Sleman, TRIBRATA TV
Suasana Pasar Jangkang di Kapanewon Ngemplak, Sleman, Minggu pagi (8/3/2026), tampak lebih ramai dari biasanya. Bertepatan dengan pasaran Minggu Wage, pasar tradisional ini dipadati warga yang datang untuk berbelanja sekaligus bersua dengan kerabat dan kawan lama.
Di tengah hiruk pikuk aktivitas jual beli, ada pemandangan khas yang selalu ditunggu setiap Minggu Wage: berkumpulnya para “bajingan”.
Di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya, sebutan ini bukanlah bermakna negatif. “Bajingan” merupakan panggilan akrab bagi para sopir gerobak sapi yang dahulu menjadi tulang punggung angkutan tradisional.
Sejak pagi, para kusir gerobak sapi tampak berdatangan dari berbagai penjuru desa. Mereka memarkirkan gerobaknya di sekitar pasar, lalu duduk bersama sambil berbincang santai. Suasana penuh keakraban pun tercipta, diselingi tawa dan cerita tentang keseharian.
Bagi mereka, Minggu Wage di Pasar Jangkang bukan sekadar rutinitas pasar. Momen ini menjadi ruang silaturahmi yang menjaga tali persaudaraan di tengah perubahan zaman. Banyak di antara mereka yang sudah lama tidak bertemu, sehingga kesempatan ini dimanfaatkan untuk bertukar kabar.
Pasar Jangkang sendiri memang dikenal tidak hanya sebagai pusat ekonomi warga, tetapi juga sebagai titik kumpul ikonik bagi para “bajingan”. Tradisi berkumpul setiap pasaran ini sudah berlangsung turun-temurun dan masih bertahan hingga sekarang.
Kehadiran para kusir gerobak sapi itu memberi warna tersendiri bagi pasar. Di tengah modernisasi transportasi, mereka tetap menjaga tradisi lama yang sarat nilai kebersamaan dan keguyuban masyarakat pedesaan.
Minggu Wage pun menjadi lebih dari sekadar hari pasar. Ia berubah menjadi perayaan kecil tentang persaudaraan, tradisi, dan identitas lokal yang masih hidup di Pasar Jangkang.(Didik)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online







