Ledakan Angka Kematian di India Akibat Covid-19, Pecah Rekor 4.000 Lebih Dalam Sehari

- Editorial Team

Minggu, 9 Mei 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang, TRIBRATA TV

Kasus kematian di India mencetak rekor baru, 4.187 orang meninggal dalam sehari akibat badai Covid-19, Sabtu (8/5/2021).

Angka ini menjadikan total kematian di India mencapai 238.270 jiwa sejak pandemi melanda.

Pada hari yang sama, tercatat ada penambahan 401.078 kasus baru, sehingga total terkonfirmasi sejauh ini mencapai 21,9 juta kasus.

Dengan angka ini, India menjadi negara penyumbang kasus tertinggi nomor dua setelah Amerika Serikat.

Dikutip dari Al-Jazeera, para pakar meragukan angka kematian dalam laporan resmi. Mereka juga memperkirakan gelombang tsunami Covid-19 kali ini belum akan mencapai puncak hingga akhir Mei, sehingga butuh langkah yang lebih serius.

BACA JUGA  Lanal Palembang Terima Kunjungan Tim Audit Kinerja Inspektorat Koarmada RI

Tingginya kasus kematian membuat krematorium di negara tersebut tidak berhenti beroperasi. Di beberapa tempat, kremasi bahkan dilakukan di tempat umum seperti taman dan area parkir.

Di rumah sakit, kelangkaan oksigen juga menjadi tantangan tersendiri. Panduan cara bikin oksigen sendiri banyak dicari di internet, meski para pakar mengingatkan hal itu terlalu berisiko.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Supriadi, menghimbau kepada warga Sumsel agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan khususnya warga kota Palembang yang saat ini masih zona merah.

BACA JUGA  Ditresnarkoba Polda Sumsel Ungkap 32 Kasus dalam Sepekan

“Senantiasa meningkatkan penerapan Prokes dengan rajin mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, memakai masker, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas,” ujarnya.

“Sayangilah diri kita, isteri, anak, dan para kerabat keluarga kita jangan sampai terkena Virus Covid-19.”

“Tetap berhati-hati ketika berada ditempat kerumunan baik pasar, mall, atau pusat berkumpulnya orang banyak. Dan kalau tidak begitu mendesak, lebih baik dirumah saja,” ucap Kabid Humas menutup pembicaraan.(Suherman)

BACA JUGA  Kumpul Hingga Larut Malam, Lesehan Jl.Ahmad Yani Medan Dibubarkan

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Viral WNI Disekap di Myanmar, Minta Bantuan Pemerintah Segera Bebaskan Mereka
‘Aib’ Hotman Paris Dibuka Anaknya, Gara-gara Bela Febrie Adriansyah
Temui Sri Sultan, Fahri Hamzah Sebut Tata Kota DIY Layak Jadi Inspirasi Nasional
Soal Praktek Garenti di Karimun, Menteri Imipas: ‘Yang Pungut Agen Kapal, Bukan di Wilayah Kita’
Komisi IV DPR RI Soroti Pengelolaan TNGM, Bupati Sleman Dorong Sinergi Pusat dan Daerah
Presiden Prabowo Kabarnya Minta Jampidsus Mundur
Prabowo dan Narendra Modi Disambut 1.000 Pelajar di Yogyakarta, Kenakan Busana Adat Jawa
Polda Riau Terima Penghargaan Nugraha Sakanti dari Presiden Prabowo

Berita Lainnya

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:22 WIB

Viral WNI Disekap di Myanmar, Minta Bantuan Pemerintah Segera Bebaskan Mereka

Minggu, 19 Juli 2026 - 09:31 WIB

‘Aib’ Hotman Paris Dibuka Anaknya, Gara-gara Bela Febrie Adriansyah

Rabu, 15 Juli 2026 - 08:05 WIB

Temui Sri Sultan, Fahri Hamzah Sebut Tata Kota DIY Layak Jadi Inspirasi Nasional

Minggu, 12 Juli 2026 - 13:04 WIB

Soal Praktek Garenti di Karimun, Menteri Imipas: ‘Yang Pungut Agen Kapal, Bukan di Wilayah Kita’

Sabtu, 11 Juli 2026 - 05:42 WIB

Komisi IV DPR RI Soroti Pengelolaan TNGM, Bupati Sleman Dorong Sinergi Pusat dan Daerah

Berita Terbaru