Nias Barat, TRIBRATA TV
Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Nias Barat menggelar seleksi uji kompetensi dan wawancara Bakal calon kepala sekolah (Kepsek) mulai dari jenjang TK Paud, SD dan SMP, Kamis (8/5/2025)
Seleksi CBKS dilaksanakan di Aula Dinas Pendidikan Nias Barat, dengan lima anggota tim seleksi mulai berasal dari akademisi dan tokoh pendidikan, antara lain Wakil Rektor II Unias Delipiter Lase l, S.E., M.Pd., Dekan Unias Dr.Yaredi Waruwu, S.S., M.S dan unsur tokoh pendidikan dan mantan anggota DPRD Yaredi Gulo, S.Sos., Kadisdik Hadrianus Hia, S.Pd., M.M.dan Kabag BKPSDM Jeremiah Dody Putra Daeli, S.E.
Seleksi diikuti 140 pesert terdiri dari TK 3 orang, SD 84 orang dan SMP 54 orang. Seleksi CBKS akan berlangsung hingga besok, 9 Mei 2025.
Delipiter Lase menyampaikan seleksi bakal calon kepala sekolah mempunyai arti penting karena menilai kemampuan, kekuatan, kesanggupan, dan gaya kepemimpinan yang dimiliki oleh bakal calon kepala sekolah yang memungkinkan dapat kembangkan. Seleksi ini memuat substansi yang merupakan rangkaian seleksi setelah peserta dinyatakan lolos seleksi administrasi.
“Seleksi substansi ini diharapkan dapat menghasilkan calon-calon kepala sekolah yang betul-betul berkualitas, yaitu memiliki kompetensi supervisi manajerial, kompetensi supervisi akademik, kompetensi evaluasi pendidikan, kompetensi penelitian dan pengembangan, serta kompetensi sosial,” tandasnya.
Sedang Yaredi Gulo mengatakan seleksi BCKS bertujuan antara lain untuk mendapatkan calon kepala sekolah yang memiliki potensi kepemimpinan yang baik, dan menilai pengetahuan, wawasan, gambaran gaya, corak karakteristik kepemimpinan, pengalaman kepemimpinan yang pernah dilakukan dan dimiliki oleh para calon kepala sekolah.
“Sehingga pada saatnya akan ditemukan bibit-bibit unggul calon pemimpin satuan pendidikan yang dapat berperan baik dalam memimpin satuan pendidikannya masing-masing, menuju sekolah sebagai wawasan wiyata mandala yang aman, nyaman, berprestasi dan berorientasi pada pengembangan peserta didiknya,” ujarnya.
Ia berharap seleksi ini benar-benar memenuhi standar kelulusan, sehingga hasilnya menghasilkan calon kepala sekolah yang berkualitas serta mempunyai loyalitas dan dedikasi terhadap pekerjaannya. Karena tantangan pendidikan kedepannya sepertinya tidak lebih mudah dari sekarang, sehingga tuntutan pekerjaan dan kepemimpinan kepala sekolah juga tidak mudah.
“Karenanya bapak/ibu yang menjadi calon kepala sekolah hendaknya mempersiapkan diri secara matang baik kompetensi, mental maupun motivasi yang besar”, ungkapnya.
Menurut Kadis Pendidikan kabupaten Nias Barat Hadrianus Hia, seleksi bakal calon kepada sekolah melibatkan beberapa tahapan, mulai dari seleksi administrasi, seleksi substansi dan wawancara, proses ini bertujuan untuk memilih kandidat terbaik yang memenuhi persyaratan dan memiliki potensi kepemimpinan yang dapat dikembangkan. (Faagulo)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online








