Sitaro, TRIBRATA TV
Harapan akan tempat tinggal layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) kian menguat, seiring diluncurkannya Program Tiga Juta Rumah oleh pemerintah pusat. Program ini menyasar masyarakat di wilayah perkotaan, perdesaan, dan kawasan pesisir, dengan semangat membangun Indonesia dari pinggiran.
Direktur Jenderal Perumahan Perdesaan Kementerian Pekerjaan dan Kawasan Permukiman (PKP), Dr. Imran menegaskan, keberhasilan program ini tidak bisa berdiri sendiri. “Untuk mencapai target tersebut tentunya dibutuhkan keterlibatan dari seluruh stakeholders, seluruh ekosistem perumahan,” katanya dalam forum Evaluasi PKG dan Program Tiga Juta Rumah yang digelar secara hybrid, Senin (30/6/2025) dari Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta.
Forum tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk, dan turut dihadiri jajaran pemerintah daerah dari seluruh Indonesia. Agenda ini menjadi titik temu antara kebijakan pusat dan kebutuhan nyata di daerah.
Salah satu upaya konkret pemerintah untuk mempercepat program ini adalah pembebasan retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) bagi MBR. Fasilitas ini telah ditegaskan melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri, yakni Menteri PKP Maruarar Sirait, Menteri PU Dody Hanggodo, dan Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian.
Di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), program ini disambut dengan antusias. Sekretaris Daerah Denny L. Kondoj, M.Si, mewakili Bupati Chyntia Ingrid Kalangit dan Wakil Bupati Heronimus Makainas, menyampaikan apresiasi atas atensi pemerintah pusat. “Kita bersyukur Presiden Bapak Prabowo kemarin melalui Kementerian Perumahan Rakyat itu, atas perjuangan Bapak Gubernur Sulawesi Utara YSK, memberi kuota. Kalau untuk Propinsi Sulawesi Utara ( Sulut ), kalau tidak salah 3.000 unit,” ujarnya, Senin (7/7/2025).
Namun demikian, lanjut Sekda, jumlah pasti alokasi untuk Sitaro masih menunggu keputusan dari Pemerintah Provinsi Sulut. “Sekarang tinggal kebijakan Pak YSK, nanti Sitaro mendapat berapa. Kita belum mendapat infonya, mungkin provinsi sementara mempelajari berdasarkan usulan dari kabupaten/kota,” tambahnya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Kawasan Permukiman (PUPRKP) Kabupaten Sitaro, Ch. Bob Wuaten, ST menjelaskan, pihaknya telah menyampaikan data kebutuhan perumahan ke pemerintah pusat. “Kami sudah mengusulkan dengan memberi data deadlock kurang lebih 12 ribuan, kemudian RTLH kurang lebih 3 ribu,” ucapnya.
RTLH atau Rumah Tidak Layak Huni menjadi fokus utama dalam usulan Pemkab Sitaro. Program ini menyasar masyarakat yang belum memiliki rumah atau tinggal di tempat yang tidak memenuhi standar kelayakan.
“Rumah yang tidak subsidi itu ada, tapi yang kami usul ke pemerintah pusat adalah untuk kategori RTLH. Itu yang paling dibutuhkan masyarakat Sitaro,” tegas Wuaten.
Ia menambahkan, saat ini usulan tersebut masih dalam tahap klarifikasi dan verifikasi di tingkat pusat. “Tergantung dari pusat. Mungkin juga ada data yang perlu disempurnakan. Sekarang sementara berproses,” tuturnya.
Program Tiga Juta Rumah menjadi harapan baru bagi banyak keluarga di daerah terluar seperti Sitaro, di mana tantangan geografis dan keterbatasan anggaran sering menjadi penghambat pembangunan perumahan.
Namun dengan kolaborasi lintas kementerian dan komitmen daerah, upaya ini dinilai sebagai langkah strategis untuk mewujudkan keadilan sosial. “Ini bukan sekadar membangun rumah, tapi juga membangun masa depan,” ungkap Sekda Denny.
Dengan semangat gotong royong dan kepemimpinan yang berpihak pada rakyat, Sitaro optimis bahwa mimpi tentang rumah layak bukan lagi sekadar harapan, tapi sedang menuju kenyataan. (Jemi Lahutung)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









