Bahaya Jenis Jamu Kapsul ‘Tawon Liar’ Dijual Bebas, Kapolres Dumai Akan Mengecek

- Editorial Team

Sabtu, 5 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dumai, TRIBRATA TV

Sebuah depot jamu seduh di Jalan Ombak Kota Dumai, Provinsi Riau diduga sudah lama menjual jamu pegal linu merk Tawon Liar Kapsul ilegal.

Masyarakat di Kota Dumai diimbau untuk tidak konsumsi jamu pegal linu merk Tawon Liar tersebut lantaran termasuk dalam kategori zat yang berbahaya bagi tubuh.

Apabila mengkonsumsi jamu pegal linu merk Tawon Liar Kapsul tersebut, akan mengalami resiko gangguan kesehatan serius terutama pada ulu hati, lambung dan bagian dalam perut. Bahkan bisa berujung kematian.

Hal tersebut terungkap ketika seorang warga Kota Dumai, T Sitompul yang sempat dirawat ke salah satu Rumah Sakit di Malaka Malaysia, pada tanggal 20 hingga 24 Oktober 2022.

Kepada TRIBRATA TV Sabtu (5/11/2022), T. Sitompul mengatakan bahwa jamu pegal linu merk Tawon Liar telah dikonsumsi olehnya kurang lebih selama setahun.

Ia juga menghimbau masyarakat agar tidak mengkonsumsi obat jamu tersebut dan tidak tergiur karena sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh.

“Jamu pegal linu merk Tawon Liar berbahaya bagi tubuh. Untuk itu, kita imbau kepada masyarakat kota Dumai agar tidak mudah tergiur membeli jamu pegal linu merk Tawan Liar tersebut, karena kami sudah selama 1 tahun membeli jamu pegal linu merk Tawon Liar dari depot jamu seduh di Jalan Ombak Dumai,” kata T. Sitompul yang juga seorang Pimpinan Redaksi media online tersebut.

BACA JUGA  Polres Kuansing Police Goes To School, Perkenalkan Aplikasi Sitalam Manis Presisi

Lebih lanjut, T Sitompul menegaskan, akibat konsumsi jamu pegal linu Tawon Liar tersebut, sebelum berobat ke Malaysia, ia sempat dirawat di RSUD Kota Dumai sejak tanggal 16-19 Oktober 2022. Ia diinfus dan ditransfusi darah 3 kantong ke dalam tubuhmya.

Lantaran tak ada perubahan atas kondisi kesehatannya, selanjutnya T Sitompul dirawat ke Rumah Sakit Malaka Malaysia, pada tanggal 20-24 Oktober 2022.

Setelah mendapatkan perawatan secara intensif di rumah sakit tersebut, T. Sitompul dinyatakan dokter sembuh dan diperbolehkan pulang.

Menurutnya, Dokter Rumah Sakit di Malaka Malaysia mengatakan, jamu obat pegal linu Tawon Liar sangat berbahaya bagi tubuh, membuat ulu hati sakit dan bagian dalam perut menipis.

Untuk itu, T. Sitompul meminta kepada Kapolres Dumai untuk menangkap pelaku pengedar jamu pegal linu Tawon Liar di wilayah Kota Dumai.

BACA JUGA  Polres Labuhanbatu Gagalkan Peredaran 60 Kg Sabu dan 2.000 Butir Ekstasi

“Kita berharap kepada Kapolres Dumai untuk menangkap pelaku pengedar Jamu Pegal Linu merk Tawon Liar, karena berbahaya bagi tubuh,” ungkapnya.

Sementara, Kapolres Dumai, AKBP Nurhadi Ismanto saat dikonfirmasi mengatakan akan segera mengecek atas informasi tersebut dan pihaknya juga berkoordinasi dengan pihak BP POM.

“Terima kasih informasinya, segera kita cek dan koordinasi dengan BP POM. Karena itu menjadi ranah BP POM,” kata AKBP Nurhadi Ismanto, Sabtu (5/11/2022).

Hasil pengamatan tim TRIBRATA TV di lapangan, saat ini Depot Jamu Seduh tutup. Bahkan ketika hal itu hendak dikonfirmasi kepada pemiliknya, menolak dan langsung penutup usaha depot jamu seduh tersebut.

Informasi dari situs Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA),www.fda.gov mengimbau konsumen untuk tidak membeli atau mengonsumsi produk yang dipromosikan dan dijual untuk meredakan nyeri, rematik, menghilangkan insomnia, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, menambah energi, dan mengurangi kolesterol dengan merek Tawon Liar di berbagai situs web termasuk www.etsy.com, dan mungkin di beberapa toko eceran.

Hasil analisis laboratorium FDA mengonfirmasi bahwa Tawon Liar mengandung meloksikam. Meloksikam merupakan obat antiinflamasi nonstereoid (biasa disebut NSAID). NSAID dapat menyebabkan kemungkinan terjadinya risiko kardiovaskular seperti serangan jantung dan strok dan juga kerusakan gastrointestinal yang serius, termasuk perdarahan, ulserasi, dan perforasi fatal pada lambung dan usus. Bahan obat yang tersembunyi ini juga dapat berinteraksi dengan obat lain dan secara signifikan meningkatkan risiko kejadian yang tidak diharapkan, terutama ketika konsumen mengonsumsi produk yang mengandung NSAID.

BACA JUGA  Terpantau Hotspot di Dashboard Lancang Kuning, Polres Inhu Bergerak Cepat Amankan Pelaku Pembakar Lahan

Tenaga kesehatan dan konsumen harus melaporkan adanya kejadian yang tidak diharapkan atau efek samping terkait pemakaian produk ini ke MedWatch Safety Information and Adverse Event Reporting Program FDA. (Bonni T Manullang)

Cek informasinya:
https://www.fda.gov/drugs/medication-health-fraud/public-notification-tawon-liar-mengandung-bahan-obat-tersembunyi

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

‎Presiden Prabowo Copot Kepala BGN dan 2 Wakilnya
Guru di Pamekasan Rasakan Dampak TPG bagi Kesejahteraan dan Pembelajaran
GPPMI Dukung Langkah Tegas Kepala BNN RI Bongkar Jaringan Narkoba ‘Maboy’ 92 Kg Sabu
150 Ton Daging Kurban PTPN IV PalmCo Mengalir ke Pelosok Negeri
Tokoh Adat Merauke Mama Sinta Berbalik Dukung Pemerintah,Harap Ada Lapangan Kerja Dari PSN
Panen Raya Udang Vaname di BUBK Kebumen, Presiden Prabowo Dorong Proyek Produktif Nasional
Pertemuan Hangat Megawati dan Sri Sultan HB X di Kraton Jogja, Santap Malam Berlangsung 3,5 Jam
Sultan HB X Ingatkan Bahaya Pinjaman Online dan Konsumsi Berlebihan,Kebebasan Finansial Bukan Soal Belanja Tapi Menahan Diri

Berita Lainnya

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:49 WIB

‎Presiden Prabowo Copot Kepala BGN dan 2 Wakilnya

Senin, 1 Juni 2026 - 14:42 WIB

Guru di Pamekasan Rasakan Dampak TPG bagi Kesejahteraan dan Pembelajaran

Kamis, 28 Mei 2026 - 18:30 WIB

GPPMI Dukung Langkah Tegas Kepala BNN RI Bongkar Jaringan Narkoba ‘Maboy’ 92 Kg Sabu

Kamis, 28 Mei 2026 - 08:44 WIB

150 Ton Daging Kurban PTPN IV PalmCo Mengalir ke Pelosok Negeri

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:20 WIB

Tokoh Adat Merauke Mama Sinta Berbalik Dukung Pemerintah,Harap Ada Lapangan Kerja Dari PSN

Berita Terbaru

error: Content is protected !!