Manado, TRIBRATA TV
Menteri Pertanian (Mentan) RI Andi Amran Sulaiman memberikan kado istimewa bagi petani di Sulawesi Utara. Dalam Rapat Koordinasi Hilirisasi Perkebunan yang digelar di Kantor Gubernur Sulut, Jumat (12/9/2025), ia mengumumkan bantuan bibit untuk tiga komoditas unggulan: kelapa, kakao, dan pala.
“Ketiga komoditas tersebut yakni kelapa, kakao, dan pala,” ujar Amran Sulaiman dalam sambutannya. Ia menegaskan bahwa program ini dirancang untuk meningkatkan produktivitas perkebunan sekaligus memperkuat ekonomi daerah.
Bantuan tersebut mencakup lahan seluas 41.430 hektare selama tiga tahun, dengan anggaran total mencapai Rp139 miliar. Rinciannya, bibit kelapa di atas lahan 24.500 hektare senilai Rp88,76 miliar, kakao di 15.000 hektare senilai Rp13,14 miliar, serta bibit pala di 1.930 hektare dengan anggaran Rp37,09 miliar.
Mentan menekankan pentingnya pengelolaan yang baik atas bantuan ini. “Pesan saya, kelola baik-baik bantuan yang akan diberikan ini, dan kami akan mengawal sampai bisa berproduksi dengan baik,” katanya, sembari berharap petani Sulut semakin sejahtera melalui program tersebut.

Khusus untuk Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), kabar gembira turut diumumkan. Melalui alokasi anggaran biaya tambahan (ABT) tahun 2026 dan 2027, Sitaro akan mendapat bantuan pala untuk 2.000 hektare serta pembangunan satu unit pabrik pengolahan pala.
Wakil Bupati Sitaro, Hieronimus Makainas, yang hadir bersama Kepala Dinas Pertanian dan Pangan, Richard Sasombo, menyambut langsung pengumuman ini. “Ini adalah peluang besar untuk mendongkrak ekonomi masyarakat, terutama petani pala yang menjadi ikon Sitaro,” ucapnya usai rakor.
Menurutnya, kehadiran pabrik pengolahan akan menjadi solusi strategis agar pala tidak lagi hanya dijual dalam bentuk bahan mentah, melainkan bisa diolah bernilai tambah. “Dengan adanya pabrik, rantai pasok akan lebih efisien dan kesejahteraan petani tentu meningkat,” tambah Makainas.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sulut Victor Mailangkay juga menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah pusat. “Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan bantuan ini, dan akan sama-sama mengawal sehingga benar-benar bermanfaat bagi rakyat Sulut,” ujarnya.

Dengan dukungan besar dari Kementerian Pertanian, harapan baru terbuka bagi petani Sulut, khususnya di Sitaro, untuk mengukir kejayaan pala di pasar nasional maupun internasional. Langkah ini bukan hanya soal bantuan, tetapi juga investasi jangka panjang bagi kemandirian ekonomi daerah. (Jemi Lahutung)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online








