Jelang HUT RI Ke-74, Warga Gunung Melayu Belum Merasa Merdeka

- Editorial Team

Senin, 5 Agustus 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asahan, TRIBRATA TV
Kurang dari 2 pekan, rakyat Indonesia akan merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 74 tahun. Seluruh rakyat akan bersukacita menyambutnya, dengan melaksanakan berbagai kegiatan.

Namun sepertinya hal itu tidak dirasakan 30 Kepala Keluarga di Dusun III Bukit Kijang Desa Gunung Melayu Kecamatan Rahuning Kabupaten Asahan.

Pasalnya, sejak puluhan tahun lalu, hampir 50 tahun silam hingga kini, warga sama sekali tidak pernah menikmati listrik yang berasal dari jaringan PLN, tak lain perusahaan milik bangsa sendiri.

Ditemui wartawan, Senin (5/8/2019) siang, Kepala Desa Gunung Melayu, Syaiful Amri mengisahkan, aliran listrik untuk penerangan pertama kali baru bisa dinikmati warga pada tahun 2010 lalu.

Itu pun, menurut Syaiful, bukan dari PLN, melainkan dari mesin genset berkapasitas besar melalui program PNPM yang dapat mengalirkan listrik ke rumah – rumah warga saat itu.

BACA JUGA  Tepat di Hari Lahir, Jasad Zulfahri Abdilah Muncul Setelah Dua Hari Hilang

Sayang, meski memakan biaya cukup besar untuk pengoperasiannya, sekitar 25 liter per hari, pada tahun 2012, mesin berdaya listrik kapasitas besar itu tak bisa lagi difungsikan.

“Tahun 2010 ada pengadaan mesin genset bantuan PNPM, sejak saat itu listrik bisa masuk ke rumah-rumah warga. Setiap hari habiskan solar 25 liter, swadaya dari masyarakat. Beberapa kali rusak, diperbaiki, sampai tahun 2012 rusak total,” ucap Syaiful.

Diakuinya, berbagai upaya telah dilakukan pemerintah desa bersama masyarakat agar jaringan listrik milik PLN bisa masuk ke Dusun III Bukit Kijang. Terlebih satu-satunya akses untuk bisa menuju ke permukiman warga tersebut harus melintasi perkebunan sawit milik PT Lonsum yang berada di Kecamatan Gunung Melayu.

BACA JUGA  80 Atlet Ikuti Kejuaraan BMX Cross ISSI Asahan

“Sebelum saya menjabat sebagai kades, pemerintah desa dan masyarakat sudah pernah juga mengajukan ke pihak PLN, pemerintah (Pemkab) dan DPRD (Asahan), sampai saya menjabat sebagai kades selama 2,5 tahun terakhir. Kami selalu mengawal dan memfasilitasi pertemuan mulai dari kecamatan hingga kabupaten,” ungkap Syaiful.

Untuk kembali merasakan penerangan, lanjut Syaiful, praktis masing – masing warga berinisiatif membeli mesin genset secara pribadi. Itupun hanya dioperasikan jelang sore hingga pukul 22.00 WIB, sisanya penerangan ala kadarnya, dengan alasan keterbatasan biaya untuk membeli solar.

“Selama ini masyarakat bergantung dengan mesin genset, rata – rata dioperasikan empat jam. Sebulan bisa makan biaya hampir Rp 500 ribu untuk beli solar aja,” timpal Parmin, seorang warga saat mendampingi Syaiful pada wartawan. (Gon)

BACA JUGA  Ahli Waris Tuntut Dirut PDAM Tirta Silau Piasa Kembalikan Tanah Keluarga

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

‎Unggah Video Tumpukan Sampah di Danau Toba, Damasus Resto Malah Lapor Polisi
Sambut HUT Ke-80 POMAD, Pomdam 1/BB Gelar Aksi Sosial Donor Darah Bantu Sesama
Dari Gotong Royong Hingga Tinjau Infrastruktur, Wakil Bupati Nisel Bawa Kabar Baik untuk Onolalu
Proyek Revitalisasi SMPN 44 Medan Biaya 3,1 M Tidak Transparan, Dana BOS Dipertanyakan ‎
Bupati Tapanuli Utara Pimpin FGD, targetkan Perencanaan Pembangunan Daerah yang Terintegrasi dan Komprehensif
Tidak Benar Isu Rutan Humbahas Dijadikan Markas Penipuan
Masyarakat Menjerit Gas 3 Kg Langka di Labura, Kabag Perekonomian Kaget: Kami Baru Tahu
Kapolres Langkat Tunjukkan Kepedulian terhadap Lansia di Secanggang, Humanisme Polri Hadir di Tengah Masyarakat

Berita Lainnya

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:36 WIB

‎Unggah Video Tumpukan Sampah di Danau Toba, Damasus Resto Malah Lapor Polisi

Kamis, 4 Juni 2026 - 08:39 WIB

Sambut HUT Ke-80 POMAD, Pomdam 1/BB Gelar Aksi Sosial Donor Darah Bantu Sesama

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:18 WIB

Dari Gotong Royong Hingga Tinjau Infrastruktur, Wakil Bupati Nisel Bawa Kabar Baik untuk Onolalu

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:11 WIB

Proyek Revitalisasi SMPN 44 Medan Biaya 3,1 M Tidak Transparan, Dana BOS Dipertanyakan ‎

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:40 WIB

Bupati Tapanuli Utara Pimpin FGD, targetkan Perencanaan Pembangunan Daerah yang Terintegrasi dan Komprehensif

Berita Terbaru

error: Content is protected !!