Tahun Baru Imlek, Kesempatan Berkumpul Bersama Keluarga

- Editorial Team

Sabtu, 22 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan, TRIBRATA TV

Sebentar lagi warga etnis Tionghoa akan merayakan Tahun Baru Imlek. Bagi mereka perayaan Tahun Baru Imlek ini sangat penting karena memiliki makna budaya dan sejarah.

Karena itu, warga etnis keturunan Tionghoa telah melakukan berbagai persiapan menyambut datangnya Tahun Baru Imlek. Mereka menghiasi rumah dengan dekorasi lampion berwarna merah yang sudah ada sejak lama. Begitu juga di vihara-vihara. Konon katanya merah ini menunjukkan kesucian.

Tokoh masyarakat Tionghoa Chandra Ali Fuddin menyampaikan Tahun Baru Imlek dirayakan sejak berabad-abad silam. “Perayaan Tahun Baru ini sudah ada sejak zaman dahulu dan memiliki makna bagi masyarakat Tionghoa,” katanya.

Makna Imlek paling utama menurut pendapatnya untuk mengingat nenek moyang. Selain itu hubungan family atau keluarga semua bisa berkumpul beserta teman-teman.

BACA JUGA  Malam Pergantian Tahun, Kapolres dan Forkopimda Singkawang Berpatroli Bersama

“Dengan perayaan Tahun Baru Imlek ini kesempatan bagi generasi berbeda dalam keluarga untuk bersatu kembali dan menghabiskan waktu bersama serta bisa sembahyang bersama di vihara, ” terangnya didampingi A Bun dan A Sien.

Dia mengatakan, perayaan Tahun Baru Imlek sekarang ini sangat berbeda sejak resmi menjadi hari libur di Indonesia pada tahun 1999.

Dulu, sebelum dicabut Keppres, yang paling merasakan anak-anak sekolah. Karena tidak dapat libur dan berkumpul bersama keluarga saat perayaan Tahun Baru Imlek. Mereka sibuk bersekolah.

Namun setelah ditetapkan menjadi libur Nasional, kini merayakan Tahun Baru Imlek menjadi lebih mudah dan para generasi penerus lebih santai berkumpul dengan keluarga serta benar-benar merasakan perayaan Tahun Baru Imlek.

“Sekarang ini kita bisa berkumpul dengan anak-anak seoptimal mungkin untuk membangun kehangatan dan kebersamaan keluarga di rumah,” ujar Chandra.

BACA JUGA  Dit Intelkam Polda Sumsel Cek Serta Imbau Pedagang Petasan

Di masa pandemi Covid-19, dirinya juga dalam merayakan Tahun Baru Imlek nanti di rumah saja, paling saling kunjung mengunjungi keluarga terdekat dan berdoa di vihara supaya pandemi Covid-19 ini segera berlalu.

“Makanan yang disajikan pun tidak ada yang istimewa. Paling keluarga kebanyakan menyediakan kue-kue untuk sanak famili dan teman-teman dekat yang berkunjung. Makanan khasnya paling kue bakul. Karena kurang lengkap rasanya jika merayakan Imlek tanpa kue bakul, ” tandasnya.

Dalam merayakan Tahun Baru Imlek, katanya bukan khusus warga etnis keturunan Tionghoa (Cina) saja, tetapi juga warga Jepang, Korea, dan Vietnam.

Dia berharap ke depan umat manusia yang ada di dunia khususnya Indonesia bisa hidup sejahtera. Karena kalau masyarakatnya bisa hidup sejahtera, maka negara akan tenteram dan damai.

BACA JUGA  Meski Dilarang, Ribuan Warga Medan Tetap Pesta Kembang Api

Selain itu hindari peperangan. “Terhadap yang dua ini, kita selalu berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa semoga terwujud doa kita, “pungkasnya. (zak)

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Viral WNI Disekap di Myanmar, Minta Bantuan Pemerintah Segera Bebaskan Mereka
‘Aib’ Hotman Paris Dibuka Anaknya, Gara-gara Bela Febrie Adriansyah
Temui Sri Sultan, Fahri Hamzah Sebut Tata Kota DIY Layak Jadi Inspirasi Nasional
Soal Praktek Garenti di Karimun, Menteri Imipas: ‘Yang Pungut Agen Kapal, Bukan di Wilayah Kita’
Komisi IV DPR RI Soroti Pengelolaan TNGM, Bupati Sleman Dorong Sinergi Pusat dan Daerah
Presiden Prabowo Kabarnya Minta Jampidsus Mundur
Prabowo dan Narendra Modi Disambut 1.000 Pelajar di Yogyakarta, Kenakan Busana Adat Jawa
Polda Riau Terima Penghargaan Nugraha Sakanti dari Presiden Prabowo

Berita Lainnya

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:22 WIB

Viral WNI Disekap di Myanmar, Minta Bantuan Pemerintah Segera Bebaskan Mereka

Minggu, 19 Juli 2026 - 09:31 WIB

‘Aib’ Hotman Paris Dibuka Anaknya, Gara-gara Bela Febrie Adriansyah

Rabu, 15 Juli 2026 - 08:05 WIB

Temui Sri Sultan, Fahri Hamzah Sebut Tata Kota DIY Layak Jadi Inspirasi Nasional

Minggu, 12 Juli 2026 - 13:04 WIB

Soal Praktek Garenti di Karimun, Menteri Imipas: ‘Yang Pungut Agen Kapal, Bukan di Wilayah Kita’

Sabtu, 11 Juli 2026 - 05:42 WIB

Komisi IV DPR RI Soroti Pengelolaan TNGM, Bupati Sleman Dorong Sinergi Pusat dan Daerah

Berita Terbaru

Sumatera Utara

SPN Hinai Polda Sumut Terima 103 Casis

Minggu, 19 Jul 2026 - 20:03 WIB