Kebakaran Lahan di Perum Arumsari Karangmojo Nyaris Merembet ke Permukiman, Diduga Berawal dari Pembakaran Sampah

- Editorial Team

Jumat, 3 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gunungkidul,TRIBRATA.TV – Kebakaran lahan menggegerkan warga Perum Arumsari RT 01, Kalurahan Bendungan, Kapanewon Karangmojo, Kabupaten Gunungkidul, Kamis (2/7/2026) sekitar pukul 19.30 WIB. Kobaran api yang membakar ilalang kering sempat membesar dan nyaris merembet ke permukiman warga.

Berdasarkan laporan UPT Damkarmat Gunungkidul, kebakaran diduga bermula dari aktivitas pembakaran sampah. Api kemudian menjalar ke ilalang kering di sekitar lokasi sehingga sulit dikendalikan.

“Warga awalnya berusaha memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun, karena kobaran api semakin membesar, warga kemudian meminta bantuan petugas pemadam kebakaran,” demikian keterangan dalam laporan UPT Damkarmat Gunungkidul.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Regu 1 UPT Damkarmat Gunungkidul langsung menuju lokasi. Setibanya di lokasi, petugas segera melakukan pemadaman, pendinginan, sekaligus melokalisasi titik api agar kobaran tidak meluas ke kawasan permukiman.

Berkat respons cepat petugas bersama warga, api berhasil dipadamkan sebelum mencapai rumah-rumah yang berada tidak jauh dari lokasi kebakaran.

Meski kobaran api sempat menimbulkan kepanikan warga, tidak ada korban jiwa maupun kerusakan rumah dalam peristiwa tersebut. Petugas memastikan situasi kembali aman setelah seluruh titik api berhasil dipadamkan dan dilakukan pendinginan.

Sementara itu, UPT Damkarmat Gunungkidul mengimbau masyarakat agar tidak membakar sampah maupun semak kering secara sembarangan, terutama saat musim kemarau. Kondisi vegetasi yang kering membuat api sangat mudah menyebar dan berpotensi memicu kebakaran yang lebih besar.

Petugas juga mengajak masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan kebakaran pada tahap awal agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan risiko meluasnya api dapat diminimalkan.(Dik.)

 

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Awan  Guguran Gunung Merapi Terjadi Dini Hari, Material Meluncur ke Hulu Kali Boyong dan Krasak
Kecelakaan Maut  di Depan Alfamart Berbah, Korban Diduga Meninggal Dunia
Pengendara Motor Melawan Arus Tewas Usai Tabrakan Frontal di Jalan Gedong Kuning Bantul
Wakil Bupati Sleman Tinjau Langsung Warga Penerima Bantuan Kursi Roda dan Sembako
Kronologi Lansia 72 Tahun Ditemukan Meninggal di Selokan Sedayu Bantul, Polisi Ungkap Penyebabnya
Wabup Sleman Tutup Bulan Dana PMI 2026, Dana Rp1,3 Miliar Siap Perkuat Layanan Kemanusiaan
Awan Panas Guguran Gunung Merapi Meluncur 1,8 Kilometer ke Arah Barat Daya, Warga Diminta Jauhi Kawasan Rawan
Polresta Yogyakarta Batasi Rute JLFR di Malioboro, Polisi: Bukan Melarang Gowes, tetapi Menjaga Kenyamanan

Berita Lainnya

Sabtu, 4 Juli 2026 - 08:00 WIB

Awan  Guguran Gunung Merapi Terjadi Dini Hari, Material Meluncur ke Hulu Kali Boyong dan Krasak

Sabtu, 4 Juli 2026 - 07:15 WIB

Kecelakaan Maut  di Depan Alfamart Berbah, Korban Diduga Meninggal Dunia

Jumat, 3 Juli 2026 - 22:53 WIB

Wakil Bupati Sleman Tinjau Langsung Warga Penerima Bantuan Kursi Roda dan Sembako

Jumat, 3 Juli 2026 - 19:00 WIB

Kronologi Lansia 72 Tahun Ditemukan Meninggal di Selokan Sedayu Bantul, Polisi Ungkap Penyebabnya

Jumat, 3 Juli 2026 - 17:15 WIB

Wabup Sleman Tutup Bulan Dana PMI 2026, Dana Rp1,3 Miliar Siap Perkuat Layanan Kemanusiaan

Berita Terbaru