Pembangunan Jalan Lapen di Pahae Julu Taput Terkesan Asal Jadi, Diduga Ajang Korupsi

- Editorial Team

Senin, 27 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tapanuli Utara, TRIBRATA TV

Pekerjaan rehabilitasi jalan menuju Desa Parik Matia Kecamatan Pahae Julu, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), menuai sorotan. Proyek dengan panjang sekitar 200 meter dan lebar 3 meter ini memiliki pagu anggaran sebesar Rp119.810.000 yang bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2025. Pekerjaan tersebut dilaksanakan oleh CV Juvenia di bawah pengawasan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Tapanuli Utara.

Namun, berdasarkan pantauan di lapangan, proyek yang seharusnya meningkatkan sarana perhubungan itu justru terkesan dikerjakan asal jadi. Beberapa warga menilai kualitas pekerjaan tidak sesuai dengan harapan.

BACA JUGA  Pegawai RSUD Tarutung Mulai Jalani Vaksinisasi Covid-19

Seorang pejalan kaki yang kebetulan melintas di lokasi mengatakan lapisan aspal yang disiram terlihat sangat tipis. “Seperti yang saudara lihat, saya yakin pekerjaan ini asal jadi. Aspalnya tipis sekali, pinggiran jalan juga tidak ada pengunci atau batu best. Mereka hanya menimbun tanah di sisi jalan,” ujar warga tersebut.


Warga bermarga Hutabarat, yang enggan disebutkan namanya, juga menunjukkan kekecewaannya. Ia bahkan mengorek permukaan aspal dengan tangan dan mendapati lapisan tersebut mudah terkelupas. “Saya kesal, jalan ke kampung kami dibuat asal-asalan begini. Ini kan tanjakan, seharusnya dikerjakan lebih bagus,” ucapnya dengan nada kesal.

BACA JUGA  Tersinggung, ODGJ Bunuh Diri dengan Menggorok Leher

Ia berharap aparat penegak hukum dapat meninjau langsung ke lokasi proyek dan menindak pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. “Harus ada tindakan tegas supaya ada efek jera bagi rekanan lain,” pungkasnya.

Ketika awak media mengkonfirmasi J.Rajagukguk selaku Sekretaris Dinas PUTR Taput terkait proyek diduga asal jadi hanya menjawab ‘terima kasih atas infonya akan kami cek segera’. (Wahyu Hutabarat)

BACA JUGA  Proyek Rabat Beton di Bah Soso Limbong Nagori Panduman Diduga Asal Jadi

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Proyek Revitalisasi SMPN 44 Medan Biaya 3,1 M Tidak Transparan, Dana BOS Dipertanyakan ‎
Tidak Benar Isu Rutan Humbahas Dijadikan Markas Penipuan
Masyarakat Menjerit Gas 3 Kg Langka di Labura, Kabag Perekonomian Kaget: Kami Baru Tahu
Kapolres Langkat Tunjukkan Kepedulian terhadap Lansia di Secanggang, Humanisme Polri Hadir di Tengah Masyarakat
Kades Silumajang Dampingi PU Labura Ukur Jembatan Pulo Godan
Jermal Digempur Lagi, Ada Barak Narkoba Model Baru
Kasus Penganiayaan di Jermal VII, Riki Irawan: Libatkan PPATK Periksa Kekayaan GS
Selebgram Jihan Keluhkan Maraknya Oknum Pungli di Jalur Wisata Pemandian Sidebu – Debu

Berita Lainnya

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:11 WIB

Proyek Revitalisasi SMPN 44 Medan Biaya 3,1 M Tidak Transparan, Dana BOS Dipertanyakan ‎

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:21 WIB

Tidak Benar Isu Rutan Humbahas Dijadikan Markas Penipuan

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:28 WIB

Masyarakat Menjerit Gas 3 Kg Langka di Labura, Kabag Perekonomian Kaget: Kami Baru Tahu

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:34 WIB

Kapolres Langkat Tunjukkan Kepedulian terhadap Lansia di Secanggang, Humanisme Polri Hadir di Tengah Masyarakat

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:34 WIB

Kades Silumajang Dampingi PU Labura Ukur Jembatan Pulo Godan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!