Gara- Gara Kain Lap Mobil, Nyawa Nurdin Melayang Dihantam Balok

- Editorial Team

Rabu, 2 Oktober 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan, TRIBRATA TV
Sungguh sadis. Hanya gara-gara persoalan kain lap pembersih mobil hilang, Nurdin (48) harus kehilangan nyawanya. Ia tewas setelah kepalanya dihantam sebuah balok kayu yang ujungnya ada paku.

Ceritanya, korban yang bekerja sebagai supir pribadi ini sedang membersihkan mobil majikannya di komplek perumahan Vila Makmur Jalan Makmur, Sei Agul, Medan. Entah bagaimana, korban kehilangan lap pembersih mobil.

Warga Jalan Utama Gang Pengabdian Desa Helvetia Kecamatan Labuhan Deli Kabupaten Deliserdang inipun mendatangi UN (64) yang duduk tak jauh dari tempat mencuci mobil.

Korban menuduh petugas kebersihan komplek tersebut telah mengambil lapnya. Tuduhan itu disangkal UN hingga terjadi pertengkaran. Korban bahkan meminta UN untuk membuka isi tas miliknya.

BACA JUGA  Satu Pembunuh Henri Masih Diburu Polisi

Menurut Kapolsek Medan Barat Kompol Choki Meilala SH, SIK, MH, melalui Kanit Reskrim, Iptu H Herison Manullang, Rabu (2/10/2019) pertengkaran itu semakin sengit hingga korban mengambil sapu lidi dan memukulkannya ke badan UN.

“Akibat dipicu emosi yang sama- sama tinggi, korban pun mengambil sebuah sapu lidi dan memukulkan ke badan UN. Tak mau kalah, UN membalas dengan mengambil sebuah balok kayu yang ada pakunya dan membalas memukulkannya kearah kepala korban sebanyak 1 kali. Akibatnya kepala korban langsung bocor,” terang Iptu Herison Manullang.

Pemukulan itu menyebabkan korban jatuh karena pendarahan hebat dari kepalanya. Tidak menduga akibat pukulan balok tersebut menyebabkan korban terkapar, tersangka UN pun lantas pulang ke rumahnya.

BACA JUGA  Pelaku Begal Sadis di Helvetia Ternyata Pembunuh Abang Kandungnya

Sementara, korban segera dibawa warga dan rekannya ke rumah sakit. Namun ditengah perjalanan korban menghembuskan nafasnya.

Setelah mengumpulkan berbagai keterangan, petugas kepolisian pun segera memburu tersangka. Tim Pegasus Polsek Medan Barat meringkus tersangka dari rumahnya di Jalan Sekata Gg Seroja, Sei Agul Medan tanpa perlawanan.

Kepada petugas, UN mengakui perbuatannya. Ia dan barang bukti, sebatang kayu kemudian diboyong ke Mapolsek Medan Barat. “Akibat perbuatan tersangka melakukan tindak pidana pembunuhan atau penganiayaan yang mengakibatkan meninggal dunia sebagaimana dimaksud dalam Pasal 338 atau 351 (3 ) KUHPidana, tersangka diancam kurungan penjara sekitar 15 tahun penjara,” tutup Iptu Herison Manulang. (Hamonangan Pakpahan)

BACA JUGA  Kapolres Humbahas Ajak Anak Korban Pembunuhan Bermain Bersama

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Nelayan Pulau Pamulikang Temukan Jenazah Korban KM Nurul Salsa
Saat Isi BBM, Kijang Kapsul Terbakar di SPBU Pekanbaru
Brimob Polda Sumut Turunkan Tim Jibom, KBR, dan SAR Tangani Ledakan Rumah di Grand Polonia Medan
Diduga Mabuk Saat Berenang, Pemuda Bantul Hilang Terseret Arus Sungai Oya
Ledakan di Perumahan Grand Polonia Medan, 5 Rumah Porak Poranda
Tanggul Jebol, Tapteng Dihantam Banjir Lagi
Sekitaran Bukit Katarina “Makan” korban, Pasutri Warga Buntu Pane Meninggal di Tempat
Ini Nama dan Asal Korban Kecelakaan Beruntun di Sibolangit

Berita Lainnya

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:21 WIB

Nelayan Pulau Pamulikang Temukan Jenazah Korban KM Nurul Salsa

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:12 WIB

Saat Isi BBM, Kijang Kapsul Terbakar di SPBU Pekanbaru

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:21 WIB

Brimob Polda Sumut Turunkan Tim Jibom, KBR, dan SAR Tangani Ledakan Rumah di Grand Polonia Medan

Selasa, 21 Juli 2026 - 05:04 WIB

Diduga Mabuk Saat Berenang, Pemuda Bantul Hilang Terseret Arus Sungai Oya

Senin, 20 Juli 2026 - 14:37 WIB

Ledakan di Perumahan Grand Polonia Medan, 5 Rumah Porak Poranda

Berita Terbaru