Sitaro, TRIBRATA TV
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) menunjukkan respons cepat dalam menangani bencana longsor yang terjadi di Desa Kawahang. Bupati Chyntia Ingrid Kalangit, SKM, bersama Wakil Bupati Heronimus Makainas, SE, MM, mendesak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk segera menyalurkan bantuan tambahan bagi keluarga terdampak, khususnya keluarga Unsong, Bernama – Maradesa, yang menjadi korban dalam kejadian tersebut.
Bupati Chyntia menekankan bantuan ini harus segera didistribusikan agar warga terdampak bisa segera memperoleh kebutuhan dasar mereka. “Kini akses jalan dari Kinali ke Kawahang sudah bisa dilalui kendaraan roda empat, sehingga tidak ada alasan untuk menunda distribusi bantuan,” tegasnya. Selain itu, ia meminta agar BPBD memastikan semua korban mendapatkan bantuan sesuai kebutuhan mereka.
Kepala Pelaksana BPBD Sitaro, Joicson Sagune, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menyiapkan paket bantuan yang segera didistribusikan. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD, Sonny Belseran, menambahkan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah desa agar bantuan bisa tepat sasaran. “Kami memastikan semua korban mendapatkan perlengkapan tidur, paket kebersihan, serta kebutuhan darurat lainnya,” jelas Sonny.
Longsor di Desa Kawahang terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut selama beberapa hari, menyebabkan tanah bergerak dan menimbun beberapa rumah warga. Pemerintah daerah kini tengah melakukan asesmen lebih lanjut untuk menentukan langkah mitigasi agar kejadian serupa dapat diminimalkan di masa depan.

Sementara itu, warga yang terdampak mengungkapkan rasa terima kasih atas kepedulian pemerintah daerah. Keluarga Unsong, Bernama – Maradesa, mengapresiasi kunjungan langsung Bupati dan Wakil Bupati ke lokasi bencana serta ke Puskesmas Hiung, tempat beberapa korban mendapatkan perawatan. “Terima kasih Ibu Bupati Chyntia Ingrid Kalangit dan Bapak Heronimus Makainas yang sudah membantu kami dan datang langsung untuk melihat kondisi kami,” ujar salah satu anggota keluarga korban.
Tak hanya bantuan logistik, warga berharap adanya solusi jangka panjang untuk mengurangi risiko bencana serupa di masa mendatang. Para korban berharap pemerintah dapat melakukan upaya pencegahan seperti pembangunan tanggul pengaman di area rawan longsor. “Semoga ada langkah konkret untuk menghindari kejadian serupa,” harap warga.
Meskipun musibah kejadian masih menyelimuti, solidaritas dan kepedulian dari berbagai pihak membawa secercah harapan bagi warga terdampak. Doa dan harapan pun dipanjatkan untuk para pemimpin daerah agar tetap diberkati dalam menjalankan tugas mereka untuk masyarakat Sitaro.(Jemi Lahutung)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









