Kota Jambi, TRIBRATA TV
Upaya Pemerintah Provinsi Jambi mengatasi kemacetan angkutan batubara dalam sepekan ini, membuahkan hasil yang cukup signifikan. Tampak lalu lintas di sepanjang jalan nasional tidak seperti biasanya, termasuk di Jalan Lintas Jambi Tembesi, Senin (13/2/2023).
“Angka kemacetan di siang hari maupun di sore, itu sudah bisa terurai. Sesuai jam operasional, yang diperbolehkan keluar dari mulut tambang hanya 4.000 angkutan batu bara,” tutur Dirlantas Polda Jambi Kombes Dhafi kepada awak media.
Diketahui, angka kecelakaan pada bulan Oktober 2022 hingga Januari 2023, dengan jumlah sebanyak 22 kejadian setiap malamnya, mengakibatkan korban yang meninggal mencapai 12 orang.
“Alhamdulillah, sejak diberlakukan pembatasan saat ini tren angka kecelakaan cenderung menurun, di bulan ini hanya 9 kali terjadi lakalantas, dan meninggal dunia hanya 3 orang,” jelasnya.
Jalan khusus angkutan harus menjadi pilihan utama untuk mengatasi keseluruhan permasalahan yang ada saat ini, di mana lebar jalan menuju ke pelabuhan hanya 7 meter sehingga setiap hari hanya bisa menampung 4.000 angkutan truk batubara.
“Sudah dihitung BPS, tidak boleh lebih dari 4.000 angkutan batubara melintasi jalan nasional. Terkait masalah lainnya, seperti ambulan terjebak macet, dan kendaraan umum lainnya memang solusinya, adalah jalan khusus angkutan batubara,” pungkasnya. (Kurniawan Gusti Nasution)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









