Mahasiswa Desak Kejari Labuhanbatu Usut Tuntas Dugaan Korupsi Beasiswa Univa

- Editorial Team

Rabu, 15 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Labuhanbatu,TRIBRATA TV

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Peduli Universitas Alwasliyah (Univa) Labuhanbatu berunjuk rasa di depan kantor Kejaksaan Negeri Labuhanbatu. Mereka minta kejaksaan mengusut dugaan korupsi beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) di lingkungan Univa, Selasa (14/3/2023).

yang beralamat di jalan Sempurna, Kelurahan Bakaran Batu, Kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu, sumut.

Heri Faisal Hasibuan, koordinator aksi mengatakan pihaknya meminta kepada Kejari Labuhanbatu agar mengusut tuntas dugaan tindak pidana korupsi pada penyaluran dana beasiswa KIP di lingkungan Univa Labuhanbatu.

“Di Univa Labuhanbatu ada sebanyak 247 mahasiswa penerima bantuan beasiswa KIP dari pemerintah, setiap orangnya akan mendapatkan biaya kuliah Rp2,4 juta dan biaya kehidupan sebesar Rp4,8 juta. Tetapi nyatanya dalam penyaluran dana beasiswa tersebut khususnya biaya kehidupan hanya mendapatkan Rp1,7 juta saja, berarti ada sekitar Rp3,1 juta yang dipotong kampus”,ucapnya.

BACA JUGA  Satreskrim Polrestabes Medan Ciduk 2 Satpam DPRD Medan Pelempar Para Mahasiswa Saat Berunjukrasa

Sementara, Tarmiji salah satu mahasiswa penerima beasiswa KIP menyampaikan, ia dan beberapa temannya diminta sejumlah uang yang katanya sebagai bentuk terimakasih kepada pihak kampus karena sudah mendapatkan dana beasiawa Kartu Indonesia Pintar.

“Awal mulanya saya dan 10 orang lainnya dikumpulkan diruang kelas oleh bapak Mifta lalu kami diberitahukan kami disuruh bayar uang terimakasih sebesar Rp3,1 juta perorang dan semua uangnya dikumpulkan pada saya. Kemudian setelah selesai saya disuruh mengantarkan uang tersebut ke Warkop Netral. Disana ada pak Miftah dan juga Rektor Univa Basyarul Ulya Nasution dan Pak Rusli”, ucapnya.

BACA JUGA  Polisi Olah TKP Kasus Dugaan Pembakaran Mobil Ketua LPA Labuhanbatu

“Kami juga diminta uang sebesar Rp1.025.000 perorang yang katanya untuk bayar administrasi seperti almamater, uang pembangunan, kaos, dan KTM yang langsung dibayarkan ke Bank Sumut di Sigambal, setelahnya kami juga ada membayar uang daftar ulang dari semester 1 dan 2 sebesar Rp25 ribu perorang”, tambahnya.

Tidak menunggu lama massa aksi langsung dipersilahkan masuk dan diterima oleh Kepala Seksi Intelijen, Firman H Simorangkir.

BACA JUGA  Blanko e-KTP Kosong, Kadisdukcapil: Bukan Hanya di Asahan

“Kasus ini kan sedang berjalan jadi kita tinggal mengkawal dan menunggu hasilnya saja mohon bersabar”, ucapnya.(Doni Syahputra)

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Nelayan Pulau Pamulikang Temukan Jenazah Korban KM Nurul Salsa
Saat Isi BBM, Kijang Kapsul Terbakar di SPBU Pekanbaru
Brimob Polda Sumut Turunkan Tim Jibom, KBR, dan SAR Tangani Ledakan Rumah di Grand Polonia Medan
Diduga Mabuk Saat Berenang, Pemuda Bantul Hilang Terseret Arus Sungai Oya
Ledakan di Perumahan Grand Polonia Medan, 5 Rumah Porak Poranda
Tanggul Jebol, Tapteng Dihantam Banjir Lagi
Sekitaran Bukit Katarina “Makan” korban, Pasutri Warga Buntu Pane Meninggal di Tempat
Ini Nama dan Asal Korban Kecelakaan Beruntun di Sibolangit

Berita Lainnya

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:21 WIB

Nelayan Pulau Pamulikang Temukan Jenazah Korban KM Nurul Salsa

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:12 WIB

Saat Isi BBM, Kijang Kapsul Terbakar di SPBU Pekanbaru

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:21 WIB

Brimob Polda Sumut Turunkan Tim Jibom, KBR, dan SAR Tangani Ledakan Rumah di Grand Polonia Medan

Selasa, 21 Juli 2026 - 05:04 WIB

Diduga Mabuk Saat Berenang, Pemuda Bantul Hilang Terseret Arus Sungai Oya

Senin, 20 Juli 2026 - 14:37 WIB

Ledakan di Perumahan Grand Polonia Medan, 5 Rumah Porak Poranda

Berita Terbaru