi awal penyelesaian jangka panjang, termasuk pencarian solusi ekonomi alternatif dan penyelidikan atas dugaan pencemaran lingkungan. (Syamsumen)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









