Ratusan Karyawan PT Dong Young Tress Indonesia di Bantul Mogok Kerja

Protes THR Dicicil, Perusahaan Buka Suara

- Editorial Team

Sabtu, 14 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bantul, TRIBRATA TV

Ratusan karyawan PT Dong Young Tress Indonesia yang berlokasi di Nganyang, Kalurahan Sitimulyo, Kapanewon Piyungan, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, melakukan aksi mogok kerja pada Jumat (13/3/2026).

Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes terhadap kebijakan manajemen perusahaan terkait pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) Idulfitri 2026 yang disebut akan dibayarkan secara dicicil.

Human Capital Management PT Dong Young Tress Indonesia, Donni Setiawan, menjelaskan perusahaan pada prinsipnya sepakat dengan aturan pemerintah yang menyatakan bahwa THR merupakan hak karyawan.

Ia juga menyatakan pihak perusahaan memahami keinginan para pekerja untuk merayakan Idulfitri yang hanya terjadi sekali dalam setahun.

BACA JUGA  Pabrik Pengolahan Kayu di Pendowoharjo Bantul Ludes Terbakar

Namun, menurut Donni, kondisi perusahaan juga perlu dipertimbangkan dalam pengambilan kebijakan tersebut.

“Tidak hanya melihat dari sisi hak karyawan saja, tetapi juga harus melihat kondisi perusahaan,” ujarnya dalam keterangan tertulis.

Donni mengatakan dalam beberapa tahun terakhir kondisi ekonomi perusahaan terdampak berbagai faktor, seperti pandemi Covid-19, kebijakan tarif ekspor-impor Amerika Serikat pada masa pemerintahan Donald Trump, serta konflik geopolitik di Timur Tengah.

Ia menjelaskan PT Dong Young Tress Indonesia merupakan perusahaan manufaktur yang memiliki pembeli utama dari Amerika Serikat sehingga sangat bergantung pada pasar ekspor.

BACA JUGA  Polda Sulsel Tetapkan 11 Tersangka Kasus Pembakaran Kantor DPRD Sulsel dan Kota Makassar

Meski menghadapi tekanan ekonomi, perusahaan disebut tetap berupaya mempertahankan operasionalnya dan menghindari pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sekitar 1.600 karyawan.

Menurut Donni, sejak perusahaan berdiri hingga saat ini manajemen belum pernah melakukan PHK terhadap pekerja.

Ia juga menegaskan perusahaan tetap berkomitmen memenuhi seluruh hak karyawan, meskipun dalam beberapa kondisi pembayaran harus ditunda.

“Tidak mungkin barang diekspor hari ini lalu uang langsung cair hari itu juga. Pengiriman menggunakan kapal membutuhkan waktu beberapa minggu sampai di Amerika, kemudian buyer melakukan pembayaran. Prosesnya cukup panjang,” jelasnya.

Ia menilai proses tersebut kemungkinan belum sepenuhnya dipahami oleh para karyawan sehingga memicu aksi protes.(Didik)

BACA JUGA  Polrestabes Medan Amankan Pelaku Pengerusakan Mobil Dinas Pemprov Sumut

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Ribuan Warga DIY Padati Nobar Final Piala Dunia 2026 di JEC, Danrem 072/Pamungkas: Mari Jaga Persatuan
Hadiri Hari Jadi ke-78 Kalurahan Sinduadi, Bupati Sleman Ajak Warga Perkuat Sinergi Pembangunan
Gunung Merapi Hari Ini: Status Siaga, Lava Gugur Meluncur hingga 1,9 Kilometer
Korem 072/Pamungkas dan KADIN DIY Sukses Gelar Nobar Piala Dunia 2026, UMKM Ikut Bergeliat
Gerakan ANANDA BERSINAR Warnai MPLS di Sleman, BNNK Jangkau 108 Sekolah
Kebakaran Rumah di Padukuhan Garon Bantul, Diduga Dipicu Tungku Kayu yang Lupa Dimatikan
Geger, Seorang Petani Ditemukan Tewas Tergantung di Gubuk Alas Pak Bendo Gunungkidul
Rekayasa Lalu Lintas Saparan Bekakak 2026 di Gamping, Jalan Wates Ditutup Sementara Jumat Sore

Berita Lainnya

Senin, 20 Juli 2026 - 11:10 WIB

Ribuan Warga DIY Padati Nobar Final Piala Dunia 2026 di JEC, Danrem 072/Pamungkas: Mari Jaga Persatuan

Minggu, 19 Juli 2026 - 18:45 WIB

Hadiri Hari Jadi ke-78 Kalurahan Sinduadi, Bupati Sleman Ajak Warga Perkuat Sinergi Pembangunan

Minggu, 19 Juli 2026 - 12:56 WIB

Gunung Merapi Hari Ini: Status Siaga, Lava Gugur Meluncur hingga 1,9 Kilometer

Minggu, 19 Juli 2026 - 12:36 WIB

Korem 072/Pamungkas dan KADIN DIY Sukses Gelar Nobar Piala Dunia 2026, UMKM Ikut Bergeliat

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:32 WIB

Gerakan ANANDA BERSINAR Warnai MPLS di Sleman, BNNK Jangkau 108 Sekolah

Berita Terbaru

Sumatera Utara

Ketua PDI Perjuangan Sumut Serahkan Beasiswa di Enam Kecamatan Samosir

Senin, 20 Jul 2026 - 06:34 WIB