Dari Spot Foto ke Panggung Budaya: Sitaro Masadada Park dan Kebangkitan Jati Diri Lokal

- Editorial Team

Sabtu, 7 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sitaro, TRIBRATA TV

Tak hanya dikenal sebagai gugusan pulau indah nan eksotik, Kabupaten Sitaro kini menyimpan denyut baru dalam ruang kebudayaannya. Di bawah kepemimpinan Bupati Chyntia Ingrid Kalangit, S.KM dan Wakil Bupati Heronimus Makainas, SE., MM, wajah ruang publik berubah drastis. Salah satu wujud transformasi itu terlihat nyata di Sitaro Masadada Park, yang kini bukan lagi sekadar lokasi swafoto, tetapi telah menjelma sebagai ruang kolektif seni, hiburan, dan kebudayaan.

Transformasi ini tentu tak terjadi secara tiba-tiba. Pemerintah daerah memulai dengan membangun chemistry sosial bersama warga, mengundang partisipasi aktif dalam bentuk pertunjukan seni, musik tradisional, hingga pelatihan kebudayaan lokal yang kini rutin menghiasi tempat tersebut.

Dalam wawancara khusus lewat saluran WhatsApp, Tribrata TV berbincang dengan Jolly Horonis, seorang tokoh budaya Sitaro yang telah lama berkecimpung dalam dunia kebudayaan dan aktivisme masyarakat adat. Jolly adalah mantan Ketua BEM FBS UNIMA, pendiri AKM Sitaro, serta kini menjabat Wakil Koordinator MATRA Wilayah Sulawesi.

“Pemerintah daerah sudah mengambil langkah awal yang sangat positif,” ujar Jolly. “Tapi yang lebih penting adalah menjadikan event-event kebudayaan itu sebagai kegiatan tahunan yang terjadwal secara konsisten. Melibatkan seluruh elemen masyarakat dari Siau, Tagulandang, dan Biaro,” lanjutnya, Jumat (6/6/2025).

BACA JUGA  Chika Berani Gaet Dukungan Masyarakat Pasar Ampera: Harapan Baru di Pilkada Sitaro 2024


Bagi Jolly, panggung seperti Sitaro Masadada Park bukan hanya ruang ekspresi, tetapi juga ladang edukasi budaya yang efektif bagi generasi muda. Ia menyebut keterlibatan generasi milenial dan gen Z dalam pentas seni tradisi bisa menjembatani apa yang selama ini terputus antara masa lalu dan masa kini.

“Anak-anak muda jadi tahu bahwa budaya lokal bukan barang kuno. Justru bisa dikolaborasikan dengan gaya kekinian mereka. Ini penting untuk kesadaran budaya,” kata Jolly menegaskan.

Jolly juga menyoroti efek sosial dari munculnya ruang budaya ini. Ia menyebutkan bahwa tradisi-tradisi yang nyaris hilang, seperti orkes daerah, masamper, dan ampawayer, kini kembali bergema dan mendapatkan tempat di hati masyarakat.

“Ada efek domino. Budaya yang selama ini terpinggirkan kini jadi primadona. Masyarakat bangga dan mulai mengenali kembali jati diri mereka lewat musik dan tarian tradisional,” tutur Jolly.

BACA JUGA  Polo Dundang Ibadah Minggu Bersama Jemaat GMIST Sion Karalung

Namun ia juga mengingatkan, untuk menjadikan Sitaro Masadada Park sebagai panggung budaya yang utuh, diperlukan keberanian anggaran dari pemerintah. Salah satunya untuk mendukung produksi teater rakyat, yang mengangkat kisah-kisah sejarah dan tradisi lokal.

“Tulis naskah, dokumentasikan sejarah, dan ajarkan di sekolah. Pemda harus berani mendanai kurikulum muatan lokal, baik dari bahasa daerah hingga praktik budaya seperti masamper atau pesta adat,” tegasnya penuh semangat.

Hal ini penting, lanjut Jolly, agar warisan budaya tak sekadar menjadi tontonan musiman, tetapi bisa ditransfer secara sistemik kepada generasi pelajar—sejak dini dan secara terstruktur.

Sementara itu, Jolly juga menyampaikan harapannya agar ide-ide baik dari warga seperti dirinya tidak hanya berhenti sebagai wacana, tetapi mampu disaring dan diolah menjadi kebijakan nyata oleh pemangku kebijakan daerah.

“Sitaro Masadada Park harus terus hidup. Bukan hanya dari sisi infrastruktur, tapi dari isi dan ruh kebudayaan yang ada di dalamnya,” katanya mengakhiri.

Transformasi Sitaro Masadada Park memang menjadi cermin bagaimana pemerintah dan masyarakat bisa berjalan beriringan, menjadikan budaya sebagai pilar utama pembangunan yang bukan hanya mendatangkan wisatawan, tetapi juga memperkuat identitas kolektif.

BACA JUGA  Pemkab Sitaro Gelar Rembuk Stunting

Dalam konteks yang lebih luas, park ini bisa jadi model replikasi untuk daerah lain di Indonesia yang sedang mencari cara menghidupkan kembali nilai-nilai lokal dalam format yang inklusif dan modern.

Masyarakat Sitaro telah membuktikan bahwa perubahan bisa terjadi dari ruang kecil, selama ada kolaborasi dan semangat kebersamaan. Kini, tantangannya adalah menjaga agar ruang itu terus memberi makna, bukan hanya sekadar menjadi “panggung sementara.” (Jemi Lahutung)

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Polres Merangin Kawal Kepulangan Jemaah Haji, 101 Jemaah Disambut Haru di Kantor Bupati
Polres Payakumbuh Salurkan Air Bersih untuk Warga Jorong Simantuang, Sambut HUT Bhayangkara Ke-80
Dukung Program Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Polsek Batang Cenaku Sambang Kebun Cabe
Camat Simeulue Barat Mediasi Kisruh Rekrutmen Perangkat Desa Malasin
Gerindra Sitaro Dorong Generasi Muda Raih Pengalaman Kerja Lewat Program Magang Nasional Angkatan 2
Meriahkan Hari Bhayangkara, Polsek Simpang Kanan Salurkan Bantuan Sembako
Polresta Tanjungpinang Serahkan Kunci Hasil Program Bedah Rumah
Sambut HUT Bhayangkara, Polres Merangin Gelar Doa Bersama
Tag :

Berita Lainnya

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:07 WIB

Polres Payakumbuh Salurkan Air Bersih untuk Warga Jorong Simantuang, Sambut HUT Bhayangkara Ke-80

Sabtu, 27 Juni 2026 - 09:43 WIB

Dukung Program Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Polsek Batang Cenaku Sambang Kebun Cabe

Sabtu, 27 Juni 2026 - 08:26 WIB

Camat Simeulue Barat Mediasi Kisruh Rekrutmen Perangkat Desa Malasin

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:29 WIB

Gerindra Sitaro Dorong Generasi Muda Raih Pengalaman Kerja Lewat Program Magang Nasional Angkatan 2

Jumat, 26 Juni 2026 - 13:25 WIB

Meriahkan Hari Bhayangkara, Polsek Simpang Kanan Salurkan Bantuan Sembako

Berita Terbaru