Camat Lahomi: Berkas Desa Sisombawo Sudah Diverifikasi dan Diteruskan ke Dinas PMD

- Editorial Team

Kamis, 15 Oktober 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nias Barat, TRIBRATA TV

Seluruh berkas APDES Desa Sisombawo Tahun 2019 dan 2020 sudah diverifikasi dan sudah diserahkan kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Nias Barat.

“Tapi saya tidak tahu apa penyebab PMD dua tahun tidak mencairkan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) Desa Sisombawo,” kata Kharasi Daeli, Camat Lahomi Kabupaten Nias Barat, Selasa (13/10/2020) di kantornya.

Ia mengaku tidak melihat ada kekurangan dalam berkas-berkas itu sehingga diverifikasi. Dan seharusnya tidak ada kendala lagi dalam pencairan DD dan ADD.

Sebelumnya Retoli Daeli, Kepala Desa Sisobambowo mengatakan akibat tidak cairnya DD dan ADD tidak ada pembangunan di desa mereka. Padahal anggaran itu sangat bermanfaat dan berdampak pada peningkatan kesejahteraan warga desanya.

BACA JUGA  Asisten III Buka Musrenbang Kecamatan Sogae'adu, Diminta RKPD 2024 Mengacu Visi dan Misi Bupati

Ia menduga tidak cairnya DD dan ADD karena ada kepentingan pribadi Kafinus Starim Zebua, salah seorang Kepala Seksi (Kasi) Dinas PMD Nias Barat. Sebab saat ia dikantornya, berkas-berkas desanya diserakan Kafinus dilantai sambil mengeluarkan kata-kata kotor dan memaki dirinya.

“Tidak ada sedikitpun etika yang diperlihatkannya, padahal ia berpendidikan tinggi dan seorang ASN yang harus memberi contoh yang baik masyarakat,” tandas Roteli.

BACA JUGA  Kantor Camat Onolalu Segera Dibangun, Darnis Harita: Terimakasih Pemkab Nias Selatan

Ia berharap Bupati Nias Barat mengevaluasi kinerja Kafinus Starim Zebua dan mengambil tindakan tegas atas perlakuan buruknya. Apalagi Kafinus tidak profesional karena mencampur adukan kepentingan pribadi dengan pekerjaan.

Roteli berharap Bupati juga segera turun tangan untuk mencairkan DD dan ADD desa mereka, karena hal ini merupakan visi misi Presiden Joko Widodo dalam mensejahterakan masyarakat desa.

Ia juga mempertanyakan apakah DD dan ADD tahun 2019 dan 2020 desa mereka masih ada, karena sangat mungkin diselewengkan oleh Dinas PMD. “Bupati jangan tutup mata melihat kinerja jajarannya yang tidak becus, bupati harus tegas,” katanya. (Sabar)

BACA JUGA  Polres Nisel Apel Operasi Mantab Praja Toba 2020

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Dari Gotong Royong Hingga Tinjau Infrastruktur, Wakil Bupati Nisel Bawa Kabar Baik untuk Onolalu
Proyek Revitalisasi SMPN 44 Medan Biaya 3,1 M Tidak Transparan, Dana BOS Dipertanyakan ‎
Bupati Tapanuli Utara Pimpin FGD, targetkan Perencanaan Pembangunan Daerah yang Terintegrasi dan Komprehensif
Tidak Benar Isu Rutan Humbahas Dijadikan Markas Penipuan
Masyarakat Menjerit Gas 3 Kg Langka di Labura, Kabag Perekonomian Kaget: Kami Baru Tahu
Kapolres Langkat Tunjukkan Kepedulian terhadap Lansia di Secanggang, Humanisme Polri Hadir di Tengah Masyarakat
Kades Silumajang Dampingi PU Labura Ukur Jembatan Pulo Godan
Jermal Digempur Lagi, Ada Barak Narkoba Model Baru

Berita Lainnya

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:18 WIB

Dari Gotong Royong Hingga Tinjau Infrastruktur, Wakil Bupati Nisel Bawa Kabar Baik untuk Onolalu

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:11 WIB

Proyek Revitalisasi SMPN 44 Medan Biaya 3,1 M Tidak Transparan, Dana BOS Dipertanyakan ‎

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:40 WIB

Bupati Tapanuli Utara Pimpin FGD, targetkan Perencanaan Pembangunan Daerah yang Terintegrasi dan Komprehensif

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:21 WIB

Tidak Benar Isu Rutan Humbahas Dijadikan Markas Penipuan

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:28 WIB

Masyarakat Menjerit Gas 3 Kg Langka di Labura, Kabag Perekonomian Kaget: Kami Baru Tahu

Berita Terbaru

error: Content is protected !!