Bupati Keerom Tidak Proses Ijin Perkebunan Kelapa Sawit

- Editorial Team

Selasa, 24 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keerom, TRIBRATA TV

Hutan sangat penting bagi kehidupan makhluk hidup karena menghasilkan oksigen dan menyerap karbondioksida. Hutan juga berfungsi sebagai habitat bagi beragam spesies flora dan fauna.

Ekosistem hutan yang meliputi sepertiga daratan bumi penting sebagai biosfer bumi. Dengan merusaknya sudah tentu dapat mengancam ekosistem hutan yang berharga.

Hal ini dikatakan Bupati Keerom Piter Gusbager didampingi Kapolres Keerom, AKBP Christian Aer saat mengunjungi lokasi kerusakan hutan seluas 200 hektar, di sekitar Kampung Byobiosi Distrik Arso, Senin (23/8/2021).

BACA JUGA  Wartawan Dianiaya Seorang Pemuda Kampung Biga di Pelabuhan Sorong

Diktakan, rusaknya hutan di sekitar Kampung Byobiosi Bate akibat ditebang tanpa prosedur dan ketentuan yang berlaku oleh oknum pemilik modal yang diboncengi sejumlah kepentingan. Lokasi ini berada dalam kawasan hutan HPT.

“Sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2013 tentang P3H, saya menghentikan seluruh kegiatan ini dan meminta pihak aparat penegak hukum menyelidiki kemungkinan adanya pelanggaran hukum yang timbul akibat aktifitas ini,” kata Bupati.

Menurut Bupati lokasi ini merupakan kawasan penyangga dan memiliki fungsi hidrologis bagi daratan Arso yang dikelilingi oleh beberapa sungai dan anak sungai.

BACA JUGA  Pemkab Keerom Ingin Lahirkan 1.000 Doktor

“Dengan melihat kondisi ini, saya berpesan bagi para pemilik modal dan investor, dengan alasan apapun jika ingin untuk masuk Keerom, agar memperhatikan prosedur dan ketentuan serta mengantongi ijin dari pejabat yang berwenang,” tandasnya.

Bupati bahkan mengatakan tahun ini ia tidak memproses beberapa ijin perkebunan sawit apalagi ijin pengelolaan hutan. “Ini komitmen saya terhadap pelestarian hutan dan lingkungan hidup, saya juga akan menindak tegas para perusak hutan di Kabupaten Keerom,” tegasnya. (Nabar)

BACA JUGA  Dekati Bandara Supadio, Polda Kalbar Kerahkan Tim Bantu Padamkan Karhutla

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Polres Lhokseumawe Gelar Nonton Bareng Final Piala Dunia 2026, Pererat Kebersamaan Bersama Masyarakat
Perkuat Sinergi Demi Kemajuan Daerah, Plt. Bupati Sitaro Satukan Forkopimda dalam Pertemuan Penuh Keakraban
Harmonisasi Dua Rancangan Perbup, Pemkab Sitaro Matangkan Tata Kelola Arsip dan Arah Pembangunan 2027
Temu Kangen Nelayan Jawa-Bali di Pantai Bulusan: Meriah dengan Lomba Perahu Layar
15.080 Pelari Ramaikan Riau Bhayangkara Run 2026
Kapolres Lhokseumawe Hadiri Pisah Sambut Dandim 0103/Aceh Utara, Tegaskan Komitmen Perkuat Sinergitas TNI-Polri
Nasir Nurdin Nyatakan Siap Maju Kembali sebagai Ketua PWI Aceh Periode 2026–2031
Mahasiswa Universitas Ibrahimmy Genteng KKN di Desa Srateng Cluring

Berita Lainnya

Senin, 20 Juli 2026 - 07:00 WIB

Polres Lhokseumawe Gelar Nonton Bareng Final Piala Dunia 2026, Pererat Kebersamaan Bersama Masyarakat

Minggu, 19 Juli 2026 - 19:37 WIB

Perkuat Sinergi Demi Kemajuan Daerah, Plt. Bupati Sitaro Satukan Forkopimda dalam Pertemuan Penuh Keakraban

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:41 WIB

Harmonisasi Dua Rancangan Perbup, Pemkab Sitaro Matangkan Tata Kelola Arsip dan Arah Pembangunan 2027

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:26 WIB

Temu Kangen Nelayan Jawa-Bali di Pantai Bulusan: Meriah dengan Lomba Perahu Layar

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:10 WIB

15.080 Pelari Ramaikan Riau Bhayangkara Run 2026

Berita Terbaru