Tapanuli Utara, TRIBRATA TV
Proyek revitalisasi di SD Negeri 177655 Simasom, Kecamatan Pahae Julu Tapanuli Utara, diduga luput dari pengawasan pihak yang bertanggung jawab. Pasalnya, para pekerja di lokasi proyek terlihat tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) sebagaimana mestinya, sehingga menyalahi prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
Pantauan tim media di lokasi menunjukkan bahwa tidak ada pihak konsultan atau kepala sekolah yang mengawasi jalannya pekerjaan. Saat awak media mencoba meminta keterangan kepada guru-guru yang berada di sekolah, mereka tampak enggan memberikan penjelasan. Seorang guru akhirnya menjawab dengan nada kesal bahwa kepala sekolah sedang keluar entah ke mana.
Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya juga mengungkapkan kepala sekolah jarang terlihat hadir di sekolah.
“Kepala sekolah jarang masuk, bahkan jarang mengawasi pekerjaan proyek. Sikapnya juga kurang mencerminkan seorang pendidik,” ujar warga tersebut, Selasa (11/11/2025).
Kondisi ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai pengawasan dan tanggung jawab pelaksana kegiatan revitalisasi sekolah. Dalam hal ini, kepala sekolah seharusnya turut memastikan bahwa pelaksanaan proyek berjalan sesuai aturan dan memperhatikan keselamatan pekerja di lapangan. (Wahyu Hutabarat)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









