Tak Tepati Janji, Keluarga Gayus Bongkar Skenario Laporan Kematian

- Editorial Team

Sabtu, 13 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Merangin, TRIBRATA TV

Kematian Gayus warga Tabir Barat kabupaten Merangin, Jambi yang sebelumnya dilaporkan hanyut di Sungai Tabir usai pulang dari kebun pada 21 September 2022 lalu ternyata hanya laporan palsu.

Informasi terbaru, Gayus meninggal dunia diakibatkan kecelakaan kerja. Dia merupakan seorang operator alat berat yang tengah menambang emas atau kerap disebut PETI di kawasan Tabir Barat.

Karena takut lokasi tambang ditindak tegas oleh petugas karena ada korban meninggal dunia, maka salah satu oknum yang bertugas di Kantor Camat setempat sepakat bersama warga untuk merubah kronologis kejadian dan tentunya seizin dari pemilik alat, untuk melaporkan korban sebagai korban yang hanyut di sungai.

Hingga informasi yang dikedepankan pun dibyatakan jasad dari Almarhum Gayus tidak ditemukan, meski Tim Basarnas sudah mencari keberadaan jasad tersebut selama beberapa hari.

Selain itu, pihak keluarga dijanjikan oleh pemilik alat berat itu untuk menyantuni dan bertanggung jawab terhadap keluarga yang ditinggalkan.
Namun setelah ditunggu-tunggu ternyata pemilik alat yang diketahui milik H Ihsan tersebut tidak mau bertanggung atas kematian tersebut dan seolah lepas tangan.

BACA JUGA  Kantor Hukum Hendry C Saragi dan Rekan Siap Dampingi Warga yang Awam Hukum

CEK BERITANYA

Polsek Tabir Ulu Cari Korban Tenggelam di Sungai Tabir

Juri salah satu keluarga korban menyebut jika awalnya pemilik alat berjanji akan menyantuni, namun belakangan dia dan orang kepercayaannya enggan menepati janjinya.

“Jangankan menyantuni, gaji selama kerja saja tidak mereka bayar,” kata Juri, Sabtu (13/5/2023).

Ia mengatakan saat ini alat berat merk Liugong milik H.Ihsan tersebut masih berada di wilayah Tabir Barat. Saat ini alat tersebut sedang diservis dan akan digunakan lagi untuk kegiatan tambang emas.

“Informasinya akan dipakai oleh oknum kades di Tabir Barat untuk tambang emas ilegal,” ujarnya.

“Almarhum Gayus bekerja dengan alat Ihsan mulai dari Dusun Baru Kibul. Selama dua bulan Dio bekerja disana, kemudian dia pindah ke lipat kajang desa sungai tabir. Satu bulan Dio kerja di sana langsung ada kejadian itu,” jelas Juri.

BACA JUGA  Jadi Pembina Upacara di SMKN 3, Ini Pesan Kapolda Jambi

Dia berharap kepada pemilik alat untuk segera menemui pihak keluarga dan membayar santunan serta memberikan haknya berupa gaji yang selama ini tidak dibayarkan.

“Jika tidak bayar, maka akan kami bongkar semuanya” imbuhnya.

Almarhum meninggalkan anak 2 orang yang masih balita. Semenjak ditinggalkan almarhum Gayus, istri korban terpaksa membanting tulang untuk menafkahi kedua putranya.

Sebelumnya Gayus dilaporkan tenggelam saat menyeberangi sungai dengan menggunakan perahu sampan bersama dua temannya. Namun kedua teman korban berhasil selamat, sedangkan korban hilang terseret arus sungai.

Setelah mencari selama tujuh hari, akhirnya Tim SAR gabungan menghentikan proses pencarian korban tenggelam atas nama Gayus (36) yang hilang terseret arus Sungai Batang Tabir, Desa Sungai Tabir, Kecamatan Tabir Barat, Kabupaten Merangin, Jambi. Operasi ini dihentikan setelah tujuh hari pencarian.

“Pencarian tim SAR gabungan dari hari pertama sampai ketujuh sudah dilakukan hingga sejauh 35 km dari lokasi kejadian dan belum menemukan korban,” ujar Kepala Kantor Basarnas Jambi Kornelis.

BACA JUGA  Merajut Cinta Tanah Air, Lewat Pendidikan di Kalangan Generasi Muda

Menurutnya, tim SAR gabungan telah melakukan pencarian dengan dua metode, yakni melalui jalur sungai dengan menggunakan rubber boat. Kemudan penyisiran sepanjang tepi sungai.

“Meski sudah menyisir hasil masih nihil. Sesuai SOP Basarnas, maksimal pelaksanaan Operasi SAR sampai 7 hari dan akan dilaksanakan penutupan dengan pertimbangan apabila diperoleh informasi keberadaan atau tanda-tanda korban, operasi SAR dapat dibuka kembali,” pungkasnya.

Sampai berita ini diturunkan, pihak-pihak terkait belum bisa dikonfirmasi untuk mendapatkan hak jawabnya. (Fitri: Sumber berita Seputar Merangin)

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Saat Isi BBM, Kijang Kapsul Terbakar di SPBU Pekanbaru
Brimob Polda Sumut Turunkan Tim Jibom, KBR, dan SAR Tangani Ledakan Rumah di Grand Polonia Medan
Diduga Mabuk Saat Berenang, Pemuda Bantul Hilang Terseret Arus Sungai Oya
Ledakan di Perumahan Grand Polonia Medan, 5 Rumah Porak Poranda
Tanggul Jebol, Tapteng Dihantam Banjir Lagi
Sekitaran Bukit Katarina “Makan” korban, Pasutri Warga Buntu Pane Meninggal di Tempat
Ini Nama dan Asal Korban Kecelakaan Beruntun di Sibolangit
Tabrakan Beruntun di Sibolangit, Polisi Bergerak Cepat Evakuasi Korban dan Pulihkan Arus Lalu Lintas

Berita Lainnya

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:12 WIB

Saat Isi BBM, Kijang Kapsul Terbakar di SPBU Pekanbaru

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:21 WIB

Brimob Polda Sumut Turunkan Tim Jibom, KBR, dan SAR Tangani Ledakan Rumah di Grand Polonia Medan

Selasa, 21 Juli 2026 - 05:04 WIB

Diduga Mabuk Saat Berenang, Pemuda Bantul Hilang Terseret Arus Sungai Oya

Senin, 20 Juli 2026 - 14:37 WIB

Ledakan di Perumahan Grand Polonia Medan, 5 Rumah Porak Poranda

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:23 WIB

Tanggul Jebol, Tapteng Dihantam Banjir Lagi

Berita Terbaru

Nasional

Aklamasi, Mahmud Marhaba Terpilih Kembali Pimpin PJS

Rabu, 22 Jul 2026 - 06:35 WIB