Gerakan MRANTASI PKK DIY Dorong Warga Tanam Cabai untuk Stabilkan Harga Pangan

- Editorial Team

Selasa, 9 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yogyakarta,TRIBRATA.TV — Pemerintah Daerah (Pemda) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memperkuat upaya pengendalian inflasi melalui gerakan penanaman cabai di tingkat rumah tangga. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah penyaluran 10.000 bibit cabai gratis kepada sejumlah kelurahan yang ditetapkan sebagai lokasi proyek percontohan (pilot project).

Program tersebut disampaikan dalam kegiatan penyerahan bibit cabai yang melibatkan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) se-DIY, Selasa (9/6/2026).

TRIBRATA TV , Yogyakarta

Dalam sambutannya, Perwakilan BI DIY menegaskan bahwa cabai merupakan salah satu komoditas strategis yang memiliki kontribusi besar terhadap laju inflasi daerah. Karena itu, diperlukan langkah nyata untuk menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga di masyarakat.

“Komitmen dalam merespons inflasi harus terus diperkuat. Cabai menjadi salah satu kebutuhan masyarakat yang berpengaruh terhadap inflasi. Melalui program ini diharapkan harga dapat lebih stabil dan inflasi dapat dikendalikan,” ujarnya.

Menurutnya, pengendalian inflasi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat. Salah satu bentuk partisipasi tersebut adalah meningkatkan kemampuan dan minat masyarakat dalam menanam cabai secara mandiri.

Sebagai bentuk dukungan, pemerintah menyalurkan sebanyak 10.000 bibit cabai gratis kepada kelurahan yang telah ditentukan sebagai lokasi percontohan. Program ini diharapkan mampu meningkatkan produksi cabai rumah tangga sekaligus memperkuat ketahanan pangan keluarga.

Sri menambahkan, DIY siap menghadapi berbagai potensi gejolak inflasi dan berkomitmen menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat.

Sementara itu, Staf Ahli Bidang Ekonomi Pemda DIY, Novi, menjelaskan bahwa inflasi di DIY selama ini banyak dipengaruhi oleh fluktuasi harga pangan, terutama komoditas hortikultura seperti cabai.

Karena itu, kata dia, diperlukan langkah antisipatif melalui identifikasi dan pemantauan faktor-faktor penyebab inflasi agar gejolak harga dapat ditekan sejak dini.

“Inflasi di Yogyakarta banyak dipengaruhi oleh gejolak harga pangan. Untuk itu perlu dilakukan upaya mitigasi dan pengendalian inflasi secara berkelanjutan,” katanya.

Novi juga menyoroti pentingnya Gerakan Menanam Cabai untuk Pengendalian Inflasi (Mrantasi) yang melibatkan pedagang, masyarakat, dan keluarga. Melalui gerakan tersebut, masyarakat didorong memanfaatkan lahan pekarangan rumah untuk menanam cabai sebagai upaya memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri.

Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh distribusi bibit, tetapi juga kemampuan masyarakat dalam membudidayakan tanaman hingga masa panen.

“Perlu peningkatan kualitas budidaya cabai agar tanaman tidak mengalami kegagalan sebelum dipanen. Karena itu monitoring dan pengawasan menjadi hal yang sangat penting,” ujarnya.

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Novi yang mewakili Sekretaris Daerah DIY, Wilda, yang berhalangan hadir.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua TP PKK DIY, Gusti Bendara Raden Ayu Adipati Paku Alam X, menekankan bahwa ketahanan pangan keluarga harus dimulai dari pemanfaatan lahan di sekitar rumah.

Menurutnya, optimalisasi pekarangan rumah tidak hanya mampu mendukung ketersediaan pangan keluarga, tetapi juga berkontribusi terhadap penguatan ekonomi rumah tangga.

“Ketahanan pangan dimulai dari pemanfaatan lahan di sekitar rumah keluarga. Jika dijalankan secara konsisten, hal ini akan mendukung terwujudnya ketahanan ekonomi keluarga,” katanya.

Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah, TP PKK, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program pengendalian inflasi berbasis keluarga tersebut.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan simbolis bibit cabai kepada para ketua TP PKK kabupaten dan kota se-DIY sebagai perwakilan dari seluruh peserta program. Melalui langkah tersebut, pemerintah berharap gerakan menanam cabai dapat semakin masif dan menjadi salah satu instrumen efektif dalam menjaga stabilitas harga pangan serta mengendalikan inflasi di DIY.(Dik.)

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Massa Aliansi Rakyat Memanggil Tetap Gelar Aksi di Gejayan,Meski Sudah Lewat Jam 18.00
Ratusan Massa Padati Pertigaan Colombo Sleman, Kritik Kebijakan Pemerintah Warnai Aksi Demonstrasi
Hari Anak Nasional 2026, Wabup Sleman Ajak Anak Kurangi Gadget dan Perkuat Karakter Lewat Permainan Tradisional
Pasar Unggas Kepek Gunungkidul Akan Dibongkar, Pedagang Khawatir Kehilangan Pembeli
Bupati Sleman Bahas Dukungan PT Ithaca Resources untuk PSS Sleman
Dugaan Pungutan Rp1,75 Juta di MTsN 9 Bantul Viral, Kepala Sekolah Bantah
Misteri Kebakaran Berulang di Sleman Belum Terpecahkan, Warga Gelar Doa Bersama Saat Peneliti Lanjutkan Investigasi
Dana VA Mandek, 97 SPPG di DIY Hentikan Layanan MBG dan Ribuan Siswa Terdampak

Berita Lainnya

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:32 WIB

Massa Aliansi Rakyat Memanggil Tetap Gelar Aksi di Gejayan,Meski Sudah Lewat Jam 18.00

Sabtu, 13 Juni 2026 - 16:50 WIB

Ratusan Massa Padati Pertigaan Colombo Sleman, Kritik Kebijakan Pemerintah Warnai Aksi Demonstrasi

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:45 WIB

Hari Anak Nasional 2026, Wabup Sleman Ajak Anak Kurangi Gadget dan Perkuat Karakter Lewat Permainan Tradisional

Sabtu, 13 Juni 2026 - 06:46 WIB

Pasar Unggas Kepek Gunungkidul Akan Dibongkar, Pedagang Khawatir Kehilangan Pembeli

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:55 WIB

Bupati Sleman Bahas Dukungan PT Ithaca Resources untuk PSS Sleman

Berita Terbaru