Sitaro, TRIBRATA TV
Suasana Kampung Lia di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) terlihat berbeda pada Rabu (13/8/2025) siang. Warga berbondong-bondong menuju lokasi kegiatan Gerakan Pangan Murah yang digelar Polres Sitaro bersama Perum Bulog Cabang Sitaro.
Di tengah semilir angin laut, antrean panjang mulai terbentuk, menandai antusiasme warga mendapatkan beras dengan harga yang lebih ramah di kantong.
Kegiatan ini bukan sekadar penjualan beras murah. Bagi Kapolres Kepulauan Sitaro, AKBP Iwan Permadi, S.E., ini adalah bentuk nyata polisi hadir di tengah masyarakat, terutama menjelang HUT ke-80 Kemerdekaan RI.

“Kami ingin memastikan seluruh warga, termasuk yang tinggal jauh dari pusat kota, merasakan manfaatnya. Di sini, jarak dan biaya transportasi bisa menjadi kendala besar,” ujarnya.
Gerakan Pangan Murah dimulai sejak 11 Agustus 2025 dan akan berlangsung hingga 18 Agustus 2025. Konsepnya sederhana namun efektif: jemput bola ke kampung-kampung terpencil, membawa langsung pasokan beras ke rumah-rumah warga. Langkah ini menjadi solusi atas tantangan logistik khas daerah kepulauan.

Hari pertama pelaksanaan, kegiatan dipusatkan di Terminal Ulu dan berjalan sukses. Memasuki hari kedua, lokasi dipindahkan ke Kampung Lia untuk menjangkau wilayah yang sebelumnya jarang mendapat distribusi langsung. Tidak hanya Lia, kampung-kampung sekitar seperti Deahe, Apelawo, dan Bukide juga mendapat bagian.
Menurut data yang disampaikan Kapolres, hingga hari kedua, sekitar 2 ton beras telah disalurkan, dengan tambahan 3,7 ton lagi dibawa untuk warga di wilayah pesisir timur. Jumlah ini dipastikan cukup untuk memenuhi kebutuhan warga selama beberapa minggu ke depan.

Beras yang dijual di bawah harga pasar ini disuplai langsung oleh Perum Bulog Cabang Sitaro. Pihak Bulog memastikan kualitasnya terjaga, sehingga warga tidak hanya mendapatkan harga murah, tetapi juga mutu pangan yang layak.
Kapolres menegaskan, inisiatif ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya stabilisasi harga pangan. “Kalau harga beras tinggi, daya beli turun, inflasi naik, dan masalah sosial bisa muncul. Tugas kami adalah mencegah itu sejak dini,” tegasnya.

Bagi warga, program ini terasa seperti “hadiah” menjelang hari kemerdekaan. Jerry Bowontari, salah satu warga Lia, mengaku lega. “Kalau harus ke pusat kota, ongkosnya mahal. Di sini kami bisa beli langsung tanpa keluar biaya transportasi besar. Terima kasih, semoga berlanjut terus,” tuturnya.
Tak hanya warga, aparat kampung pun turut berperan. Mereka membantu mengatur antrean, memastikan distribusi berjalan tertib, dan mendata penerima agar bantuan tepat sasaran.
Di lokasi kegiatan, terlihat interaksi akrab antara polisi dan warga. Beberapa anggota Polres bahkan ikut membantu mengangkat karung beras, menciptakan suasana yang hangat dan penuh kebersamaan.

Kegiatan ini juga menjadi ajang edukasi. Petugas Bulog memberikan penjelasan singkat kepada warga tentang pentingnya menjaga stok beras di rumah dan membeli secukupnya agar tidak terjadi penumpukan atau kelangkaan.
Dengan keterlibatan lintas sektor — Polres, Bulog, pemerintah daerah, dan aparat kampung — Gerakan Pangan Murah di Sitaro menjadi contoh kolaborasi yang berhasil menjawab tantangan nyata di lapangan.
Bagi banyak warga, kegiatan ini bukan sekadar transaksi ekonomi, tetapi simbol bahwa negara hadir di tengah masyarakat, melindungi dan memastikan kebutuhan pokok tetap terjangkau meski di wilayah paling terpencil.
Program ini akan terus berlanjut hingga 18 Agustus 2025, dengan harapan dapat menekan lonjakan harga pangan dan memberi rasa aman kepada warga. Di tengah peringatan kemerdekaan, Gerakan Pangan Murah menjadi wujud kemerdekaan yang sesungguhnya: bebas dari kekhawatiran akan harga beras yang melambung. (Jemi Lahutung)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









