Jadi Korban TPPO di Kamboja, 14 Warga Palembang Dipulangkan Polda Sumsel

- Editorial Team

Selasa, 31 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang, TRIBRATA TV

Sebuah misi kemanusiaan yang menegangkan akhirnya berbuah manis. Sebanyak 14 warga asal Kota Palembang yang sempat terjebak dalam dugaan jaringan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Kamboja, kini telah menginjakkan kaki kembali di tanah air.

Kepulangan mereka bukanlah proses yang instan. Sejak Sabtu (28/3/2026), tim gabungan dari Polda Sumsel bersama Pemerintah Provinsi dan kementerian terkait telah bergerak cepat melakukan penjemputan.

Setelah menempuh perjalanan panjang, para korban tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada Minggu malam sebelum akhirnya diterbangkan menuju Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang, pada Senin (30/3/2026).

BACA JUGA  Tiga Hari Dicari, Jenasah Nelayan Ditemukan TNI AL di Kuala Tungkal

Setibanya di Palembang sekitar pukul 12.50 WIB, suasana haru dan lega menyelimuti para korban. Namun, tugas kepolisian belum usai.

Tim penyidik Ditres PPA dan PPO Polda Sumsel langsung melakukan pendalaman intensif untuk membongkar modus operandi dan siapa saja “aktor intelektual” di balik jaringan perdagangan orang ini.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, melalui Kabid Humas Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, menegaskan negara tidak akan tinggal diam.

“Fokus utama kami adalah memberikan perlindungan total kepada korban dan memastikan jaringan eksploitasi ini dibongkar sampai ke akar-akarnya,” tegas Kombes Pol Nandang.

BACA JUGA  Polisi Sumsel Kibarkan Merah Putih di Alabama, Raih Medali di Ajang WPFG 2025

Polda Sumsel mengimbau agar masyarakat tidak mudah tergiur oleh tawaran kerja di luar negeri dengan gaji menggiurkan namun melalui jalur yang tidak resmi.

“Pastikan legalitas penyalur tenaga kerja. Jangan sampai niat mencari nafkah malah berujung pada ancaman nyawa dan eksploitasi,” tambahnya.

Saat ini, ke-14 warga tersebut tengah menjalani asesmen lanjutan di Gedung Graha Bina Praja untuk memulihkan kondisi fisik serta psikis mereka setelah melewati masa-masa kelam di negeri orang. (Suherman)

BACA JUGA  Wakapolda Sumsel Bagikan Paket Sembako pada Warga Terdampak PPKM

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Kenal Pamit PJU dan Kapolres, Kapolda Sumsel Tegaskan Komitmen Dukung Program Prioritas Nasional
HIMA PAI Gelar FGD Seni Berbicara
Aksi Nyata untuk Masa Depan: Pusri Buktikan Komitmennya dalam Membangun Sekolah Hijau
Bangun Kolaborasi Penegakan Hukum: AKBP Ahmad Budi Martono Diganjar Penghargaan Kejati Sumsel
Sumsel Bhayangkara Run 2026 Pecahkan Rekor, Pendaftar Tembus 8.000
Sulap Limbah Jadi Produk Bernilai, Pusri Dorong Ekonomi Sirkular
Bukan Sekadar Seremonial, Pusri Buktikan Komitmen Nyata Jaga Lingkungan
Lepas Kafilah MTQ XXXI Sumsel, Bupati OKI: Prestasi Penting, Akhlak Lebih Utama

Berita Lainnya

Jumat, 17 Juli 2026 - 21:32 WIB

Kenal Pamit PJU dan Kapolres, Kapolda Sumsel Tegaskan Komitmen Dukung Program Prioritas Nasional

Minggu, 12 Juli 2026 - 12:39 WIB

HIMA PAI Gelar FGD Seni Berbicara

Rabu, 8 Juli 2026 - 12:08 WIB

Aksi Nyata untuk Masa Depan: Pusri Buktikan Komitmennya dalam Membangun Sekolah Hijau

Jumat, 3 Juli 2026 - 17:09 WIB

Bangun Kolaborasi Penegakan Hukum: AKBP Ahmad Budi Martono Diganjar Penghargaan Kejati Sumsel

Sabtu, 27 Juni 2026 - 17:46 WIB

Sumsel Bhayangkara Run 2026 Pecahkan Rekor, Pendaftar Tembus 8.000

Berita Terbaru