Kawasan Wisata Pantai Jagu Lhokseumawe Rusak Terkikis Air Laut

- Editorial Team

Selasa, 2 Agustus 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lhokseumawe, TRIBRATA TV

Kawasan Wisata Pantai JAGU (Jawa Hagu) Desa Kampung Jawa dan Hagu Selatan yang teletak di Kota Lhokseumawe adalah ikon wisata pesisir pantai Kota Lhokseumawe.

Kawasan wisata dengan nuansa pantai dan lautnya serta dilengkapi dengan sederet coffee & resto menjadi daya tarik wisata lokal maupun luar Lhokseumawe.

Namun sangat disayangkan, akses jalan dikawasan tersebut rusak parah akibat terkikis air laut (ombak laut). Pasalnya di sepanjang pesisir pantai itu tidak ada Jeti atau batu pemecah ombak.

Hal tersebut dibenarkan Kepala Desa Hagu Selatan, Zulfitrian. Menurutnya, abrasi atau pengikisan tersebut terjadi karena ketika saat pembangunan jalan tidak dipasang batu pemecah ombak (Jeti) sehingga ketika terjadi air pasang, ombak air laut menghantam jalan tersebut hinggga rusak parah.

BACA JUGA  Tenggelam di Bendungan Sawang, Pria Asal Bireuen Ditemukan Meninggal Dunia

Menurutnya permasalahan ini telah disampaikan kepada Pemerintah Kota Lhokseumawe dengan harapan Pemkot dibawah kepemimpinan PJ Walikota, Imran segera mengagendakan permasalahan Jeti tersebut ke dalam program kerjanya.

“Saya juga sudah menjambani ke DPR RI dan bertemu dengan bapak Ilham Pengestu anggota Komisi V yang membawahi kementerian PUPR dan kita telah menyampaikan kawasan wisata JAGU membutuhkan perhatian. Alhamdulillah beliau juga sudah pernah turun ke lokasi dan sudah melihat kondisinya begitu parah, beliau juga sudah memperjuangkannya pada tingkat pembahasan di DPR RI di kementerian,” ujarnya.

BACA JUGA  Residivis Pencurian Kembali Ditangkap di Dewantara: Polisi Amankan 4 HP

Dikatakannya ia sangat berharap kehadiran pemerintah pusat dalam menyelesaikan atau membangun Jeti (batu pemecah ombak) tersebut. Karena dengan adanya Jeti inilah warga di pesisir mungkin bisa hidup tenang. Sebab setiap tahun kadang setahun dua kali terjadi pasang purnama yang menyebabkan naiknya air laut.

“Air laut itu menyebabkan jalan rusak akibat pengikikisan dan serta dampak yang begitu besar ketika hantaman ombak laut itu menghantam dan kadang menembus dinding-dinding rumah warga”, pungkas Zulfitrian pada TRIBRATA TV. (m zubir)

BACA JUGA  Capaian Vaksinasi Kabupaten Simeulue Lampaui Target Nasional

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Kapolres Lhokseumawe Hadiri Pisah Sambut Dandim 0103/Aceh Utara, Tegaskan Komitmen Perkuat Sinergitas TNI-Polri
Nasir Nurdin Nyatakan Siap Maju Kembali sebagai Ketua PWI Aceh Periode 2026–2031
Mahasiswa Universitas Ibrahimmy Genteng KKN di Desa Srateng Cluring
Wujudkan Lingkungan Kerja Bersih dan Sehat, Perta Arun Gas Gelar Jumat Bersih
Guru SDN 118/I Dusun Ampelu, Batang Hari Tanam Kepemimpinan Sejak Dini
Perkuat Ekonomi, Rizki Faisal Dorong Penerapan FTZ Bertahap di Seluruh Kepri
Prestasi Membanggakan! Atlet Pelajar Sitaro Harumkan Nama Daerah di O2SN Sulawesi Utara, Plt. Bupati Beri Apresiasi Tinggi
Video: Ketua DPRD Sitaro Sambut Kapolres Baru, Apresiasi Dedikasi AKBP Iwan Permadi Selama Empat Tahun Mengabdi

Berita Lainnya

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:28 WIB

Kapolres Lhokseumawe Hadiri Pisah Sambut Dandim 0103/Aceh Utara, Tegaskan Komitmen Perkuat Sinergitas TNI-Polri

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:15 WIB

Nasir Nurdin Nyatakan Siap Maju Kembali sebagai Ketua PWI Aceh Periode 2026–2031

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:27 WIB

Mahasiswa Universitas Ibrahimmy Genteng KKN di Desa Srateng Cluring

Sabtu, 18 Juli 2026 - 06:14 WIB

Wujudkan Lingkungan Kerja Bersih dan Sehat, Perta Arun Gas Gelar Jumat Bersih

Jumat, 17 Juli 2026 - 21:56 WIB

Guru SDN 118/I Dusun Ampelu, Batang Hari Tanam Kepemimpinan Sejak Dini

Berita Terbaru

Peristiwa

Tanggul Jebol, Tapteng Dihantam Banjir Lagi

Minggu, 19 Jul 2026 - 10:23 WIB