Samosir, TRIBRATA TV
Bupati Samosir Vandiko T. Gultom melantik dan mengambil sumpah/ janji tiga Pejabat Administrator dilingkungan Pemerintah Kabupaten Samosir yang dilaksanakan di Aula Kantor Bupati Samosir, Senin (10/1/2022).
Adapun tiga Pejabat Administrator yang dilantik dan diambil sumpah jabatan diantaranya dr. Iwan Hartono Sihaloho sebagai Direktur RSUD dr. Hadrianus Sinaga. Ia sebelumnya menjabat Dokter Ahli Madya pada RSUD dr. Hadrianus Sinaga.
Selanjutnya Hartono, S.ST, M.T sebagai Sekretaris pada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, jabatan sebelumnya Pengawas Jalan dan Jembatan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang.
Yang terakhir Lastri Ambarita, SE sebagai Kepala Bidang Perbendaharaan dan Pengelolaan Kas Daerah pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah, jabatan sebelumnya Perencana Ahli Muda pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.
Yang menarik perhatian, dalam dua dari tiga pelantikan pejabat di lingkungan pemerintahan Kabupaten Samosir, Wakil Bupati Drs.Martua Sitanggang MM tidak hadir.
Sebelumnya pelantikan pejabat eselon pada tanggal 31 Desember 2021 silam, wakil bupati tidak hadir. Hingga banyak issue yang beredar mereka tidak harmonis.
Ketika dikonfirmasi langsung ke Bupati Vandiko Gultom mengatakan, ketidakhadiran Wakil Bupati dikarenakan padatnya jadwal yang harus dihadiri dan mereka pun harus berbagi tugas.
“Undangan ke kita sangat banyak, jadi saya, pak wakil dan pak sekda berbagi,” ujar Bupati.
Informasi yang didapat Wabup sedang berada di Jakarta. Untuk memastikan alasan ketidakhadirannya, TRIBRATA TV menanyakan langsung ke Martua Sitanggang melalui pesan whatsapp, namun belum mendapatkan jawaban.
Atas dua kali ketidakhadiran Wakil Bupati, Pengamat Anggaran dan Kebijakan Publik Sumatera Utara Elfanda Ananda mengajak masyarakat juga tidak perlu berpikiran bahwa dengan ketidak hadiran wakil bupati dalam pelantikan tersebut adalah bentuk ketidak harmonisan pasangan.
“Yang didorong masyarakat justru proses seleksi pejabat harus transparan dan akuntabel. Ini lebih menguntungkan daerah agar dinamika politik lebih mengarah ke hal hal positif,”katanya.
Pria yang merupakan Koordinator Indikator Politik Area Sumut ini menambahkan, agar pejabat publik lebih serius dalam mengemban amanah rakyat.
“Oleh karena itu diperlukan pengabdian, kejujuran, keikhlasan dan tanggung jawab yang sangat besar dalam melaksanakan tugas yang dibarengi dengan dedikasi dan loyalitas yang tinggi,” yngkapnya menambahkan.
“Sedangkan untuk Bupati harusnya bisa meredam isue yang merebak soal ketidak harmonisan dengan tetap mengedepankan prinsip-prinsip pemerintahan yang mendukung tata kelola pemerintah yang baik,” tutup Elfanda Ananda.
Pada acara pelantikan tersebut, Bupati Samosir Vandiko T. Gultom dalam arahannya menyampaikan pengangkatan Pegawai Negeri Sipil untuk memangku jabatan merupakan amanah dan kepercayaan yang telah diberikan pimpinan.
“Saya harapkan dalam melaksanakan tugas baru perlu hati-hati mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan dalam mengerjakan agar terhindar dari resiko dan perbuatan yang bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta yang dapat merugikan banyak pihak”, tegas Bupati.
Turut hadir dalam acara pelantikan tersebut, Kajari Samosir yang diwakili oleh Kasi Intel Tulus Tampubolon, T. Sitinjak perwakilan Danramil Pangururan, Para Asisten dan Pimpinan SKPD, rohaniawan, keluarga pejabat yang dilantik dan insan pers. (Dodye)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









