Duel Maut 2 Parmitu di Titi Gantung Medan, 1 Dipanggil Tuhan, 1 Dipanggil Polisi

- Editorial Team

Senin, 17 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan, TRIBRATA TV

Gang Buntu selalu punya caranya sendiri untuk menyimpan rahasia. Di sudut Jalan Jawa, tepat di samping Kantor Lurah, dua lelaki duduk berhadapan: Bobby dan Erik.

Di antara mereka, sebotol tuak bergulir pelan, menebarkan aroma yang menyalakan keberanian sekaligus kegelapan dalam hati.

Bobby, dengan mata yang mulai memerah, hanya mengangguk setiap kali Erik melontarkan omelan. Sudah berkali-kali ia diperlakukan seperti itu -ditertawakan, dimarahi, dihardik.

Pada malam Minggu, 16 November 2025 itu, nada suara Erik terdengar lebih tajam dari biasanya, menusuk telinga Bobby seperti serpihan kaca yang merayap ke dalam dada.

Bobby terdiam. Di balik diamnya, ada badai yang mulai tumbuh. Kata-kata itu, yang sudah terlalu sering ia dengar, akhirnya menemukan ruang terakhir untuk meledak.

BACA JUGA  2 Orang Tewas, Xpander Tabrak Bokong Bus di Tol Batang-Semarang

Dengan langkah limbung, Bobby meninggalkan meja. Dadanya panas, kepalanya penuh suara-suaranya sendiri.

Ia berjalan menuju Jembatan Titi Gantung—jembatan tua yang menyimpan sejarah zaman kolonial. Angin malam menyapu wajahnya, dingin, tapi tidak cukup untuk meredam amarah.

Di bawah cahaya remang, ia melihat bola lampu neon yang menggantung. Dalam satu hentakan liar, ia memecahkannya. Pecahan kaca berkilat seperti gigi makhluk buas.

“Erik!” teriaknya dari atas jembatan, suara yang menggema di antara rel kereta dan bangunan tua.

Erik muncul, masih dengan amarah yang belum tuntas dibuang. Di tangannya —ada sebongkah batu. Ia mendekat, langkahnya mantap, suaranya masih sama menusuknya.

Batu itu menghantam bahu Bobby. Sakit. Tajam. Tapi rasa sakit di bahu tidak sebanding dengan luka yang sudah lama ia simpan dalam hati.

BACA JUGA  Melawan Petugas dengan Pistol, Bandar Narkoba Tewas Ditembak

Mereka bergulat. Tubuh mereka saling menahan, saling mendorong, saling menjatuhkan. Napas keduanya berat, bercampur tuak, amarah, dan dendam yang tak pernah diucapkan.

Dalam hitungan detik yang terasa panjang, Bobby meraih serpihan kaca neon di tanah. Kilatnya menyambar, lalu senyap.

Kaca itu menembus leher Erik.

Lelaki itu terhuyung, darahnya menghitam dalam gelap malam. Sandalnya terlepas, jatuh di samping batu yang tadi ia bawa. Jembatan Titi Gantung menahan nafasnya, seolah ikut bersedih.

Ketika polisi tiba, mereka menemukan batu, pecahan kaca neon, dan sepasang sandal. Barang-barang sederhana yang malam itu menjadi saksi bagaimana luka hati jauh lebih mematikan dari senjata apa pun.

BACA JUGA  Jurnalis Toba Gelar Aksi Solidaritas Atas Pembunuhan Marsal

“Motifnya sakit hati,” kata Kapolsek Medan Timur, Kompol Agus M Butarbutar.

Hanya itu. Dua kata sederhana yang meruntuhkan satu nyawa dan menenggelamkan satu lagi ke balik jeruji. (red)

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Sekitaran Bukit Katarina “Makan” korban, Pasutri Warga Buntu Pane Meninggal di Tempat
Ini Nama dan Asal Korban Kecelakaan Beruntun di Sibolangit
Tabrakan Beruntun di Sibolangit, Polisi Bergerak Cepat Evakuasi Korban dan Pulihkan Arus Lalu Lintas
Kecelakaan Beruntun di Jalur Medan–Berastagi, 4 Orang Tewas 5 Luka
Pria Bugil yang Viral Terima Pesanan Online Diberi Pembinaan
Polisi: ASN BPN Nias Lompat dari Lantai 12 Usai Kencan
Pohon Tumbang di Jalan Agrowisata Turi Sleman Timpa Pengendara Motor, Korban Terjepit Batang Kayu
Polres Tebing Tinggi Evakuasi Jenazah Pria di Simpang Medan

Berita Lainnya

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:43 WIB

Sekitaran Bukit Katarina “Makan” korban, Pasutri Warga Buntu Pane Meninggal di Tempat

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:08 WIB

Ini Nama dan Asal Korban Kecelakaan Beruntun di Sibolangit

Jumat, 17 Juli 2026 - 16:43 WIB

Tabrakan Beruntun di Sibolangit, Polisi Bergerak Cepat Evakuasi Korban dan Pulihkan Arus Lalu Lintas

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:29 WIB

Kecelakaan Beruntun di Jalur Medan–Berastagi, 4 Orang Tewas 5 Luka

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:45 WIB

Pria Bugil yang Viral Terima Pesanan Online Diberi Pembinaan

Berita Terbaru

Sulawesi Selatan

3 Pejabat Strategis Polres Takalar Resmi Berganti

Sabtu, 18 Jul 2026 - 22:25 WIB

Kriminal

Simpan Sabu dan Ganja, Petani di Karo Ditangkap

Sabtu, 18 Jul 2026 - 21:25 WIB