Kecelakaan Kerja di PT KBS Ketapang Kembali Terjadi, Pekerja Muda Tewas

- Editorial Team

Senin, 9 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketapang, TRIBRATA TV

Insiden kecelakaan kerja kembali menimpa PT Ketapang Bangun Sarana (KBS) yang berlokasi di Pagar Mentimun, Kecamatan Matan Hilir Selatan, Kabupaten Ketapang, Senin (9/12/2024).

Peristiwa tragis ini terjadi pada pagi hari dan merenggut nyawa seorang pekerja muda dengan inisial A.A., seorang pria kelahiran tahun 2006 asal Desa Sungai Besar, Kecamatan Matan Hilir Selatan.

Menurut informasi yang beredar di grup media sosial dan kesaksian warga, kecelakaan terjadi saat korban sedang bekerja di ketinggian sekitar 20 meter. Kepala Dusun wilayah TR 8 Desa Sungai Besar membenarkan kejadian tersebut. “Betul, salah satu warga kami meninggal dunia pagi ini akibat kecelakaan kerja,” ungkapnya.

TONTON VIDEONYA:

Kapolsek Matan Hilir Selatan, AKP Helwani, menyatakan pihak kepolisian telah turun tangan menangani kasus ini. “Korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Agoesdjam, dan pihak perusahaan ikut mendampingi proses tersebut. Kami juga telah memberikan pendampingan kepada orang tua serta keluarga korban,” ujarnya.

BACA JUGA  Ketua DAD Seruwai: Tegakkan Adat Sesuai Fakta

Helwani menambahkan perusahaan yang sedang membangun smelter tambang ini akan bertanggung jawab penuh atas kejadian ini, namun detail langkah konkret yang akan diambil belum diungkapkan.

Kecelakaan ini menambah daftar panjang insiden di PT KBS, yang diketahui masih dalam tahap pembangunan. Dalam setahun terakhir, perusahaan tersebut beberapa kali dilaporkan mengalami insiden serupa, yang menyebabkan cedera serius hingga korban jiwa.

Hal ini memicu keprihatinan masyarakat setempat terhadap standar keselamatan kerja yang diterapkan perusahaan.

BACA JUGA  Sekda Kubu Raya Pimpin Rapat Kordinasi Kecamatan Kuala Mandor B

Warga sekitar berharap insiden ini menjadi momen evaluasi menyeluruh bagi PT KBS untuk meningkatkan standar keselamatan kerja. ”

Ini sudah terlalu sering terjadi. Perusahaan harus benar-benar serius memastikan keselamatan pekerjanya, terutama untuk pekerjaan berisiko tinggi seperti di ketinggian,” ujar salah satu warga setempat.

Selain itu, berbagai pihak mendesak agar pemerintah daerah dan dinas terkait lebih tegas dalam mengawasi penerapan prosedur keselamatan kerja di perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah Ketapang. Insiden seperti ini dinilai mencerminkan lemahnya pengawasan dan kurangnya kesadaran perusahaan terhadap pentingnya perlindungan pekerja.

Hingga berita ini diterbitkan, upaya untuk menghubungi pihak manajemen PT KBS untuk mendapatkan klarifikasi lebih lanjut masih belum membuahkan hasil. Masyarakat dan keluarga korban kini menanti tindakan konkret perusahaan untuk mencegah kecelakaan kerja serupa di masa depan, sekaligus memberikan keadilan bagi para pekerja yang terdampak.

BACA JUGA  Sambut Hari Buruh, Bambang Hermanto: Kesejahteraan Buruh Menentukan SDM yang Ideal

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Polisi dan PGN Telusuri Titik Kebocoran, Labfor Pastikan Ledakan Grand Polonia Dipicu Akumulasi Gas
Viral Siswi Korban Kecelakaan Datangi Kantor Bank Demi Urus PIP, Ini Kata BNI
‎Gereja Ditutup Paksa Pakai Seng Lalu Jemaat Bongkar, Pendeta Malah di Laporkan ke Polisi
Tragis! Pria di Bantul Diduga Bakar Rumah Orang Tua gegara Tak Diberi Uang Rp15 Juta
Nelayan Pulau Pamulikang Temukan Jenazah Korban KM Nurul Salsa
Saat Isi BBM, Kijang Kapsul Terbakar di SPBU Pekanbaru
Brimob Polda Sumut Turunkan Tim Jibom, KBR, dan SAR Tangani Ledakan Rumah di Grand Polonia Medan
Diduga Mabuk Saat Berenang, Pemuda Bantul Hilang Terseret Arus Sungai Oya

Berita Lainnya

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:52 WIB

Polisi dan PGN Telusuri Titik Kebocoran, Labfor Pastikan Ledakan Grand Polonia Dipicu Akumulasi Gas

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:14 WIB

Viral Siswi Korban Kecelakaan Datangi Kantor Bank Demi Urus PIP, Ini Kata BNI

Jumat, 24 Juli 2026 - 06:34 WIB

‎Gereja Ditutup Paksa Pakai Seng Lalu Jemaat Bongkar, Pendeta Malah di Laporkan ke Polisi

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:36 WIB

Tragis! Pria di Bantul Diduga Bakar Rumah Orang Tua gegara Tak Diberi Uang Rp15 Juta

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:21 WIB

Nelayan Pulau Pamulikang Temukan Jenazah Korban KM Nurul Salsa

Berita Terbaru