Diduga Stres Terlilit Hutang, Warga Mollo Utara TTS Ditemukan Tewas Gantung Diri

- Editorial Team

Rabu, 10 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Timor Tengah Selatan,TRIBRATA TV

FA, (45) warga Desa Taiftob Kecamatan Mollo Utara, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), NTT ditemukan meninggal dunia akibat gantung diri di rumah kakak perempuannya pada Selasa 9 Juli 2024 sekira pukul 18:00 WITA kemarin sore.

Mayat ditemukan oleh Marviana Aplugi, saudara korban, sekitar pukul 17.49 WITA. Kejadian ini dilaporkan oleh Kepala Desa Taiftob, Oktovianus Sunbanu.

FA ditemukan masih tergantung dengan menggunakan tali nilon berwarna biru.

Marviana Aplugi menjelaskan pada siang hari, sekitar pukul 14.00 WITA, korban sedang makan siang bersama dirinya. Setelah makan, korban mengaku mengantuk dan ingin tidur di kamar depan. Sekitar pukul 17.30 WITA, Marviana bermaksud membangunkan korban namun menemukan korban sudah tergantung dekat lemari.

BACA JUGA  Tertabrak KA di Depan Sekolahnya, Guru SMP 3 Waru Tewas

Kapolres TTS AKBP I Gusti Putu Suka Arsa melalui Kasat Reskrim Iptu Joel Ndolu menjelaskan hasil visum dari dokter Puskesmas Kapan menyatakan korban mengalami luka jerat melingkar pada leher berbentuk huruf V dan luka di dahi sepanjang 1,5 cm.

“Kematian korban diduga kuat akibat gantung diri,” jelas Iptu Joel Ndolu.

Berdasarkan olah TKP, keterangan saksi, dan hasil visum luar dari dokter Puskesmas Kapan, kematian Fransius Aplugi diduga kuat bunuh diri dengan cara gantung diri, tambahnya

BACA JUGA  Video: Pasokan Air Kota Soe TTS Ditutup Warga

Diketahui sebelum gantung diri, korban sempat menulis tiga surat yang dibungkus rapi dalam sebuah amplop putih yang berisi pesan terakhir dan wasiat kepada keluarga untuk melunasi hutang-hutangnya.

Informasi yang dihimpun dari keluarga juga saat interogasi menyebutkan korban pernah mengalami gangguan kejiwaan dan telah mendapatkan perawatan di RSJ Naimata Kupang sebanyak dua kali pada tahun 2023 dan 14 Februari 2024.

“Namun dengan berbagai upaya keluarga akhirnya korban sembuh dan beraktifitas lagi sebagai pengojek di Cabang Kapan Kelurahan Karang Sirih Kecamatan Kota SoE selama ini,” tutup Iptu Joel Ndolu.

BACA JUGA  3 TKA Tewas, Polisi Hentikan Operasional PT SDE Kotabaru

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Diduga Mabuk Saat Berenang, Pemuda Bantul Hilang Terseret Arus Sungai Oya
Ledakan di Perumahan Grand Polonia Medan, 5 Rumah Porak Poranda
Tanggul Jebol, Tapteng Dihantam Banjir Lagi
Sekitaran Bukit Katarina “Makan” korban, Pasutri Warga Buntu Pane Meninggal di Tempat
Ini Nama dan Asal Korban Kecelakaan Beruntun di Sibolangit
Tabrakan Beruntun di Sibolangit, Polisi Bergerak Cepat Evakuasi Korban dan Pulihkan Arus Lalu Lintas
Kecelakaan Beruntun di Jalur Medan–Berastagi, 4 Orang Tewas 5 Luka
Pria Bugil yang Viral Terima Pesanan Online Diberi Pembinaan

Berita Lainnya

Selasa, 21 Juli 2026 - 05:04 WIB

Diduga Mabuk Saat Berenang, Pemuda Bantul Hilang Terseret Arus Sungai Oya

Senin, 20 Juli 2026 - 14:37 WIB

Ledakan di Perumahan Grand Polonia Medan, 5 Rumah Porak Poranda

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:23 WIB

Tanggul Jebol, Tapteng Dihantam Banjir Lagi

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:43 WIB

Sekitaran Bukit Katarina “Makan” korban, Pasutri Warga Buntu Pane Meninggal di Tempat

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:08 WIB

Ini Nama dan Asal Korban Kecelakaan Beruntun di Sibolangit

Berita Terbaru

Hukum

‎Biro Bantuan Hukum BKSG-LKI Kota Medan Resmi Terbentuk

Selasa, 21 Jul 2026 - 22:20 WIB