Simeulue, TRIBRATA TV
Wajah Darmawan (68) langsung tersenyum lebar. Spontan ia mengucapkan Alhamdulillah, begitu mendengar namanya disebut sebagai penerima hadiah kulkas.
“Terimakasih pak kapolres saya dapat kulkas,” katanya saat menerima kulkas dari Kapolres Simuelue, Aceh, AKBP Pandji Santoso dalam kegiatan Gebyar Vaksinasi di Mapolres setempat, Sabtu (18/12/2021) kemarin.
Warga Jalan Teungku Diujung Desa Suka Jaya Kecamatan Simeulue Timur ini tak menyangka mendapat hadiah. Ia sebenarnya datang untuk ikut vaksin, namun ternyata ia bisa membawa pulang hadiah utama.
Ada ratusan hadiah lainnya yang disediakan Polres Simeulue, seperti kipas angin, dispenser, paket sembako untuk menarik warga ikut vaksinasi.
Menurut Kapolres bukanlah hal mudah untuk mengkondisikan masyarakat agar mau divaksin.
Dikatakannya, sebelumnya Kabupaten Simeulue berada di posisi nomor dua dari bawah pencapaian vaksinasi. Namun atas kerja keras, serta kesadaran masyarakat saat ini Kabupaten Simeulue sudah mencapai posisi nomor dua dari atas.
“Capaian vaksinasi hingga hari ini sudah memasuki angka 67 persen, kita berharap diakhir tahun Simeulue mencapai 100 persen,” ujarnya.
Ia berpesan Kepada seluruh kepala desa, relawan dan Satgas Covid-19 tidak segan-segan berinisiatif agar tercapai target vaksinasi.
Kapolres bahkan menegaskan tugas para nakes, relawan, kades dan satgas sangat berat, sehingga jika ada yang ada menyebabkan “sehelai rambut” mereka jatuh akan berhadapan dengannya.
Dijelaskannya, kesuksesan Kepala Desa Lhok Dalam dalam pencapaian 100 persen dosis pertama dan 100 persen dosis kedua, bukan hanya kebanggaan Simeulue, tetapi membawa nama baik Propinsi Aceh.
Karenanya ia berterimakasih kepada seluruh kepala desa, nakes dan relawan yang telah bekerjasama dalam menyukseskan vaksinasi di Simeulue. “Tanpa kalian dan kita semua yang ada disini, kami hanyalah sebutiran debu,” kata Kapolres dalam sambutan acara Gebyar Vaksinasi itu.
Ditempat terpisah, kepada TRIBRATA TV, Sahar Amin, Kepala Desa Lhok Dalam Kecamatan Alafan, Sahar Amin, awalnya susah mengajak warganya agar mau divaksin. Tidak cukup memberi edukasi saja namun harus dibuktikan kalau vaksinasi itu baik untuk kesehatan.
“Pertama launching vaksin, saya adalah orang pertama yang divaksin di desa. Itu saya lakukan untuk meyakinkan warga saya kalau vaksinasi itu tidak bahaya tetapi baik untuk kesehatan,” ucap Sahar.
Perjuangan belum selesai, Sahar Amin masih terus berupaya dengan berbagai cara untuk mengajak warganya. Mulai dari edukasi, himbauan disetiap usai shalat Jumat, hingga mendatangi setiap rumah warga.
Usaha tidak mengkhianati hasil, begitu ungkapan mengatakan. Berkat upaya-upaya yang dilakukannya, kini warga yang ia pimpin sudah vaksin 100 persen baik dosis 1 maupun dosis 2.
Atas kesuksesannya mengajak warganya, Desa Lhok Dalam diganjar hadiah 2 ekor kerbau dari Kapolres Simeulue. Satu ekor pertama diserahkan beberapa waktu lalu dan yang kedua diserahkan Bupati Simeulue Erli Hasim, pada Gebyar Vaksinasi berhadiah di Polres Simeulue pada Sabtu 18 Desember 2021.
“Kerbau yang pertama kita sembelih untuk syukuran, yang kedua ini kita musyawarahkan dulu,” katanya.
Dari data sementara yang diperoleh, gebyar vaksinasi ini telah memvaksin 599 warga dari yang mendaftar 622. 23 warga lainnya harus ditunda atas alasan kesehatan. (M.Zebua)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









