Jakarta, TRIBRATA TV
Keselamatan berlalu lintas menjadi perhatian utama Polri dalam upaya menekan angka kecelakaan di jalan raya. Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol. Aan Suhanan, menegaskan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas adalah kunci utama mencegah terjadinya kecelakaan yang merenggut nyawa.
Pernyataan ini disampaikan dalam acara Retrospeksi Mengenang Korban Kecelakaan Lalu Lintas di Pos Polisi Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (15/12/2024) kemarin.
“Kita harus ikhtiar untuk tidak menjadi atau terlibat dalam kecelakaan lalu lintas. Salah satunya adalah dengan mematuhi aturan dan mengikuti arahan petugas,” ujar Irjen Aan. Pernyataan ini menjadi pengingat pentingnya kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas.
Lebih jauh, Irjen Aan menyampaikan kabar baik bahwa angka kecelakaan fatal menunjukkan penurunan signifikan sepanjang tahun 2024. Meski demikian, ia menekankan bahwa kerja keras untuk memastikan keselamatan bersama tetap harus terus dilakukan, khususnya melalui edukasi dan kampanye keselamatan.
Kecelakaan lalu lintas sendiri, menurut data global, merupakan penyebab kematian ketiga tertinggi di dunia. Dampaknya bukan hanya pada korban, tetapi juga keluarga yang kehilangan anggota, terutama jika korban adalah tulang punggung keluarga. Oleh karena itu, Korlantas Polri terus menggencarkan program untuk meningkatkan kesadaran berkendara yang aman.
Dalam lingkup yang lebih kecil, Kapolres Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), AKBP Iwan Permadi, SE, juga menyoroti perilaku pengendara motor dan mobil yang dapat membahayakan keselamatan. “Pengendara roda dua wajib memakai helm, sementara pengguna knalpot bising yang mengganggu masyarakat akan kami tindak tegas,” kata AKBP Iwan.
Ia juga menegaskan mobil dengan sistem audio yang melampaui ambang batas kekuatan suara dan mengganggu lingkungan akan dikenakan sanksi. “Kami akan mempertegas aturan untuk setiap pelanggaran di jalan raya. Semua ini demi menjaga kenyamanan dan keselamatan masyarakat,” tambahnya.
Polri juga menyatakan kampanye keselamatan ini beriringan dengan persiapan Operasi Lilin 2024 yang bertujuan mengamankan perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. Upaya ini menjadi momentum penting untuk mengingatkan masyarakat tentang pentingnya disiplin berlalu lintas di masa liburan panjang.
Kakorlantas berharap, melalui langkah-langkah ini, masyarakat semakin memahami dampak serius dari pelanggaran lalu lintas. “Kecelakaan bukan hanya angka statistik, tetapi tragedi yang bisa kita cegah bersama,” tegas Irjen Aan.
Dengan sinergi antara Polri, pemerintah, dan masyarakat, diharapkan keselamatan berlalu lintas di Indonesia semakin meningkat. Ayo, jadikan keselamatan berlalu lintas sebagai budaya kita!
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









