Si Jago Merah Lahap Kios Sembako Warga Desa Grandeng Maluku

- Editorial Team

Selasa, 21 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buru, TRIBRATA TV

Tempat usaha pedagang sembako Wira warga Desa Grandeng Dusun Indra Jaya RT 06 RW 02 Kecamatan Lolonguba Kabupaten Buru, Maluku, ludes terbakar dilahap si jago merah, Senin (20/3/2023) dinihari pukul 01.15 WIT.

Warga berhasil memadamkan api yang membakar tempat dagang sembako milik korban sekitar pukul 02.00 WIT. Namun belum diketahui dengan jelas sumber dari kebakaran ini

“Tadi malam saya masih tidur, saya bangun sekitar jam 01.15 WIT, api sudah besar membakar tempat usaha. Saya ingga tahu terbakarnya dari listrik atau dari mana “, tutur Wira Senin, (20/3/2023).

Sementara itu dari kebakaran, korban mengalami kerugian mencapai Rp50 juta karena semua isi dagangan sembako, fisik bangunan dan lainnya habis terbakar, tetapi tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

BACA JUGA  Mobil Pick Up Terbakar di Jalan Tol Medan-Tebing Tinggi

Kepala Dusun Indra Jaya Suraji, Senin (20/3/2023) menjelaskan terkait informasi yang himpun di lokasi kejadian pada malam hari itu, tidak ada yang tahu bahwa kebakaran itu bersumber dari mana.

“Kalau saya tanya warga yang telah datang ke lokasi apinya sudah menyala diatas, tetapi mereka tidak mengetahui apakah api itu berasal dari kabel listrik atau dari apa “, ungkap Kadus.

Kadus membenarkan informasi yang didapatkan melalui wawancara, korban mengalami kerugian atas kebakaran tersebut berkisar Rp50 juta.

BACA JUGA  Bentrok di Kawasan Simpang Hunut, Gubernur Maluku Minta Pelaku Diproses Secara Hukum

Hal itu, membuat Kadus angkat bicara soal kebakaran yang menimpah korban.

“Saya mau mengajukan ke Pemerintah mungkin ada yang bisa berjuang dari Pemerintah Desa insya Allah bisa menyurati ke Camat dan Bupati atas kebakaran ini”, kata Suraji

Salh seorang menantu dari korban Adwin mengatakan kejadian itu begitu singkat karena pada malam itu semua sedang tidur.

“Waktu itu, saya habis duduk bersama teman-teman saya pulang jam 12, itu belum ada apa-apa saya juga masih main ponsel, jam setengah satu baru saya tidur, setelah itu ibu berteriak, apinya sudah besar sekali dan saya hanya bisa menyelamatkan apa yang ada”, jelas Adwin. (Malik)

BACA JUGA  Personel Gabungan Berhasil Padamkan Karhutla di Desa Binjai Pirua, HST

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Diduga Mabuk Saat Berenang, Pemuda Bantul Hilang Terseret Arus Sungai Oya
Ledakan di Perumahan Grand Polonia Medan, 5 Rumah Porak Poranda
Tanggul Jebol, Tapteng Dihantam Banjir Lagi
Sekitaran Bukit Katarina “Makan” korban, Pasutri Warga Buntu Pane Meninggal di Tempat
Ini Nama dan Asal Korban Kecelakaan Beruntun di Sibolangit
Tabrakan Beruntun di Sibolangit, Polisi Bergerak Cepat Evakuasi Korban dan Pulihkan Arus Lalu Lintas
Kecelakaan Beruntun di Jalur Medan–Berastagi, 4 Orang Tewas 5 Luka
Pria Bugil yang Viral Terima Pesanan Online Diberi Pembinaan

Berita Lainnya

Selasa, 21 Juli 2026 - 05:04 WIB

Diduga Mabuk Saat Berenang, Pemuda Bantul Hilang Terseret Arus Sungai Oya

Senin, 20 Juli 2026 - 14:37 WIB

Ledakan di Perumahan Grand Polonia Medan, 5 Rumah Porak Poranda

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:23 WIB

Tanggul Jebol, Tapteng Dihantam Banjir Lagi

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:43 WIB

Sekitaran Bukit Katarina “Makan” korban, Pasutri Warga Buntu Pane Meninggal di Tempat

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:08 WIB

Ini Nama dan Asal Korban Kecelakaan Beruntun di Sibolangit

Berita Terbaru