Habis Galodo, Manusia Bertopeng Hantui Warga Agam, Cuma Pakai Celana Dalam Bawa Parang

- Editorial Team

Sabtu, 17 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agam, TRIBRATA TV

Masyarakat Maua Hilia Jorong Kayu Pasak Timur Nagari Salareh Aia Kecamatan Palembayan Kabupaten Agam belakangan ini resah dengan kemunculan manusia bertopeng saat malam hari.

Informasi mengenai kemunculan manusia bertopeng dan membuat warga resah tersebut juga viral di media sosial. Diketahui sebelumnya, kemunculan teror tersebut bertepatan di lokasi bencana banjir bandang pada akhir November 2025 lalu.

Menurut keterangan Jorong Kayu Pasak Timur, Yoka membenarkan terkait kemunculan manusia bertopeng dan membuat warganya resah. Kata Yoka, kemunculan teror tersebut sudah terjadi sejak Minggu (11/1/2026) lalu.

Hanya saja saat kemunculan pertama, masyarakat Maua Hilia, Jorong Kayu Pasak Timur belum terlalu merespon hal tersebut.

BACA JUGA  Hari Ini Presiden Prabowo Dijadwalkan Berkunjung ke Palembayan Agam

Hingga akhirnya, manusia bertopeng kembali muncul pada Rabu (14/1/2026) dan sampai mengejar warga.

“Muncul pertama pada Minggu, kemudian pada Rabu lalu. Sempat mengejar warga, sehingga warga resah,” bebernya saat dikonfirmasi awak media Jumat ,(16/01/2026).

Ia menjelaskan ciri-ciri dari manusia bertopeng tersebut, hanya mengenakan celana dalam, bawa parang dan wajahnya ditutupi.

Manusia bertopeng itu muncul saat malam hari. Warga mengaku, ada yang melihat di batang pohon, jalan dan lain sebagainya.

Tak hanya itu, manusia bertopeng itu juga dominan terlihat oleh warga yang berjenis kelamin perempuan. “Tapi yang laki-laki juga pernah melihat, namun hanya tampak bagian belakang atau punggung,” terangnya.

BACA JUGA  Gunung Marapi Erupsi, Pemkab Agam Tetapkan Status Siaga Darurat

Kendati demikian, sejak kemunculan kedua tersebut, polisi, brimob, perangkat jorong hingga masyarakat langsung patroli mencari keberadaan manusia bertopeng yang meresahkan warga tersebut. Namun karena kondisinya gelap dan penerangan tidak memadai, terduga pelaku belum berhasil ditemukan.

“Karena malam, jadi susah bertemu. Kami mencari hampir 100 orang an, namun tidak juga berhasil,” katanya.

Untuk mengantisipasi kemunculan teror manusia bertopeng ke depannya, Yoka menyebut bakal membicarakan kembali langkah ke depannya bersama masyarakat dan perangkat lainnya.

Sebab, hingga sekarang, warga menjadi takut, khususnya perempuan yang sampai enggan keluar saat malam hari.

“Nanti malam kita rapatkan lagi, bagaimana solusi untuk pencariannya,” tutupnya.

BACA JUGA  Viral WNI Disekap di Myanmar, Minta Bantuan Pemerintah Segera Bebaskan Mereka

Saat ini pihak kepolisian Polres Kabupaten Agam dalam proses penyelidikan peristiwa tersebut. (Red)

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Ledakan di Perumahan Grand Polonia Medan, 5 Rumah Porak Poranda
Tanggul Jebol, Tapteng Dihantam Banjir Lagi
Sekitaran Bukit Katarina “Makan” korban, Pasutri Warga Buntu Pane Meninggal di Tempat
Ini Nama dan Asal Korban Kecelakaan Beruntun di Sibolangit
Tabrakan Beruntun di Sibolangit, Polisi Bergerak Cepat Evakuasi Korban dan Pulihkan Arus Lalu Lintas
Kecelakaan Beruntun di Jalur Medan–Berastagi, 4 Orang Tewas 5 Luka
Pria Bugil yang Viral Terima Pesanan Online Diberi Pembinaan
Polisi: ASN BPN Nias Lompat dari Lantai 12 Usai Kencan

Berita Lainnya

Senin, 20 Juli 2026 - 14:37 WIB

Ledakan di Perumahan Grand Polonia Medan, 5 Rumah Porak Poranda

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:23 WIB

Tanggul Jebol, Tapteng Dihantam Banjir Lagi

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:43 WIB

Sekitaran Bukit Katarina “Makan” korban, Pasutri Warga Buntu Pane Meninggal di Tempat

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:08 WIB

Ini Nama dan Asal Korban Kecelakaan Beruntun di Sibolangit

Jumat, 17 Juli 2026 - 16:43 WIB

Tabrakan Beruntun di Sibolangit, Polisi Bergerak Cepat Evakuasi Korban dan Pulihkan Arus Lalu Lintas

Berita Terbaru

Peristiwa

Ledakan di Perumahan Grand Polonia Medan, 5 Rumah Porak Poranda

Senin, 20 Jul 2026 - 14:37 WIB