Sitaro, TRIBRATA TV
Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Djon Ponto Janis, SH, kembali turun langsung ke masyarakat dalam agenda Reses hari kedua, Selasa (11/11/2025), bertempat di Kampung Karalung (Bowongsahe).
Kehadirannya disambut antusias warga yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai aspirasi, terutama terkait kebutuhan dasar masyarakat pesisir yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan.

Dalam sambutannya, Djon Ponto Janis menegaskan bahwa kegiatan reses bukan sekadar agenda seremonial, tetapi merupakan amanat undang-undang yang memberi ruang bagi rakyat untuk berbicara langsung kepada wakilnya.
“Kegiatan ini bukan hanya formalitas, tetapi menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan harapan, keluhan, dan gagasan pembangunan secara langsung,” ujar Janis menegaskan di hadapan warga.

Ia menjelaskan, kegiatan reses memiliki dasar hukum sebagaimana tertuang dalam Pasal 149 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, yang menegaskan fungsi DPRD dalam pembentukan perda, anggaran, dan pengawasan. Selain itu, Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2018 juga menugaskan setiap anggota DPRD untuk menampung dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat sebagai bagian dari perencanaan pembangunan daerah.
Dalam dialog yang berlangsung hangat, warga Bowongsahe secara terbuka menyampaikan berbagai aspirasi, mulai dari perbaikan jalan desa, bantuan pertanian, hingga peningkatan fasilitas nelayan. Salah satu usulan yang paling kuat disuarakan masyarakat adalah bantuan perahu lengkap dengan mesin katinting serta lampu penerangan di tempat pendaratan ikan, karena sebagian besar warga di daerah tersebut menggantungkan hidup dari hasil laut.

“Kami sangat berharap pemerintah bisa memperhatikan kebutuhan kami, terutama lampu di tempat pendaratan ikan. Saat malam hari kami sering kesulitan melihat jalan ketika pulang melaut,” ujar salah satu perwakilan nelayan dengan nada penuh harap, yang kemudian disambut anggukan dan perhatian serius dari Ketua DPRD.
Menanggapi hal itu, Djon Ponto Janis menegaskan bahwa semua aspirasi masyarakat akan dicatat dan diperjuangkan dalam pembahasan program prioritas pembangunan tahun anggaran mendatang. “Setiap suara rakyat memiliki arti penting. Kami akan bawa semua masukan ini ke meja pembahasan agar benar-benar menjadi bagian dari kebijakan pembangunan daerah,” ucapnya.

Kegiatan reses tersebut juga didampingi oleh staf sekretariat DPRD yang memastikan proses penyerapan aspirasi berjalan tertib dan terdokumentasi dengan baik. Pendampingan ini menjadi bentuk tanggung jawab lembaga legislatif dalam menjaga transparansi serta memastikan setiap usulan tercatat secara resmi.
Suasana reses di Karalung berlangsung interaktif dan penuh keakraban. Ketua DPRD membuka sesi tanya jawab tanpa batas, memberikan ruang luas bagi masyarakat untuk berdialog langsung. Pendekatan ini mencerminkan komitmen DPRD Sitaro terhadap keterbukaan informasi dan partisipasi publik, sehingga rakyat merasa benar-benar didengar dan dilibatkan dalam pembangunan.

Menutup kegiatan, Djon Ponto Janis menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang hadir dan berharap agar partisipasi seperti ini terus tumbuh di masa mendatang. “Kami hadir bukan sekadar mendengar, tapi memastikan aspirasi itu diperjuangkan hingga menjadi kebijakan nyata. Karena suara rakyat, terutama para nelayan yang menjadi tulang punggung ekonomi daerah, adalah dasar dari setiap langkah pembangunan di Sitaro,” pungkasnya. (Jemi Lahutung)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









