Ribuan Nelayan Demo Kantor Pelindo I Belawan

- Editorial Team

Kamis, 12 September 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Belawan, TRIBRATA TV
Ribuan nelayan dari berbagai wilayah disekitar perairan Belawan yang terkena dampak reklamasi pembangunan dermaga peti kemas BICT melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor PT Pelindo 1 (Persero) Jalan Pelabuhan II, Kelurahan Belawan II, Kecamatan Medan Belawan, Kamis (12/9/2019).

Aksi ini, menuntut pihak Pelindo 1 untuk transparan dalam pemberian kompensasi tali asih yang telah mereka salurkan. Karena, mereka menilai dana kompensasi tali asih yang diberikan diduga tidak tepat sasaran.

Para pendemo yang didominasi kaum ibu – ibu ini datang dengan berjalan kaki. Para pendemo datang dari Kota Medan dan Deli Serdang, dengan membawa berbagai poster tuntutan.

Wahyu Kurnia, Kordinator Aksi kepada wartawan mengatakan, aksi yang digelar hari ini sebagai wujud kekecewaan yang dilakukan Pelindo 1 dan Dinas Perikanan dan Kelautan Kota Medan dalam penyaluran kompensasi dampak dari reklamasi.

BACA JUGA  Presiden Apresiasi Kehadiran Mobil Pasar Murah Keliling

“Aksi hari ini dilakukan, lantaran apa yang dilakukan pihak Pelindo 1 dan Dinas Perikanan Kelautan Kota Medan dalam pendataan dan pemberian tali asih bagi nelayan tidak tepat sasaran,” ucapnya.

Ditambah pembuatan alur baru sebagai pengganti alur lama menjadi hambatan dan menambah biaya nelayan yang cukup tinggi. Dikarenakan jauhnya jarak tempuh, ketika nelayan mengoperasionalkan sampan atau perahunya.

“Akibat perubahan alur yang dilakukan karena pembangunan dermaga peti kemas BICT, membuat kost para nelayan menjadi bertambah. Hal ini juga membuat para nelayan semakin menjerit,” ujarnya.

Pihaknya menuntut agar, dilakukan verifikasi pendataan ulang para nelayan dan pemberian tali asih bagi para nelayan yang belum menerima.

“Pelindo 1 harus kembali menyalurkan tali asih bagi para nelayan, karena banyak yang nelayan asli tak memperolehnya. Malah, yang tidak nelayan mendapat tali asih,” cetusnya.

BACA JUGA  Agar Pasar Bersih dan Nyaman, Dirut PUD Pasar Ingatkan Jajaran Konsisten dalam Kedisiplinan

Lebih lanjut disampaikan Wahyu, pihaknya akan melakukan aksi lebih besar bila tuntutan mereka tidak ditanggapin oleh pihak Pelindo 1.

“Kalau hari ini pihak Pelindo 1 tak bisa memberikan solusi, kita akan membuat aksi yang lebih besar lagi dengan massa yang lebih banyak lagi,” tegasnya.

Sementara itu Maneger Umum Pelindo 1 Khailrul Ulya kepada wartawan mengatakan, aksi yang dilakukan para pengunjuk rasa salah alamat.

“Sebenarnya aksi ini salah alamat, seharusnya mereka menanyakan permasalahan ini ke Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Medan yang melakukan verifikasi. Kalau Pelindo 1 hanya sebagai penyedia dana,” ucapnya.

Khairul Ulya menegaskan, Pelindo 1 tidak akan menyalurkan kembali tali asih kepada para nelayan.

“Dinas Perikanan sudah merekomendasikan sebanyak 3228 nelayan yang menerima dana tali asih dengan anggaran sebesar Rp 10 milyar dan diserahkan secara seremoni oleh Walikota Medan beberapa waktu lalu. Jadi untuk ini Pelindo tidak akan kembali memberikan tali asih kepada nelayan,” cetusnya.

BACA JUGA  Bobby Nasution Ajak Pendeta Dukung Program Rumah Ibadah Mandiri

“Dalam kesempatan ini saya sampaikan, bagi para nelayan yang katanya belum menerima dana tali asih dapat menanyakan ke Dinas Perikanan Kota Medan. Karena yang melakukan verifikasi itu mereka bukan pihak Pelindo 1,” akhir Khairul Ulya. ( P.Sitorus )

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Nelayan Pulau Pamulikang Temukan Jenazah Korban KM Nurul Salsa
Saat Isi BBM, Kijang Kapsul Terbakar di SPBU Pekanbaru
Brimob Polda Sumut Turunkan Tim Jibom, KBR, dan SAR Tangani Ledakan Rumah di Grand Polonia Medan
Diduga Mabuk Saat Berenang, Pemuda Bantul Hilang Terseret Arus Sungai Oya
Ledakan di Perumahan Grand Polonia Medan, 5 Rumah Porak Poranda
Tanggul Jebol, Tapteng Dihantam Banjir Lagi
Sekitaran Bukit Katarina “Makan” korban, Pasutri Warga Buntu Pane Meninggal di Tempat
Ini Nama dan Asal Korban Kecelakaan Beruntun di Sibolangit

Berita Lainnya

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:21 WIB

Nelayan Pulau Pamulikang Temukan Jenazah Korban KM Nurul Salsa

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:12 WIB

Saat Isi BBM, Kijang Kapsul Terbakar di SPBU Pekanbaru

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:21 WIB

Brimob Polda Sumut Turunkan Tim Jibom, KBR, dan SAR Tangani Ledakan Rumah di Grand Polonia Medan

Selasa, 21 Juli 2026 - 05:04 WIB

Diduga Mabuk Saat Berenang, Pemuda Bantul Hilang Terseret Arus Sungai Oya

Senin, 20 Juli 2026 - 14:37 WIB

Ledakan di Perumahan Grand Polonia Medan, 5 Rumah Porak Poranda

Berita Terbaru