Tapanuli Utara, TRIBRATA TV
Kepala Desa Parsaoran, Kecamatan Pahae Jae, Kabupaten Tapanuli Utara, Fernando Siburian, turun langsung mengawasi penurunan alat berat yang disediakan pemerintah untuk membantu masyarakat terdampak banjir 29 Desember 2025 lalu.
Alat berat tersebut digunakan untuk menggali dan membersihkan saluran irigasi yang tertutup material tanah akibat banjir. Irigasi itu merupakan sumber utama pengairan sawah bagi enam desa dan satu kelurahan di wilayah Pahae Jae.
Fernando Siburian mengatakan, langkah percepatan perbaikan irigasi ini sangat penting mengingat sektor pertanian menjadi sumber mata pencaharian utama masyarakat setempat.
“Kami berupaya agar proses pertanian bisa segera kembali normal. Irigasi ini sangat vital bagi sawah masyarakat di enam desa dan satu kelurahan,” ujarnya saat ditemui awak media di lokasi kegiatan, Kamis (12/2/2026).
Ia juga menyampaikan harapan masyarakat agar pemerintah memberikan perhatian khusus terhadap kondisi warga Pahae Jae yang masih merasakan dampak pascabencana banjir.
“Kami bersama masyarakat bermohon kepada Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, khususnya kepada Bupati JTP Hutabarat, kiranya dapat mendengarkan keluhan kami. Kami meyakini pemerintah akan melayani masyarakat sepenuh hati,” pungkas Fernando.
Masyarakat berharap, dengan normalisasi irigasi tersebut, aktivitas pertanian dapat segera pulih sehingga perekonomian warga yang sempat terganggu dapat normal kembali. (Wahyu Hutabarat)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









