Selamatkan Temannya, 3 Bocah SD Bertarung Melawan Buaya

- Editorial Team

Sabtu, 11 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanggamus, TRIBRATA TV

Seorang bocah SD berusia 9 tahun diterkam buaya di Way (sungai) Semaka Dusun 04 Pekon (desa) Sripurnomo Kecamatan Semaka Kabupaten Tanggamus, Lampung pada Jumat (10/12/2021) kemarin sekitar pukul 10.00 WIB.

Tiga rekannya berjibaku bertarung dengan buaya itu untuk menyelamatkan korban yang diterkam buaya.

Pertarungan menegangkan terjadi antara tiga bocah dengan seekor buaya demi menyelamatkan temannya yang digigit buaya sungai tersebut. Ketiga rekan korban benar-benar setia kawan dan menjadi pahlawan karena telah berhasil menyelamatkan korban dari ganasnya buaya sungai tersebut.

Kepada awak media, Isnaini, Kepala Dusun (Kadus) 04 Pekon Sripurnomo, Kecamatan Semaka, mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu empat bocah yang rata-rata masih duduk di kelas 4 SD, tengah mandi di sungai yang jaraknya tidak jauh dari pemukiman warga.

BACA JUGA  TNI, Polri, DLH dan Warga Berkolaborasi Bersihkan Sungai Marabahan

“Disaat anak-anak itu sedang asyik mandi, tiba-tiba buaya menyambar tangan kanan Febriansyah (9) anak pertama dari pasangan Rohendri (32) dan Maryati (23) murid kelas 4 SDN 02 Sripurnomo,” ujar Isnaini.

“Ketiga kawan Febriansyah panik dan terkejut melihat tangan rekan mereka diterkam buaya dan dibawa kearah tengah sungai. Spontan ketiganya langsung menolong, ada yang menarik lengan korban dan ada yang menendang-nendang sang buaya,” ujarnya.

Usaha mereka tidak sia-sia. Akhirnya mereka berhasil membawa korban kepinggir sungai sambil teriak minta tolong.

Nenek korban, Rojanah mengaku saat kejadian dirinya sedang bekerja di sawah. Mendapat informasi Febriansyah digigit buaya, ia bergegas pulang, namun cucunya sudah dibawa warga ke puskesmas.

BACA JUGA  6 Teroris Ditangkap Densus 88 di Lampung, 2 Tewas

Tiba di Puskesmas sang nenek mendapati Febriansyah sudah dilakukan penanganan dengan 25 jahitan, dan tangannya dipasang gips karena tulangnya patah.

“Febriansyah sudah dibawa pulang ke rumah dan dilakukan perawatan jalan, sampai saat ini ia masih merasakan sakit pada pergelangan tangannya seperti ditusuk-tusuk pisau,” ungkap sang nenek.

Rojanah mengatakan Febriansyah sekarang ini tinggal bersamanya, karena kedua orang tuanya merantau di Pulau Jawa. Kedua orang tuanya saat ini sedang dalam perjalanan pulang ke rumah. Ia berharap cucunya segera sembuh dari lukanya dan bisa beraktifitas seperti biasa.

“Cucu ku ini tinggal sama saya, karena kedua orang tuanya merantau di Jawa (kerjo neng jowo) dan sekarang mereka dalam perjalanan pulang (saiki wis neng dalan arah mulih). Semoga cucuku cepat sembuh dari lukanya sehingga bisa beraktivitas seperti biasa lagi,” katanya. (Dermawan)

BACA JUGA  Misteri Kematian Pelajar SMP Nick Wilson Terungkap, Berlatar Sakit Hati

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Polisi dan PGN Telusuri Titik Kebocoran, Labfor Pastikan Ledakan Grand Polonia Dipicu Akumulasi Gas
Viral Siswi Korban Kecelakaan Datangi Kantor Bank Demi Urus PIP, Ini Kata BNI
‎Gereja Ditutup Paksa Pakai Seng Lalu Jemaat Bongkar, Pendeta Malah di Laporkan ke Polisi
Tragis! Pria di Bantul Diduga Bakar Rumah Orang Tua gegara Tak Diberi Uang Rp15 Juta
Nelayan Pulau Pamulikang Temukan Jenazah Korban KM Nurul Salsa
Saat Isi BBM, Kijang Kapsul Terbakar di SPBU Pekanbaru
Brimob Polda Sumut Turunkan Tim Jibom, KBR, dan SAR Tangani Ledakan Rumah di Grand Polonia Medan
Diduga Mabuk Saat Berenang, Pemuda Bantul Hilang Terseret Arus Sungai Oya

Berita Lainnya

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:52 WIB

Polisi dan PGN Telusuri Titik Kebocoran, Labfor Pastikan Ledakan Grand Polonia Dipicu Akumulasi Gas

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:14 WIB

Viral Siswi Korban Kecelakaan Datangi Kantor Bank Demi Urus PIP, Ini Kata BNI

Jumat, 24 Juli 2026 - 06:34 WIB

‎Gereja Ditutup Paksa Pakai Seng Lalu Jemaat Bongkar, Pendeta Malah di Laporkan ke Polisi

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:36 WIB

Tragis! Pria di Bantul Diduga Bakar Rumah Orang Tua gegara Tak Diberi Uang Rp15 Juta

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:21 WIB

Nelayan Pulau Pamulikang Temukan Jenazah Korban KM Nurul Salsa

Berita Terbaru