Sergai, TRIBRATA TV
Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi kunjungi korban banjir di Dusun I Desa Sei Rampah, Kecamatan Sei Rampah Kabupaten Sergai, Rabu (02/12/2020) sekitar pukul 15,15 WIB.
Kunjungan Gubsu bersama Pangdam I BB Mayjen TNI Hassanudin disambut Pjs Bupati Sergai Irman dan Sekdakab M Faisal Hasrimy juga Ketua DPRD Sergai Riski Ramadhan.
Sesampainya Gubsu langsung menuju posko pengungsian dan dapur umum Dusun I dan bercengkrama dengan warga korban banjir. Ia menyapa para ibu yang sedang menyiapkan makanan. “Hari ini ibu-ibu masak apa? Masak urap ya?,” bilang Gubsu kepada ibu-ibu yang berada di posko dapur umum, sambil menghibur para korban banjir tersebut.
Selang beberapa menit, Gubsu bersama Pangdam I BB langsung turun menggunakan perahu karet memantau situasi rumah warga di lokasi banjir.
Gubsu mengatakan, lokasi di Dusun I acapkali menjadi langganan banjir. “Kita harus mencari solusi agar warga Dusun I ini tidak mengalami kebanjiran lagi, ” kata Gubsu Edy.
Untuk itu, ia berharap kepada warga korban banjir agar tabah dan bersabar menghadapi bencana ini semoga ada hikmahnya.
Dalam kunjungan ini Gubsu memberikan bantuan berupa bahan logistik maupun bahan makanan siap saji, sebanyak 5.000 paket. “Kita dapat informasi ada sekitar limaribuan yang terdampak banjir dan angin puting beliung,” ujarnya.
Disinggung perihal jelang Pilkada, diterangkan Gubsu seluruh ASN diharap netral dan diharapkan hadir di TPS untuk memilih sesuai hati kita dan pilih nomor satu atau nomor dua, karena calonnya kan cuma dua.
Dan jika ada kelihatan ASN yang tidak netral masyarakat teriakin aja, kata Gubsu Edy Rahmayadi.
Sementara Pangdam I BB Mayjen TNI Hassanudin yang baru dua hari bertugas mengatakan TNI / Polri harus netral dalam Pilkada 2020 dan mari kita menjadi orang yang tidak merugi bekerjalah dengan yang sebaik-baiknya.
Sebelumnya Kadus dusun I Desa Sei Rampah Sri Rubiah mengatakan korban terendam banjir ada sebanyak 100 KK didusun I sementara yang di posko pengungsian sebanyak 15 KK saja, selebihnya masih bertahan tinggal di rumah masing-masing.
Menurutnya, korban banjir sudah berada di posko delapan hari dan mereka ingin secepatnya pulang karena merasa kurang nyaman serta kedinginan karena tidak ada selimut. (Hakim Sitanggang)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









