Tak Tahu Sebabnya, Anak Penjual Sayur Berdarah Dipukuli

- Editorial Team

Sabtu, 25 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Deli Serdang, TRIBRATA TV

Belum tahu apa motif pemukulan dirinya, Doni Armanda (17), anak penjual sayur mayur dan tahu di Tanjung Morawa berlumuran darah dipukuli orang tak dikenal (OTK), Sabtu (25/3/2023).

Berbaju kaos warna kuning yang berlumuran darah, Maisarah (40) membawa anaknya mendatangi SPKT Polresta Deli Serdang. Pedagang sayur mayur dan tahu ini tidak menerima atas pemukulan anaknya.

Menurut keterangan Maisarah, sebelumnya pada Jumat (24/3/2023), anaknya berboncengan dengan temannya melintas di seputaran Pasar Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang. Sekelompok orang yang saat itu sedang tawuran melempari Doni Armanda dengan batu.

BACA JUGA  Berulangkali Ditegur, Penginapan Tak Berijin di Desa Patumbak 1 Tetap Beroperasi

Anak ketiga dari 4 bersaudara itu malah bingung mengapa ia dilempari karena dia tidak pernah ada persoalan atau masalah dengan kelompok yang melempari itu.

Namun Doni bukan hanya dilempari batu tapi juga dipukuli. Peristiwa itu tak diceritakan Doni kepada ibunya. Esoknya, Sabtu (25/3/2023) sekira pukul 09.30 WIB, Maisarah pergi mengutip uang kepada pelanggannya dan berpesan kepada Doni agar menjaga dagangan sayur dan tahu milik mereka.

Tak lama setelah kepergian ibunya itu, tiba-tiba kelompok yang melempari dan memukul korban sebelumnya malah datang kembali menjumpai korban. Jumlah yang mendatangi korban pun ramai. “Kau mau main ayo,” kata salah seorang pelaku. Mendapat tantangan yang tak seimbang, korban menjawab sudah lah lae. Namun salah seorang yang mendatangi korban tiba tiba memukul dari belakang dan menghantam hidung serta mulut korban hingga berdarah-darah.

BACA JUGA  6 Jam Petugas Padamkan Panglong Terbakar, Kerugian Rp700 Juta

Melihat hidung dan mulut korban mengeluarkan darah, warga sekitar melerai dan pelaku langsung melarikan diri.

Tak terima, Maisarah, ibu korban membuat laporan pengaduan ke SPKT Polresta Deli Serdang. “Saya kenal yang memukul tapi tidak tahu namanya,” sebut korban sambil berharap polisi segera menangkap pelaku. (Febri)

BACA JUGA  Sial, Berhasil Rampas Tas, Dua Pejambret Jatuh Ditabrak Korbannya

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Diduga Mabuk Saat Berenang, Pemuda Bantul Hilang Terseret Arus Sungai Oya
Ledakan di Perumahan Grand Polonia Medan, 5 Rumah Porak Poranda
Tanggul Jebol, Tapteng Dihantam Banjir Lagi
Sekitaran Bukit Katarina “Makan” korban, Pasutri Warga Buntu Pane Meninggal di Tempat
Ini Nama dan Asal Korban Kecelakaan Beruntun di Sibolangit
Tabrakan Beruntun di Sibolangit, Polisi Bergerak Cepat Evakuasi Korban dan Pulihkan Arus Lalu Lintas
Kecelakaan Beruntun di Jalur Medan–Berastagi, 4 Orang Tewas 5 Luka
Pria Bugil yang Viral Terima Pesanan Online Diberi Pembinaan

Berita Lainnya

Selasa, 21 Juli 2026 - 05:04 WIB

Diduga Mabuk Saat Berenang, Pemuda Bantul Hilang Terseret Arus Sungai Oya

Senin, 20 Juli 2026 - 14:37 WIB

Ledakan di Perumahan Grand Polonia Medan, 5 Rumah Porak Poranda

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:23 WIB

Tanggul Jebol, Tapteng Dihantam Banjir Lagi

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:43 WIB

Sekitaran Bukit Katarina “Makan” korban, Pasutri Warga Buntu Pane Meninggal di Tempat

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:08 WIB

Ini Nama dan Asal Korban Kecelakaan Beruntun di Sibolangit

Berita Terbaru

Hukum

‎Biro Bantuan Hukum BKSG-LKI Kota Medan Resmi Terbentuk

Selasa, 21 Jul 2026 - 22:20 WIB