Banyuwangi, TRIBRATA TV
Rapat Kerja DPC Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia (AWDI) Kabupaten Sumenep dihadiri Ketua DPW Jatim, Gatot Irawan sebagai narasumber yang menyampaikan terkait kompetensi wartawan.
Dalam Rapat Kerja yang diselenggarakan di Aula Bumi Permata Natura Kota Batu, Sabtu (06/12/2025) kemarin, dibuka Ketua DPC Sumenep M Rakib dengan tema “Kompetensi Jurnalis Indonesia Berkelanjutan”.
Penjabaran tentang kompetensi jurnalis menurut Gatot Irawan yang juga Pengurus Pusat Wartawan Kompeten Indonesia (Wakomindo) ini masih terlalu dini dan harus melalui beberapa tahapan dulu, baru ke jenjang kompetensi yang dimaksud secara umum.
“Kawan-kawan harusnya paham yang mencetak SDM seorang Jurnalis itu siapa?, yang seharusnya menyatakan Jurnalis Kompeten itu siapa?, tanya Gatot memulai pembahasan.
Menurutnya, sebelum bicara Kompetensi, kita pahami dulu mulai dari komitmen dan konsekuensi dari redaksi media. Komitmen dan konsekuensi media saat mendirikan hingga sistem perekrutan wartawan harusnya bagaimana?
“Kalau sudah dilalui dengan benar konsekuensinya mencetak dan membina jurnalisnya hingga menjadi wartawan yang kompetitif dan kompeten,” ujar Gatot.
“Jadi, yang berhak menyatakan seorang jurnalis itu kompeten itu adalah Pimpinan Redaksi media tempat wartawan itu berkarya hingga mendapatkan predikat karya jurnalistik, kalau ada lembaga apapun yang mensyaratkan harus Uji Kompetensi itu hanya formal identitas sebagai upaya pengakuan karena demi mendapatkan sponsor anggaran negara,” tandas Gatot yang juga Pimpinan Redaksi.(Irawan)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online








