Nyaris Bentrok, Kapolres Sergai Mediasi 2 OKP

- Editorial Team

Sabtu, 26 Desember 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Serdang Bedagai, TRIBRATA TV

Pasca keributan antara dua kelompok Ormas Pemuda Pancasila dengan PAC Pemuda Pancasila 1959 di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Jumat (25/12/2020) pagi, Kapolres Sergai, AKBP Robin Simatupang langsung memediasi kedua kelompok.

Mediasi ini dilakukan karena diduga tak terima dengan adanya pergantian lambang logo di posko Pemuda Pancasila khususnya di wilayah Perbaungan.

Pada mediasi ini, hadir juga Waka Polres, Kompol Sofyan, Kabag Ops, Kasat Intelkam, Kapolsek Perbaungan dan Reskrim AKP Pandu Winata bersama TNI dan personel Polres Sergai.

Usai membubarkan ratusan kader Pemuda Pancasila, Kapolres bersama rombongan langsung menyambangi kediaman Ketua DPC PP 1959, Indra Gunawan di Jalan Kabupaten Kelurahan Simpang Tiga Pekan, Kecamatan Perbaungan.

Kapolres Sergai mengajak seluruh Pemuda Pancasila 1959 untuk menjaga kondusifitas di Kabupaten Sergai dan jangan mau terprovokasi oleh pihak mana pun juga.

BACA JUGA  Komplotan Curanmor Spesialis Parkiran Masjid Diringkus

AKBP Robin menegaskan agar tidak melakukan provokasi yang dapat memancing gesekan ataupun konflik. Ia minta rekan-rekan ormas menghindari terjadinya gesekan.

“Saya berharap Kabupaten Serdang Bedagai aman, nyaman dan kondusif. Karena Pemuda Pancasila juga harus bertanggung jawab dalam mengamankan negara Indonesia khususnya di Kabupaten Serdang Bedagai,” papar Kapolres Sergai.

Untuk itu, Robin mengimbau kepada seluruhnya jangan terpancing bila ada suatu hal laporkan kepadanya ataupun Satreskrim Polres Sergai.

“Jika ada hal-hal yang memancing kerusuhan, laporkan ke kami biar kami yang menindak. Demikian juga jangan ada alasan nanti terpancing hingga menimbulkan bentrok, tahan diri biar kami yang kroscek,” pesannya.

Robin juga mengintruksi kepada PP 1959 untuk tidak melakukan penindakan apapun.

BACA JUGA  Nyaris Diamuk Massa Karena Curi Ponsel Tetangga, Warga Tanah Merah Diamankan Polisi

Sementara itu, MPC Pemuda Pancasila Sergai diwakili Wakil Ketua I H Saiful Amri didampingi Komandan Koti Edi Suroso Nasution dan seluruh kader Pemuda Pancasila memohon maaf kepada Kapolres Sergai bila ada tindakan mereka yang mungkin melanggar hukum.

“Pemuda Pancasila itu tidak bisa di pancing-pancing, kami sudah cukup sabar beberapa hari ini. Tadi saya juga terkejut dan saya tidak ada telepon tiba-tiba di jalan saya lihat Pemuda Pancasila sudah rame. Tapi Alhamdullillah bisa saya koordinir,” bilangnya.

“Saya harapkan untuk seluruh Pemuda Pancasila kita cukup hari ini tanpa ada perintah saudara saudara jangan melakukan apa apa. Jadi harapan saya Kapolres Sergai sudah bersama kita, mari kita hormati apa yang disampaikan Kapolres Sergai,” timpalnya.

“Sekali lagi, saya harapkan kita cukup sampai disini. Artinya saudara -saudara silahkan membubarkan diri masing-masing dan jangan melakukan tindakan apapun, ini perintah pimpinan Majelis Pemuda Cabang (MPC) dan kemudian jangan ada melakukan perusakan, kita harap menunggu hasil pertemuan nanti siang,” pungkas H Saiful Amri. (Willy Lubis)

BACA JUGA  Polres Sergai Tangkap 4 Tersangka Kasus Penganiayaan, Sita Senpi hingga Narkoba

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Tragis! Pria di Bantul Diduga Bakar Rumah Orang Tua gegara Tak Diberi Uang Rp15 Juta
Nelayan Pulau Pamulikang Temukan Jenazah Korban KM Nurul Salsa
Saat Isi BBM, Kijang Kapsul Terbakar di SPBU Pekanbaru
Brimob Polda Sumut Turunkan Tim Jibom, KBR, dan SAR Tangani Ledakan Rumah di Grand Polonia Medan
Diduga Mabuk Saat Berenang, Pemuda Bantul Hilang Terseret Arus Sungai Oya
Ledakan di Perumahan Grand Polonia Medan, 5 Rumah Porak Poranda
Tanggul Jebol, Tapteng Dihantam Banjir Lagi
Sekitaran Bukit Katarina “Makan” korban, Pasutri Warga Buntu Pane Meninggal di Tempat

Berita Lainnya

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:36 WIB

Tragis! Pria di Bantul Diduga Bakar Rumah Orang Tua gegara Tak Diberi Uang Rp15 Juta

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:21 WIB

Nelayan Pulau Pamulikang Temukan Jenazah Korban KM Nurul Salsa

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:12 WIB

Saat Isi BBM, Kijang Kapsul Terbakar di SPBU Pekanbaru

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:21 WIB

Brimob Polda Sumut Turunkan Tim Jibom, KBR, dan SAR Tangani Ledakan Rumah di Grand Polonia Medan

Selasa, 21 Juli 2026 - 05:04 WIB

Diduga Mabuk Saat Berenang, Pemuda Bantul Hilang Terseret Arus Sungai Oya

Berita Terbaru