Gerakan Indonesia ASRI Bergema hingga Sitaro: Dari Instruksi Presiden hingga Aksi Nyata di Tingkat Kelurahan

- Editorial Team

Sabtu, 14 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sitaro, TRIBRATA TV

Instruksi Presiden Prabowo Subianto tentang Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) mulai diwujudkan secara serentak di berbagai daerah. Gerakan nasional ini menjadi simbol komitmen negara dalam membangun kesadaran kolektif terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan.

Di tingkat nasional, implementasi gerakan ini melibatkan TNI dan Polri yang turun langsung ke lapangan. Mereka membersihkan kawasan permukiman, sungai, hingga lokasi wisata sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat sekaligus contoh nyata kepedulian institusi negara terhadap lingkungan.

Gerakan yang dilaporkan dari Jakarta ini menunjukkan pendekatan terpadu antara pemerintah pusat dan daerah. Kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan aksi konkret yang diharapkan mampu mengubah pola pikir masyarakat terhadap pengelolaan sampah.

Di daerah, gema Gerakan Indonesia ASRI juga terasa kuat di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro. Pemerintah daerah merespons cepat instruksi presiden melalui langkah administratif dan aksi lapangan yang melibatkan seluruh unsur Forkopimnda hingga masyarakat.

Bupati Chyntia Ingrid Kalangit bersama Wakil Bupati Heronimus Makainas segera menindaklanjuti arahan tersebut melalui surat edaran resmi. Surat tersebut ditujukan kepada seluruh kecamatan, kelurahan, dan kampung agar melaksanakan kegiatan kebersihan secara serentak.

BACA JUGA  Polres Sitaro Gelar Jumat Curhat di UPP Pelabuhan Pehe

Melalui Kepala Dinas Lingkungan Hidup Masri Kasehung, pemerintah daerah menegaskan bahwa gerakan ini dimulai dari lingkungan kantor pemerintah.

‘Kegiatan ini pertama-tama dilaksanakan di lingkungan kantor SKPD masing-masing, kemudian dilanjutkan secara menyeluruh di wilayah kecamatan,” ujarnya, Jumat (13/2/2026).

Ia menambahkan bahwa koordinasi lintas wilayah menjadi kunci keberhasilan program tersebut. “Kami telah meminta seluruh camat untuk memastikan surat edaran ini dilaksanakan serentak pada Jumat, 13 Februari 2026,” kata Masri.

Di tingkat kelurahan, semangat yang sama juga terlihat. Lurah Akesimbeka, Grace Tumbio, menyampaikan bahwa pihaknya langsung menggerakkan perangkat kelurahan untuk mengambil tindakan nyata.

“Kami sudah mengerahkan seluruh perangkat kelurahan agar kebersihan lingkungan, terutama sampah plastik, segera dibersihkan dan dipilah antara sampah plastik dan organik,” ujarnya. Menurutnya, langkah ini penting untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman bagi warga.

Kegiatan tersebut tidak hanya melibatkan aparat pemerintah, tetapi juga masyarakat. Kepala Lingkungan IV, Corneles Tatambihe, mengatakan bahwa kerja bakti dilakukan secara gotong royong.

“Pada hari ini, saya bersama seluruh Ketua RT bahu-membahu menyapu bahu jalan, memotong rumput liar, dan mengangkat sampah plastik yang berceceran di tepi jalan dan sekitar tempat ibadah,” ungkap Corneles.

BACA JUGA  Bawaslu Sampaikan Pencegahan Sengketa Pemilu kepada Stakeholder dan Media

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar memenuhi instruksi, tetapi juga sebagai bentuk tanggung jawab moral kepada lingkungan. “Kami ingin lingkungan terlihat bersih, rapi, dan sehat,” katanya.

Dari pemerintah daerah, gerakan ini menjadi momentum membangun budaya bersih yang berkelanjutan. Pemerintah berharap kegiatan ini tidak berhenti pada aksi sesaat, tetapi menjadi kebiasaan yang tertanam dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.

Sementara itu, dari perspektif masyarakat, kegiatan ini memberikan ruang kebersamaan. Warga tidak hanya membersihkan lingkungan, tetapi juga mempererat hubungan sosial melalui kerja sama dan gotong royong.

Gerakan ini juga memperlihatkan bahwa kebijakan nasional dapat diterjemahkan secara efektif di tingkat lokal. Instruksi presiden yang bersifat makro mampu diwujudkan dalam aksi nyata yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat.

Selain itu, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa persoalan sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah. Partisipasi masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan kebersihan lingkungan.

Di sisi lain, tantangan masih tetap ada, terutama dalam mengubah kebiasaan masyarakat terkait pengelolaan sampah. Namun, langkah awal yang dilakukan melalui Gerakan Indonesia ASRI menjadi fondasi penting menuju perubahan tersebut.

BACA JUGA  Perluas Jaminan Kesehatan, Sitaro Ukir Prestasi Nasional Raih UHC Award 2026

Pemerintah daerah optimistis bahwa melalui konsistensi dan kolaborasi, kesadaran masyarakat akan terus meningkat. Lingkungan yang bersih diharapkan dapat mendukung kesehatan, kenyamanan, dan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan.

Gerakan ini juga mencerminkan semangat nasionalisme dalam bentuk yang sederhana namun bermakna. Menjaga kebersihan lingkungan menjadi bagian dari kontribusi nyata warga terhadap pembangunan bangsa.

Dengan keterlibatan semua pihak, Gerakan Indonesia ASRI diharapkan tidak hanya menjadi program sementara, tetapi menjadi gerakan bersama yang terus hidup di tengah masyarakat, demi masa depan lingkungan yang lebih aman, sehat, bersih, dan indah. (Jemi Lahutung)

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Jelang HUT Bhayangkara, Kapolres Merangin Anjangsana ke Warakauri
Polres Bintan Mediasi Kelompok Nelayan 2 Desa
Mubazir, Sejak Dibangun 2011 dan Direhab Gedung Guru di Tanjungpinang Tak Pernah Ditempati
Ketahanan Pangan, Polsek Simpang Kanan Rohil Cek Tanaman Jagung
Dukung Ketahanan Pangan, Kapolsek Batang Cenaku Cek Tanaman Cabe Warga
Sitaro Raih Penghargaan Nasional UKPBJ Level 3, Bukti Komitmen Tata Kelola Pengadaan yang Transparan dan Profesional
Makainas Dorong Kepastian Hukum Lahan Warga, Hasil Inver PPTPKH Segera Diintegrasikan ke RTRW Sitaro
Makainas Tinjau Asrama Mahasiswa Sitaro di Tondano, Pastikan Fasilitas Layak dan Nyaman

Berita Lainnya

Sabtu, 13 Juni 2026 - 09:17 WIB

Jelang HUT Bhayangkara, Kapolres Merangin Anjangsana ke Warakauri

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:45 WIB

Mubazir, Sejak Dibangun 2011 dan Direhab Gedung Guru di Tanjungpinang Tak Pernah Ditempati

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:49 WIB

Ketahanan Pangan, Polsek Simpang Kanan Rohil Cek Tanaman Jagung

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:27 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Kapolsek Batang Cenaku Cek Tanaman Cabe Warga

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:29 WIB

Sitaro Raih Penghargaan Nasional UKPBJ Level 3, Bukti Komitmen Tata Kelola Pengadaan yang Transparan dan Profesional

Berita Terbaru

Peristiwa

Curi Lembu Pakai Fortuner, Panik Dikejar Warga

Sabtu, 13 Jun 2026 - 10:01 WIB