Dikelola Chairum Lubis, 5 Tahun Pewarta.co Makin Profesional dan Modern

IMG-20240409-WA0076

Medan, TRIBRATA TV

Bagi kalangan jurnalis di Medan, nama Chairum Lubis SH, dikenal sebagai sosok yang suka berderma. Sebagai ketua organisasi wartawan yang bertugas di Polrestabes Medan, hampir setiap hari ia membagikan rejeki pada siapa yang diketahuinya butuh perhatian dan bantuan.

IMG-20240227-124711

Namun ternyata Chairum Lubis juga adalah pejuang nasib jurnalis. Melalui media online Pewarta.co yang didirikannya, Chairum menunjukan dedikasi dan penghargaannya pada profesi jurnalis.

Persis 27 Desember 2016, Chairum mendirikan Pewarta.co, sebuah media online yang kini telah berkembang luas.

Pewarta.co semakin menunjukan jati dirinya sebagai salah satu perusahaan pers yang profesional, modern dan kekinian.

Kesuksesan pewarta.co hingga menapaki usia saat ini tak lepas dari keuletan, ketabahan dan kesabaran seorang Chairum, pria berdarah Mandailing pekerja keras yang sudah mencicipi lika-liku serta ‘pahit’ getirnya hidup. Dia lahir dalam sebuah keluarga sederhana.

Sekjen Jaringan Media Siber (JMSI) Sumut ini terpaksa harus menghadapi apa yang namanya keterbatasan. Semasa SMA, Chairum pernah bekerja serabutan, sebagai penjual bahan-bahan makanan.

BACA JUGA  Bupati Deli Serdang Hadiri Penghargaan Abdi Bakti Tani di Istana Wapres RI

“Apa saja saya jual ketika itu,” ujar Chairum Lubis SH pada acara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Pewarta.co yang ke-5 Tahun yang dilaksanakan di Hairos Water Park, Jalan Jamin Ginting, Kabupaten Deliserdang, Senin, 27 Desember 2021.

Pertemuannya dengan seorang jurnalis senior, Khairul Muslim, pada 2010 silam merupakan titik awal perubahan hidupnya. Lewat abang kandungnya, Chairum dipertemukan dengan pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Utara.

Namun untuk memenuhi syarat sebagai wartawan, Chairum diwajibkan belajar menulis 5W+1H. Dia pun berguru ke sebuah lembaga pendidikan jurnalistik di kawasan Kota Matsum.

“Setelah mendapat sertifikat kelulusan dasar menulis, barulah saya melamar dan diterima di sebuah koran lokal,” kenangnya.

Perjuangan ayah 4 anak ini pun mulai diterjang masalah yang lebih berat. Ia tak menerima honor alias tanpa gaji hampir sepuluh tahun lamanya, meski sudah menjalani profesi sebagai wartawan di sebuah koran lokal.

BACA JUGA  Kapolresta Deli Serdang Pimpin Upacara Pemecatan Personil

“Dari mulai terima gaji hanya Rp.75 ribu sampai akhirnya, beberapa tahun lalu menjadi Rp250 ribu,” sebut Chairum mengenang.

Meski harus menjalani hidup tanpa gaji memadai, Chairum tetap tegar dan terus berusaha untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.

Di tengah keterbatasan itu, ia kemudian memikirkan cara untuk mendapatkan uang. Ia akhirnya mengelola keamanan dan kebersihan Pasar Sukaramai, Medan.

Dari sinilah, Chairum akhirnya memutuskan untuk membidani sebuah bisnis perusahan pers bergengsi.

Pria yang lahir dan besar di kawasan Sukaramai, Kota Medan ini merasakan betul getirnya hidup wartawan yang bekerja tanpa memgenal waktu, namun hanya menerima gaji yang minim. Bahkan terbilang kurang apalagi untuk membiayai sekolah 4 orang anaknya.

Karena itu, ia berniat mengajak beberapa teman jurnalis dan diberi gaji atau honor yang memadai.

Cita-citanya pun tercapai. Kini, beberapa wartawan diajaknya bergabung. Ada sekitar 10 jurnalis yang sekarang ia pekerjakan dan diberi gaji.

BACA JUGA  Polres Humbahas Gelar Peringatan HUT Lalu Lintas Bhayangkara Ke-67

Popularitas pewarta.co semakin menggurita. Kerjasama dari pihak swasta dan kepolisian menjadi andalan pemasukan perusahaan persnya.

Adalah Mantan Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Wakapolda Sumut), Brigjen Pol Mardiaz Khusin Dwihananto yang saat ini menjabat Kasetukpa Lemdiklat Polri dan Brigjend Pol H Dadang Hartanto (mantan Kapolrestabes Medan), pemacu semangat Chairum untuk terus eksis meningkatkan performa pewarta.co.

“Berkat beliau berdualah, performa pewarta semakin diakui,” katanya.

Diakuinya, untuk membesarkan pewarta, banyak aral yang menghadang. Selain persaingan sesama media online, juga media sosial.

“Kita terus berinovasi agar tak kalah tertinggal dengan medsos,” tambah peraih sertifikat Uji Kompetensi Wartawan dari tingkat Muda hingga Utama yang dieselengarakan PWI bekerjasama dengan Dewan Pers pada akhir Tahun 2018 lalu.

Namun, kerja keras, pahit, getir selalu berbuah manis. Pewarta.co hari ini menjadi salah satu media penyampai informasi terpercaya dan tak lelah melawan terpaan waktu dan tak tergerus ombak. (Zak)

IMG-20240310-WA0073
IKLANKAN-PRODUK-ANDA-DISINI-20240504-132349-0000

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *