Belasan Siswa SMP di Jetis Bantul Keracunan Makanan Program MBG

- Editorial Team

Selasa, 14 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bantul, TRIBRATA TV

Sebanyak 15 siswa sekolah menengah pertama (SMP) di Kapanewon Jetis, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, diduga mengalami keracunan makanan setelah mengonsumsi paket program Makan Bergizi Gratis (MBG), Senin (13/4/2026).

Para siswa mulai merasakan gejala seperti pusing, mual, dan perut melilit pada Selasa (14/4/2026) pagi. Mereka kemudian mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Jetis 2.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Kabupaten Bantul, Hermawan Setiaji, mengatakan jumlah siswa terdampak masih dalam pendataan.

“Informasi sampai pukul 10.00 WIB, kurang lebih 15 anak berobat ke Puskesmas Jetis 2,” kata Hermawan.

BACA JUGA  Perjuangan Gizi Hingga Pulau Terluar: Wabup Makainas Tegaskan Pentingnya Pemerataan Program MBG

Ia menegaskan, pemerintah daerah saat ini memprioritaskan penanganan terhadap para siswa yang mengalami gejala.

Menu MBG yang dikonsumsi berupa nasi kotak berisi nasi dan sayur. Namun, detail lauk pendamping masih belum dapat dipastikan.

Petugas telah mengambil sampel makanan untuk diuji di laboratorium guna mengetahui penyebab pasti dugaan keracunan.

Meski kasus terungkap pada Selasa pagi, distribusi MBG di sekolah tersebut sempat tetap berjalan sebelum akhirnya dihentikan sementara.

BACA JUGA  Dentuman Gunung Karangetang Gegerkan Warga, Status Tetap Waspada Level II, BPBD Imbau Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan

Hermawan menambahkan, hingga saat ini terdapat 10 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah diberhentikan sementara. Penghentian dilakukan karena berbagai alasan, mulai dari keterkaitan dengan kasus dugaan keracunan hingga belum terpenuhinya sarana dan prasarana.

Dengan adanya kasus terbaru ini, jumlah SPPG yang dihentikan sementara berpotensi bertambah menjadi 11.

Pemerintah Kabupaten Bantul mengimbau seluruh SPPG untuk mematuhi standar operasional prosedur, menggunakan bahan baku berkualitas, serta memastikan proses pengolahan makanan sesuai ketentuan yang berlaku agar kejadian serupa tidak terulang.(Didik)

BACA JUGA  Fakta Terbaru Pria Tewas Dibacok Saat Tidur di Bantul

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Diduga Mabuk Saat Berenang, Pemuda Bantul Hilang Terseret Arus Sungai Oya
Ledakan di Perumahan Grand Polonia Medan, 5 Rumah Porak Poranda
Tanggul Jebol, Tapteng Dihantam Banjir Lagi
Sekitaran Bukit Katarina “Makan” korban, Pasutri Warga Buntu Pane Meninggal di Tempat
Ini Nama dan Asal Korban Kecelakaan Beruntun di Sibolangit
Tabrakan Beruntun di Sibolangit, Polisi Bergerak Cepat Evakuasi Korban dan Pulihkan Arus Lalu Lintas
Kecelakaan Beruntun di Jalur Medan–Berastagi, 4 Orang Tewas 5 Luka
Pria Bugil yang Viral Terima Pesanan Online Diberi Pembinaan

Berita Lainnya

Selasa, 21 Juli 2026 - 05:04 WIB

Diduga Mabuk Saat Berenang, Pemuda Bantul Hilang Terseret Arus Sungai Oya

Senin, 20 Juli 2026 - 14:37 WIB

Ledakan di Perumahan Grand Polonia Medan, 5 Rumah Porak Poranda

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:23 WIB

Tanggul Jebol, Tapteng Dihantam Banjir Lagi

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:43 WIB

Sekitaran Bukit Katarina “Makan” korban, Pasutri Warga Buntu Pane Meninggal di Tempat

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:08 WIB

Ini Nama dan Asal Korban Kecelakaan Beruntun di Sibolangit

Berita Terbaru

Peristiwa

Ledakan di Perumahan Grand Polonia Medan, 5 Rumah Porak Poranda

Senin, 20 Jul 2026 - 14:37 WIB