Diduga Korupsi SPP, Orangtua Siswa Minta Aparat Periksa Ketua Komite SMAN 1 Tanah Jawa

- Editorial Team

Jumat, 1 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Simalungun, TRIBRATA TV

Orang tua siswa SMA Negeri 1 Tanah Jawa kecewa pada kinerja Ketua Komite dan Bendahara SMA Negeri 1 Tanah Jawa, setelah mengetahui uang Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) Tahun 2023-2024 diduga dikorupsi.

Dugaan orang tua terkait korupsi SPP itu muncul setelah mengkalkulasi besaran dana BOS yang mencapai miliaran rupiah. Diperkirakan, kegiatan di sekolah dapat dilaksanakan dengan jumlah dana BOS itu.

“Kok merasa tidak cukup sehingga harus mengutip uang komite lagi,” kata salah seorang orang tua siswa yang meminta namanya dirahasiakan sembari berharap agar penggunaan dana BOS yang diterima pihak sekolah dapat diselidiki polisi maupun kejaksaan.

“Kami curiga telah terjadi penyimpangan pengelolaan anggaran dana BOS. Hal ini terbukti dengan tidak transparan penggunaan dana komite yang dikutip oleh pihak sekolah melalui komite, serta penggunaan dana BOS,” ujarnya, Kamis (31/10/2024).

BACA JUGA  Mantan Camat Pangkatan Labuhanbatu Tak Laksanakan Rekomendasi BPK RI

“Dengan besarnya dana BOS tersebut seharusnya cukup untuk operasional sekolah, pertanyaannya, uang komite juga mau dikemanakan?” ujarnya salah satu orang tua murid lainnya.

Selain itu, orang tua siswa juga meminta Kadis Pendidikan Provinsi Sumatra Utara untuk memeriksa seluruh kepala sekolah negeri yang melakukan kutipan dengan dalih uang komite. Jika ada dugaan penyimpangan, orang tua siswa berharap para kepala sekolah dicopot.

“Sebagian orang tua murid tidak setuju dengan uang komite, dan hal ini jelas bertentangan dengan Permendikbud RI Nomor 75 Tahun 2016 tentang Komite Sekolah, terutama pasal 12 huruf b yang berbunyi, yaitu dilarang melakukan pungutan dari peserta didik atau orang tua murid / wali. Sehingga kami melihat komite sekolah dan kepsek gagal dalam melaksanakan tugas dan fungsinya,” kata orang tua siswa lagi.

BACA JUGA  13 SD di Sarolangun Terendam Banjir

Pada bulan ini, sejumlah orang tua siswa mengaku membayar SPP dengan terpaksa, lantaran memikirkan beban mental anak-anak mereka yang merasa malu. “Tidak masuk akal. Masak orang tua murid jadi membangun sekolah,” kata orang tua.

“Kami para orang tua murid SMA Negeri 1 Tanah Jawa meminta agar kinerja Ketua Komite diusut oleh APH karena tidak layak dalam memimpin komite dan mengambil keputusan yang bertentangan dengan asas mufakat,” ucap para orang tua.

Terkait keluhan itu, Ketua Komite SMA Negeri 1 Tanah Jawa, J Turnip ketika dikonfirmasi enggan menanggapi. Malah dirinya mengaku soal SPP bukan urusannya.

“Tidak urusan saya lagi itu, tidak ada waktu saya soal itu mohon maaf, Tanyai kepala sekolah sudah selesai dan jelas,” sebutnya dengan menggunakan bahasa daerah.

BACA JUGA  Polsek Tanah Jawa Komit Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional

Sementara Kepala SMA Negeri 1 Tanah Jawa, Lubis ketika dikonfirmasi melalui seluler tidak merespon. Pesan singkat yang dilayangkan tidak dibalas sampai berita ke meja redaksi.

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

SPN Hinai Polda Sumut Terima 103 Casis
AKP Sunipan Gurusinga, S.H.: Polisi Pembaharu yang Humanis, Hadir Nyata di Tengah Rakyat
Kapolres Pelabuhan Belawan Pimpin Apel Patroli KRYD Skala Besar Sabtu Malam
Peduli Infrastruktur, Warga Swadaya Perbaiki Rabat Beton Simpang Jalan Proyek Cinta Makmur Labuhanbatu
Yusnar Albanjari Jabat Sekretaris JMSI Sergai–Tebing Tinggi
Tahun 2026, Asahan Kembali Dapat “Jatah” dari Kementrian PU Dirjen SDA
PTPN IV Regional I Kebun Sei Silau Belum Realisasikan Hak Pensiunan
Perkuat Kinerja UPT Pemasyarakatan Langkat, Kakanwil Ditjenpas Sumut Lakukan Bintorwasdal di Lapas Narkotika Langkat

Berita Lainnya

Minggu, 19 Juli 2026 - 20:03 WIB

SPN Hinai Polda Sumut Terima 103 Casis

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:18 WIB

Kapolres Pelabuhan Belawan Pimpin Apel Patroli KRYD Skala Besar Sabtu Malam

Minggu, 19 Juli 2026 - 11:14 WIB

Peduli Infrastruktur, Warga Swadaya Perbaiki Rabat Beton Simpang Jalan Proyek Cinta Makmur Labuhanbatu

Minggu, 19 Juli 2026 - 08:18 WIB

Yusnar Albanjari Jabat Sekretaris JMSI Sergai–Tebing Tinggi

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:27 WIB

Tahun 2026, Asahan Kembali Dapat “Jatah” dari Kementrian PU Dirjen SDA

Berita Terbaru

Sumatera Utara

SPN Hinai Polda Sumut Terima 103 Casis

Minggu, 19 Jul 2026 - 20:03 WIB