Sitaro, TRIBRATA TV
Bupati Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Chyntia Ingrid Kalangit, S.K.M, memilih jalur yang dekat dengan hati rakyat—mimbar gereja—untuk menyampaikan pesan penting mengenai pelayanan publik. Dalam kunjungan ke berbagai jemaat, termasuk Jemaat Imanuel Bowongposo Tatahadeng pada Minggu, 15 Juni 2025, Bupati tak hanya hadir sebagai pemimpin daerah, tapi juga sebagai sesama warga yang ikut beribadah bersama.
“Setiap pertemuan ibadah adalah ruang yang hangat untuk menyapa rakyat secara langsung. Di situlah saya bisa menyampaikan program penting tanpa sekat,” ujar Bupati Chyntia usai ibadah Minggu. Menurutnya, gereja bukan hanya tempat spiritual, tetapi juga bisa menjadi titik dialog antara pemerintah dan masyarakat.
Salah satu hal pokok yang ditekankan dalam kunjungan tersebut adalah komitmen Pemerintah Kabupaten Sitaro dalam meningkatkan sistem Pelayanan Publik Terpadu 1 Pintu yang dikenal dengan sebutan “Musema Anau U Wanua Sitaro Masadada.” Sistem ini, kata Bupati, dirancang untuk memangkas birokrasi dan mempermudah akses masyarakat terhadap layanan dasar.
“Pelayanan ini sangat menguntungkan Anau Wanua, ketika kita melakukan pengurusan apapun itu. Tidak perlu bingung, semuanya bisa lebih cepat dan jelas,” terang Bupati dalam sapaan khasnya kepada warga jemaat.
Pendekatan ini disambut hangat oleh masyarakat, yang merasa bahwa pemerintah kini semakin dekat dan terbuka. Selain membawa pesan administratif, Bupati juga menanamkan nilai-nilai kebersamaan, harapan, dan pelayanan yang jujur melalui momentum ibadah.
Dengan gaya komunikasi yang bersahaja dan mudah dipahami, Bupati Chyntia ingin memastikan bahwa masyarakat, dari pelosok hingga pusat kota, memahami arah pembangunan dan merasakan langsung manfaatnya. “Ini bukan sekadar program, ini pelayanan untuk semua. Kami ingin rakyat tahu bahwa mereka tidak berjalan sendiri,” tegasnya.
Kunjungan seperti ini akan terus dilakukan, bukan hanya untuk mensosialisasikan kebijakan, tetapi juga sebagai bentuk nyata dari pemerintahan yang hadir dan bertumbuh bersama rakyatnya. “Pemerintah tidak hanya ada di kantor, tapi juga di hati rakyat,” pungkasnya. (Jemi Lahutung)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









