Selalu Banjir Rob, Ratusan Warga Belawan Demo, Walikota: Harus Kolaborasi dengan Provinsi dan Pusat

- Editorial Team

Rabu, 20 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan, TRIBRATA TV

Ratusan masyarakat yang bergabung dalam Forum Anak Belawan Bersatu (FABB) mendesak Pemerintah Daerah (Pemda) jajaran Sumatera Utara mengatasi pasang Rob (air laut naik ke daratan-red) yang terus menimpa pemukiman masyarakat, Senin (18/10/2021) pagi.

Pantauan dilapangan, iring-iringan rombongan dengan puluhan Angkutan Kota itu bertolak dari simpang kampung Salam Kelurahan Belawan II Kecamatan Medan Belawan Kota Medan. Rombongan itu menuju kantor Gubernur Sumatera Utara, DPRD Sumut dan Kantor Walikota Medan untuk menggelar aksi damai yang bertema “Bebaskan Belawan dari pasang Rob”.

Selain puluhan angkutan umum, rombongan juga menggunakan sepeda motor. Iring-iringan masyarakat Belawan itu mendapat pengawalan dari personil jajaran Polres Pelabuhan Belawan.

Sekedar diketahui, tinggi pasang Rob yang belakangan ini meluas ke pelosok Belawan dan sejumlah titik di Kecamatan Medan Marelan sangat meresahkan masyarakat. Selain menghambat aktivitas warga masyarakat, tingginya pasang Rob yang menyerang pemukiman warga tersebut merusak alat-alat perabotan rumah tangga.

BACA JUGA  Anggota DPRD Medan Dedy Aksyari Nasution Serap Aspirasi Warga

Disebut-sebut ketinggian pasang Rob yang meresahkan itu disebabkan banyaknya penimbunan di pinggiran pantai perairan Belawan dan penimbunan laut perairan Kuala Belawan. Hingga kini tingginya pasang Rob yang landa pemukiman warga belum dapat diatasi.

Kordinator aksi, Khairil Chaniago menuntut agar Pemkot hingga Pemprov mengambil langkah secepatnya dalam menuntaskan permasalahan banjir yang kerap terjadi.

Para pendemo meminta agar segera melakukan pemulihan hutan bakau di wilayah Paluh Kurau dan Sungai Dua.

“Ini berfungai sebagai penyangga keseimbangan ekosistem Belawan dari pertambakan, penimbunan, reklamasi yang ada di sekitar Belawan,” tegas Khairil.

Mereka juga meminta agar melakukan perbaikan sistem drainase, infrastruktur, jembatan, dan jalan-jalan rusak di Belawan.

“Segera pengerukan alur dan muara sungai Belawan untuk mengantisipasi volume debit air pasang yang kerap menerpa pemukiman penduduk di Belawan sekitarnya,” jelas dia.

Khairil mendesak pemerintah untuk segera membangun perumahan murah dan layak huni. Hal ini untuk merelokasi warga di Belawan yang terdampak banjir rob.

BACA JUGA  Didemo Mahasiswa, Dinkes Gowa Akan Periksa Plt Kepala Puskesmas Pattallassang

Menurutnya Walikota Medan Boby Nasution pernah berjanji kalau ia nanti mau berkantor di Belawan. “Saya sampaikan di sini ngapain saya berkantor di Belawan kalau tidak ada solusi, itu saya ingat di masa kampanye,” ujarnya

Saya sampaikan kalau kemarin juga untuk genangan air banjir Rob ini, Kota Medan karena ini sudah di ajukan berkali kali ini dan sudah disepakati dengan Gubernur, Kementrian dan pusat, tambahnya.

Ada sedikit direvisi karena memang untuk penyelesaiannya hanya jalannya yang ditinggikan, namun masyarakat di Belawan tidak setuju.

Kalau bisa tahun 2021 ini dikerjakan kenapa menunggu tahun 2022, kalau cuma dibersihkan drainase airnya malah naik dari laut dan membawa kotoran lagi.

Sementara Bobby Nasution Walikota Medan yang menerima pengunjukrasa mengakui hal ini adalah permasalahan lama, tentu pekerjaannya bertahap.

“Karena pekerjaan ini bukan hanya wilayah Kota Medan maka harus kolaborasi dengan provinsi, pusat, mementrian dan pemko,” katanya.

BACA JUGA  Didemo Warga ke Kantor Bupati Merangin, Kades Langling Bersikukuh Blokir CSR PT KDA

Kalau nantinya wilayah itu dibebaskan kira-kira masyarakat inginnya seperti apa. Ini kita tetap kita diskusikan tapi sampai sejauh ini belum gambarannya, belum selesai seperti apa kegiatannya, kata Bobby.

Kalau gambarnya sudah selesai pasti kami sharing ke warga masyarakat Belawan tentunya. “Ayo komentar masyarakat seperti apa, ayo kita diskusikan, untuk permasalahan banjir Rob,” ucap walikota. (P.Sitorus)

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Diduga Mabuk Saat Berenang, Pemuda Bantul Hilang Terseret Arus Sungai Oya
Ledakan di Perumahan Grand Polonia Medan, 5 Rumah Porak Poranda
Tanggul Jebol, Tapteng Dihantam Banjir Lagi
Sekitaran Bukit Katarina “Makan” korban, Pasutri Warga Buntu Pane Meninggal di Tempat
Ini Nama dan Asal Korban Kecelakaan Beruntun di Sibolangit
Tabrakan Beruntun di Sibolangit, Polisi Bergerak Cepat Evakuasi Korban dan Pulihkan Arus Lalu Lintas
Kecelakaan Beruntun di Jalur Medan–Berastagi, 4 Orang Tewas 5 Luka
Pria Bugil yang Viral Terima Pesanan Online Diberi Pembinaan

Berita Lainnya

Selasa, 21 Juli 2026 - 05:04 WIB

Diduga Mabuk Saat Berenang, Pemuda Bantul Hilang Terseret Arus Sungai Oya

Senin, 20 Juli 2026 - 14:37 WIB

Ledakan di Perumahan Grand Polonia Medan, 5 Rumah Porak Poranda

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:23 WIB

Tanggul Jebol, Tapteng Dihantam Banjir Lagi

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:43 WIB

Sekitaran Bukit Katarina “Makan” korban, Pasutri Warga Buntu Pane Meninggal di Tempat

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:08 WIB

Ini Nama dan Asal Korban Kecelakaan Beruntun di Sibolangit

Berita Terbaru