Sitaro, TRIBRATA TV
Dalam suasana penuh semangat dan di tengah perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-79, Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) yang berlangsung pada Kamis, 15 Agustus 2024, menjadi momen penting bagi para anggota dewan.
Dipimpin oleh Ketua Dewan, Djon Ponto Janis didampingi Wakil Ketua Dewan, Bob Nover Janis, rapat ini menyajikan penyampaian Rancangan Perubahan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2024 oleh Bupati Kepulauan Sitaro.
Di sela-sela rapat yang sempat ditunda, Ketua Dewan Djon Ponto Janis menyampaikan refleksi penting mengenai akhir masa jabatan Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Kepulauan Sitaro periode 2019-2024.
“Meskipun masa tugas kami akan segera berakhir, komitmen kami untuk menjalankan amanah rakyat tetap menjadi prioritas utama. Kami akan terus melaksanakan tugas dan tanggung jawab hingga detik terakhir masa jabatan ini,” tegas Djon.
Penegasan tersebut mencerminkan semangat juang yang masih menyala dalam diri para anggota dewan, meski tantangan anggaran dan dinamika pemerintahan kerap kali menjadi hambatan. Masa akhir jabatan ini juga menjadi ajang evaluasi terhadap apa yang telah dicapai selama lima tahun terakhir, serta bagaimana langkah ke depan dapat lebih baik lagi.
Pada kesempatan ini, Bupati Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro Drs Joi Eltiano Bernadin Oroh memaparkan secara rinci Rancangan Perubahan KUA dan PPAS, yang menjadi respons terhadap dinamika yang terjadi sepanjang tahun anggaran berjalan. Dalam pemaparannya, Bupati menekankan pentingnya efisiensi dan efektivitas dalam pengelolaan anggaran daerah. Langkah-langkah strategis untuk optimalisasi pendapatan asli daerah dan penguatan pembiayaan juga diuraikan dengan detail, mencerminkan upaya pemerintah daerah untuk tetap menjaga stabilitas fiskal di tengah berbagai tantangan.
Bupati Oroh juga menyampaikan pendapatan daerah diproyeksikan meningkat menjadi Rp590,211 miliar, berkat tambahan dana dari pemerintah pusat. Sementara itu, belanja daerah juga mengalami peningkatan menjadi Rp618,059 miliar, yang sebagian besar akan dialokasikan untuk belanja pegawai dan penyesuaian SiLPA gaji PPPK.
Momentum Refleksi dan Proyeksi Ke Depan
Rapat ini tidak hanya menjadi ajang untuk membahas perubahan anggaran, tetapi juga momen refleksi bagi para pemimpin daerah. Masa akhir jabatan anggota DPRD bukanlah sekadar akhir dari sebuah perjalanan, tetapi sebuah kesempatan untuk mengevaluasi, menilai, dan merencanakan langkah-langkah ke depan yang lebih baik.
Djon Ponto Janis dan anggota dewan lainnya menyadari bahwa tantangan ke depan tidaklah mudah. Namun, dengan komitmen yang kuat dan dukungan penuh dari semua pihak, mereka berharap dapat meletakkan dasar yang kokoh bagi pembangunan Sitaro yang lebih tangguh, siap menyambut Nusantara Baru dan Indonesia Maju.
Rapat Paripurna ini, dengan segala dinamikanya, menunjukkan bagaimana pemerintahan daerah berupaya merespons tantangan yang ada dengan bijak dan terencana. Di tengah masa transisi ini, kolaborasi antara DPRD dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sitaro menjadi kunci untuk memastikan bahwa setiap kebijakan dan anggaran yang disusun benar-benar membawa manfaat bagi masyarakat.
Mari kita terus pantau perkembangan lebih lanjut dari pembahasan KUA-PPAS ini dan berharap bahwa kerja sama yang baik ini dapat terus berlanjut demi Sitaro yang lebih baik di masa depan.
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









